
"Apa benar yang kamu katakan itu nak?sejak kapan kamu sering menelponnya,"tanya ibu bertubi-tubi.
"Benar bu,Khanza sudah lama menelpon kakak tapi ada balasan.Khanza sengaja merahasiakan hal ini karena takut ibu dan ayah kepikiran. Maafin Khanza ya bu!
"Jadi ini gimana yah,"tanya ibu yang semakin cemas.
"Mungkin disana signal susah kali bu,"jawab Ayah yang masih berpikiran positif.
"Bisa jadi karena pengaruh signal. Khanza membenarkan sang ayah untuk membesarkan hati ibu.
"Mudah-mudahan ya Yah, Za.
"Daripada pusing-pusing mending ayah antar ibu pusing-pusing antar dagangan kue ibu yuk,mumpung motornya sudah kering sepertinya.
"Ah ayah ibu jadi pusing-pusing nih kepalanya.
"Haha,,,ayah bisa aja Khanza jadi ikut pusing-pusing juga nih,"ucap Khanza sambil memegang kepalanya.
Ada apa sih dari dalam kedengeran pusing-pusong,siapa yang pusing-pusing?
"Bha,,,ha,,,ayah ,ibu dan Khanza tertawa keras mendengar kata pusing lagi dari Byan.
"Ayah,ibu kakak aneh ditanya pusing-pusing malah pada ketawa.
"Dah yah kalo diterusin ibu bisa beneran pusing-pusing nih kepala. Sebenarnya ibu ambil kue-kuenya dulu baru kita pusing-pusing.
"Tau ah! jadi ikutan pusing beneran nih Byan lalu ia berlalu kedalam lagi.
"Byan,,,!
"Pusing-pusing itu,,,
"Ah tau ah
"Hey Abyan kali ini ayah serius jelasin sama kamu biar kamu gak pusing-pusing lagi.Hfft (ayah menahan tawanya).
"Ayah,,,!
"Jadi pusing-pusing itu,,,kali ini dengarin ayah. Ayah serius mode on,jadi kata pusing-pusing itu merupakan bahasa Melayu(Malaysia),yang artinya berkeliling/jalan-jalan.
"O bulet,"jawab Abyan yang kali ini dia yang bercanda.
"Byan,,,!
"Kabooor!"
"Byan,,,seneng banget sih godain ayah kamu.
"Habis ayah juga sih yang mulai duluan,"adu Byan.
"Dah ayo!tadi katanya mo pusing-pusing sama ibu.
"Mulai deh,ayah sama ibu sama aja,dah lah mending Byan nonton tv.
"Ayo bu!. Ayah pergi keluar mengantar ibu yang akan menitipkan kue-kuenya diwarung-warung tetangga.
**
"Ayah sama ibu dah pergi dek?"tanya Khanza menghampiri adiknya yang sedang menonton dan ikut bergabung menonton juga.
"Kamu tahu gak dek kenapa ayah anterin ibu kedepan?
"Gak tahu,kan kakak belum cerita,"jawab Abyan namun masih menatap televisi.
__ADS_1
"Ish,,,kamu mah dek,ini kakak mau kasih tahu. Ibu tuh lagi sedih tau dek.
Abyan yang sedang menonton tv sekarang fokus pada kakaknya.
"Iya lagi sedang lantaran denger kabar abang Khanza gak ada kabar dah lama.
"Oh iya,abang dah gak hubungin kita lagi disini,terakhir waktu telepon,kapan adek lupa,"ucap Byan sambil mengigit telunjuknya tanda dia sedang mencoba mengingat.
"Sekitar 3 bulanan yang lalu,itu juga setelah setahun lebih sempat gak ada kabar juga. Nah tiga bulan yang ngabarin,itu juga telpon bentaran banget,cuma kasih tahu kabar disana bae-bae aja."
"Oh iya ya,Byan baru inget kak. Terus kenapa ibu sedihnya kenapa jadi kakak tuh cerita kalo dah beberapa kali coba telepon abang Fahri tapi nomor telpon nya gak aktif-aktif ."
"Lagian kakak ngapain juga kasih tau ibu sih m,kan jadi sedih ibunya.
"Iya maaf.
"Abang Fahri tuh semenjak ikut mba Vera ke Padang.
"Hush jangan suudzon ah.
"Emang bener kok! abang Fahri bucin banget sama mba Vera ,padahal kan kerjaan di Jakarta juga banyak, ngapain harus ke Padang segala. "
"Disana kan sekalian deket sama orangtua nya dek.
