
Seisi ballroom hotel,gelap gulita. Hanya penerangan dari layar lebar,tepat di hadapan mereka.
Para tamu undangan, tercengang melihat sebuah video yang di putar. Tepatnya,di layar lebar dan depan mereka.
Video tersebut, sebuah skandal Yoshi dan Laura. Tengah bergulat mesra ,di atas ranjang. Mereka berdua, sama-sama tidak menggunakan sehelai benang pun menutupi seluruh tubuhnya.
Wajah Yoshi dan Laura,nampak terlihat jelas.
Dalam video tersebut,suara desa-han saling bersahutan satu sama lain.
"Astaga....itu,itu benar-benar tuan Yoshi dan Laura".
"Benar-benar, memalukan sekali".
"pantesan saja,nama Laura langsung melambung tinggi. Ternyata,dia memiliki hubungan dengan sutradara".
"Haaa...di balik wajah polosnya, tersimpan sebuah kebusukannya".
"hahahaha, memalukan sekali ".
"huuuu....tidak pantas dia, sebagai artis terbaik tahun ini".
"Hentikan saja,dia di dalam dunia hiburan. Cuiihh....".
Banyak lagi, cibiran orang-orang sekitar. Sungguh mematahkan hidup, seorang ibu kandung.
"Tidak...bukan saya, hentikan video itu....". Yoshi, mencoba mematikan video tersebut.
Bisik-bisik mulai terdengar, oleh para tamu undangan. Tentu saja, mengejek-ejek harga diri kedua orangtuanya Laura.
Begitu Laura, merosot ke bawah. Malu, itulah yang di rasakannya. Kenapa, bisa terjadi di saat seperti ini? Apa V, melakukannya. Batin Laura, mengepalkan kedua tangannya.
Karirnya hancur berkeping-keping, karena skandal dengan seorang sutradara film terbilang terkenal.
Para artis lainnya,apa lagi saingan Laura. Mereka, nampak bahagia karena Laura tersingkirkan dari dunia akting.
Laura,hanya menangis kesegukan dan tak berani berkata apa-apa lagi. Sudah pasti, mengecewakan kedua orangtuanya. Terutama,ibu kandungnya sendiri.
Irfan dan Sarah,tak percaya dengan calon menantunya berbuat seperti itu. para mata tamu undangan, tak luput memandang ke arahnya.
Apa lagi, orangtuanya Laura. Sudah menahan rasa malu,sejak tadi. Hanya diam, menyaksikan langsung bagaimana kelakuan anaknya.
__ADS_1
Yoshi, terus-menerus mengobrak-abrik untuk bisa menghentikan video tersebut. dirinya,tidak terima di permalukan secara umum. Apa lagi, tamu undangan begitu banyak orang-orang penting.
Durasi video tersebut,cukup lama ternyata. Jacqueline, menutup mulutnya dengan tangan. berlahan-lahan,dia mengundurkan langkahnya.
Aku yakin, pelakunya adalah kak V dan Sunita. Mereka,pasti bekerja sama untuk menghancurkan karir mereka berdua. Tapi,kenapa kak V melakukan hal ini? Apa ada sesuatu, yang di sembunyikan.
Klik....
Lampu-lampu di ballroom hotel,menyala kembali.
Prokkk.... Prokkk... Prokkk....
Seseorang bertepuk tangan, menggunakan topi dan masker. Dia, berjalan menuju ke pelaminan. Saat di buka masker dan topi, semua orang tercengang.
Ternyata V,yang sedari tadi juga menonton video tersebut. Jacqueline, sudah menduganya. Jika kakak angkatnya, memang benar dari tadi ada di sekitar sini.
"Brengseeekk.....kau, berani-beraninya melakukan hal ini ha" Yoshi, mencekram kerah baju V.
Akan tetapi V,malah mencekik leher Yoshi dan menghempaskan tubuhnya. Kekuatan V,tak bisa di ragukan lagi.
Jacqueline, sudah menilai bahwa V benar-benar marah. Dia, langsung menarik lengan Jacob untuk pergi dari tempat ini.
"Kita pergi,aku mohon". Pinta Jacqueline, matanya sudah berkaca-kaca. Dia, terlanjur kecewa dengan sikap kakaknya. Jika memang, ingin menggagalkan pernikahan ini. Bisakah,secara baik-baik dan kekeluargaan saja. tidak seperti ini, membuat onar dan memalukan dua keluarga besar sekaligus.
Plaaakkkk.....