"Iya sih!.
"Kamu gak ada PR dek?
"Napa emang kak?mau bantuin?
"Kalo Kakak bisa nanti kakak bantuin lah,ngapain juga kakak nanya-nanya dek.
"Hehe, ya udah tunggu bentar ya kak!
"Nih ka,Abyan memberikan buku PRnya pada kakaknya.
"Coba sini kakak liat ,oke hampir semuanya bener kecuali nomor 9 dan 10,masih kurang tepat.
"Kasih tau dong kak !
"Kakak kasih rumusnya aja ya, nanti kamu tinggal terapkan di soalnya.
"Ka!
"Hmm,,,"jawab Khanza sambil menonton tv. Kenapa dek?kok gak diterusin nanyanya?
"Itu Abyan mau tanya, kok kakak-kakak yang antar jemput kakak gak pernah dateng-dateng lagi?"tanya Byan ragu-ragu.
"Gak!"jawab Khanza jelas.
Abyan ingin menanyakan lagi tapi ragu-ragu dan takut karena melihat ekspresi kakaknya yang dingin. Seperti ada masalah diantara mereka. Walaupun Abyan masih kelas 9 SMP tapi dia mengerti dunia berpacaran.
"Singkat, padat dan jelas, "gumam Abyan. Dah selesai, coba nih kak cek!
"Bener semuanya, pinter kamu dek.
"Yoi, adiknya siapa dulu, Abyan berakting menepuk-empuk dada.
"Hmm,,,gaya kamu dek. Kakak tinggal kekamar ya!
**Malam hari
"Assalamualaikum!
__ADS_1
"Waalaikumsalam!"jawab semuanya karena merasa sedang berkumpul diruang tv.
"Wah lagi pada kumpul nih semua personil, "kelakar Andre diikuti bergabung duduk di dekat Abyan.
"Baru pulang Andre,malam betul?Gak seperti biasanya.
"Iya nih tan,macet banget tadi dijalan,padahal Andre sudah pakai motor apalagi mobil ya."
"Malam minggu om,biasa!,"jawab Khanza.
"Buatin minum Za,pasti om mu haus tuh.
"Gak usah tante, Za,nanti Andre bisa ambil sendiri, kayak sama siapa aja. Andre pamit kekamar dulu ya semua, sekalian mandi,lengket juga rasanya badan.
Lalu Andre meninggalkan semuanya kekamar. Selang beberapa lama telah kembali dengan tubuh yang lebih segar.
"Karena semua anggota sudah kumpul, sekarang kita makan malam dulu yuk, "ajak Ibu. Khanza bantu ibu siapin yuk!"
"Ya bu.
"Wah jadi semua belum pada makan malam?,"tanya Andre. Jadi gak enak Andre semuanya, lain kali duluan aja om,tante gak usah nungguin takut pulangnya telah seperti sekarang.
"Gak apa Ndre ,weekend juga kan,jadi disini juga masih santai.
Merekapun makan dengan khidmat tidak terlalu diselingi obrolan, sekalipun ada itu hanya canda tawa saja.
"Ada apa dengan mereka, kok tumben ya,"batin Andre.
Selesai mereka menyelesaikan makan malam,mereka berpindah keruang tv sekaligus berfungsi menjadi ruang keluarga karena rumah mereka yang tidak terlalu besar. Ibu dan Khanza sedang mencuci piring di dapur tinggallah ayah,Byan dan juga Andre.
Baru saja Andre akan meninggalkan mereka namun terlebih dahulu ayah Khanza memanggil.
"Mau kemana Ndre?
" Mau kekamar om.
"Sebentar,ada yang ingin om bicarakan sama kamu,duduk sini kita ngobrol-ngobrol dulu. Bu!!
"Iya ayah,,,"jawab ibu sedikit berteriak karena jaraknya beliau yang dibelakang.
"Buatin ayah kopi,kamu Ndre?
"Kopi juga om boleh.
"Buatin kopi manis 2!
"Baik ayah.
"Om dengar dari Byan kamu mau mengontrak rumah ya?
Andre yang ditanya tentang mengontrak seketika melirik kearah Abyan,orang yang dilirikpinnhanya tertunduk takut.
"Hahh,,,Iya om pada akhirnya Andre menjawab dengan menarik nafas panjang ,karena percuma dia mengelakpun,Abyan sudah membocorkannya.
"Kenapa?
Bersambung
Mohon dukungannya dengan like, vote dan komen.
Love You
Author
__ADS_1