Haidar, menampar wajah anaknya. Laura,hanya meringis kesakitan dan bersimpuh di kaki ayahnya.
Haidar,tak percaya dengan anak satu-satunya. Di manja dan melakukan apapun demi kebahagiaannya. Akan tetapi,di balas seperti ini.
"Laura,sejak kapan kamu seperti ini? Papah dan mamah, benar-benar kecewa dan menanggung malu seberat ini". Ucap Haidar, dengan keras.
"Mamah, benar-benar kecewa Laura. Lebih baik,mamah di bunuh oleh mu. Daripada,menahan malu seperti ini". Ucap ibu kandungnya, Laura.
"Pah,mah... maafkan, Laura. Laura,hilaf". Laura,masih bersimpuh di kaki ayahnya. "Maafkan aku,mah. Aku mohon,jangan menyalahkan diri papah dan mamah".
"Yoshi,aku ingin kau menikahi anakku. Sekarang jugaaaa....". Pinta Haidar, dadanya naik turun mengontrol dirinya.
"Ck,tak sudi aku menikahi wanita itu. Wajahnya memang sok polos, tetapi dia ganas pak Haidar. Aku seorang duda,pria normal. Tentu saja,tergiur dengan tubuh polos anakmu. Asalkan pak Haidar,tahu. Dia, bermain dengan pria lain juga. Aku yakin,kau juga menikmati tubuhnya kan". Sindir Yoshi,yang melirik ke arah V.
"Walaupun,dia bertelanjang bulat dan menari-nari di hadapan ku. Aku sedikitpun, tidak bernafsu untuk memakannya". Sahut V, menyunggingkan senyumnya.
__ADS_1
"Laura, berkata jujurlah kepada ayah. Katakanlah,siapa yang terakhir menyentuh mu". Tanya Haidar, mencekram lengan Laura.
"Tuan Yoshi,dia terakhir menyentuh ku. Saat itu,dia tiba-tiba datang dan melakukannya di hotel. Tuan Yoshi,juga beberapa kali melakukannya". Jawab Laura, bibirnya bergetar hebat saat mengatakan hal itu.
"Benar,om. Aku,aku melihat secara langsung. Tetapi, Laura memintaku untuk merahasiakan masalah ini". Jessi, sahabat Laura. Membuka suara,tak mampu melihat sahabatnya seperti ini.
Mendengar ucapan Jessi, Yoshi gelabakan karena ketahuan. Kurang ajar,kenapa aku di sudutkan seperti ini.batin Yoshi, menggeretakkan giginya dengan keras.
Haidar, langsung menatap tajam ke arah Yoshi dan pengawalnya. Langsung menangkap Yoshi, walaupun dia memberontak.
"Tidak,aku tidak mau bertanggung jawab". Teriak Yoshi.
"Masukkan,dia ke penjara". Perintah Haidar, tanpa ba-bi-bu lagi.
"Apa?? Lepaskan aku, brengseeekk kalian..".
Yoshi, di seret keluar dari hotel. Tentu saja,akan di masukkan ke dalam penjara.
Haidar dan istrinya, mendekati orangtuanya V. Mereka berdua, meminta maaf atas kejadian ini.
V,juga mendekati Laura dan membisik ke telinganya. Entah,itu apa? Yang di bisikkan V.
"kalian semua, bubar...acara pernikahan, sudah berakhir". Perintah V, kepada para tamu undangan lainnya.
Berita tersebar luas,tentang skandal seorang sutradara dan artis terkenal. Apa lagi, di siarkan langsung.
Sunita, tersenyum merekah ke arah V. Begitu juga V,membalas senyumannya.
Laura,di bawa Jessi keluar dari hotel. Walaupun,caci maki yang di lontarkan oleh orang-orang yang di laluinya. Ada juga para artis lainnya, melempar bermacam-macam sampah dan lainnya ke Laura.
"Huuuuu.... memalukan".
"Tidak punya harga diri, memalukan,".
"Ck,pela-currrr....".
"Dasar ***-***, murahan".
"Jangan-jangan,tubuhnya di obral sana sini".
"Huuuuu.... sangat memalukan".
__ADS_1
Laura,hanya tertunduk dan menerima setiap orang melemparkan sesuatu ke arahnya. Saat masuk ke dalam mobil, barulah dia merasa aman.
Tubuh Laura, acak-acakan dan di penuhi bau tak sedap. Entah,benda dan minuman apa yang di lemparkan ke tubuhnya. Jessi,hanya berusaha melap tubuh Laura menggunakan tisu.