BALAS DENDAM TAK BERTEPI

BALAS DENDAM TAK BERTEPI
Berakhir


__ADS_3

Jacqueline dan Jacob, bersantai di pantai. Hembusan angin sepoi-sepoi, menikmati ombak kecil di pinggir pantai.


"Boleh aku, menanyakan sesuatu". Jacqueline, bersandar di bahu Jacob. Matanya, tertuju pada pantai.


"Katakan, aku pasti akan menjawabnya dengan kejujuran ku". Jawab Jacob, tersenyum kecil.


"Apa kamu, memiliki skandal? Katakanlah, sejujurnya". Pinta Jacqueline, sebenarnya dia takut menanyakan hal ini. Sudah pasti Jacob, kemungkinan besar akan tersinggung.


"Ada,maaf aku melakukan kesalahan besar di masa lalu. Dulu,saat aku masih merintis di dunia hiburan. Aku, melakukan skandal dengan seorang sutradara Maudy. Pertama kalinya,aku berakting di film terbarunya. Karena rayuan dan bujukan,aku melakukan hubungan itu. Memang benar,apa perkataannya. Dia, bisa menjaminkan kesuksesan ku. Hingga akhirnya,aku dan dia tak bersama. Sutradara Maudy,hanya melempiaskn hasratnya. Saat dia menikah,kami tidak lagi melanjutkan hubungan itu". Jawab Jacob, tersenyum. "Maaf, kejujuran ku ini. Memang,akan menyakiti dirimu. Akan tetapi,tak baik jika aku berbohong. Aku benar-benar, menyayangimu Jacqueline".


Terimakasih, sudah berkata jujur Jacob. Setidaknya,aku merasa lega.batib Jacqueline, tersenyum."Aku, menghargai kejujuran mu. Aku bisa, menerima semuanya dari masa lalumu. Aku yakin, sutradara Maudy memiliki rekaman video kau dan dia".


"Masalah itu, tidak tahu. Dia, memiliki video tentang itu atau tidak". Jacob,nampak gelisah gusar. "Jacqueline, menikahla denganku". Jacob, tiba-tiba mengajak Jacqueline menjalin hubungan serius.


"Jacob,kau hubungi sutradara Maudy. Dia, memiliki video tentang kalian atau tidak. Sebelum,kak V mendapatkan video tersebut. Aku yakin,kak V tidak akan membiarkan kita lolos". Jacqueline,tampak kebingungan.


"Jacqueline,jika karir ku dan dirimu hancur. Kita,bisa menikah lari dan meninggalkan semuanya". Jacob, menggenggam tangan Jacqueline.


"Jacob,jangan egois. Kak V,akan mencari kita kemana pun pergi. Dia,akan menghancurkan segalanya. Sudah pasti, keluarga Fernandez akan hancur. Maafkan aku,bukan berarti aku tidak memperjuangkan cinta kita. Tetapi,demi kebaikan bersama. Maaf, sampai di sini saja hubungan antara kita". Jacqueline, memeluk erat tubuh Jacob. Air matanya mengalir deras,hatinya begitu sakit kehilangan sang kekasih.


"Jacqueline,apa yang kamu katakan. Semuanya,akan baik-baik saja. Aku akan menghubungi, sutradara Maudy". Jacob, menangkup kedua pipi Jacqueline.


"Jacob, semuanya sudah terlambat. Kak V, sudah memiliki video dirimu dan sutradara Maudy". Isak tangisnya, Jacqueline dan memperlihatkan ponselnya.


Tangan Jacob, gemeteran saat melihat video tersebut. Memang benar,dia dan sutradara Maudy. Walaupun, bertahun-tahun lamanya. Kenapa, video tersebut masih ada.


"Sial,kenapa seperti ini? Sial,sial". Jacob, mengacak-acak rambutnya dengan kasar.


[pulang,kalau tidak aku akan menyebarkan video panas ini].


V,juga mengancam Jacqueline agar secepatnya pulang.


Tak berselang lama,mobil hitam berhenti di pinggir jalan. Ternyata, itulah ada anak buah V untuk menjemput Jacqueline.


Jacqueline dan Jacob,nampak heran karena V mengetahui dimana mereka.

__ADS_1


"Terimakasih,atas semuanya. Aku akan merindukan mu, kemungkinan. Aku tidak bisa, pergi kemanapun dan menemui mu". Isak tangis Jacqueline,di pelukkan Jacob.


"Jacqueline, maafkan aku. Maaf,". Jacob, berdiri di antara kedua lututnya. Saat melihat kepergian, Jacqueline.


Ini adalah terakhir kalinya, melihat Jacqueline secara dekat. Sudah pasti, nantinya akan ada jarak antara mereka.


**************


Sesampai di mansion,di saat ruang tamu. Jacqueline, melihat kedua orangtua angkatnya dan V.


Jacqueline,hanya melewati mereka tanpa berbicara apapun.


"Jacqueline,apa kamu sudah membuat keputusan". Tanya Sarah,saat Jacqueline menaiki anak tangga.


"Aku, sudah mengakhiri hubungan kami". Jawab Jacqueline, langsung berlarian ke arah atas dan menuju kamarnya.


Barulah tangis Sarah, pecah di pelukkan suaminya.


Kedua orangtua angkatnya, Jacqueline. Sudah melihat,video panas Jacob.


Malam harinya, Sarah mengetuk pintu kamar Jacqueline. Kebetulan sekali, tidak terkunci.


Sarah, Berlahan-lahan mendekati anak angkatnya itu. Jacqueline,duduk dan matanya bengkak.


"Jacqueline, maafkan mamah dan papah. Kami egois, apa kamu mencintai Jacob? Kalau iya, pergilah dan jalani kehidupan baru kalian. Jangan memikirkan papah dan mamah,apa lagi kak V. Kami,akan mencegah kakakmu". Sarah,tak sanggup melihat keadaan Jacqueline sangat memperihatinkan.


"Tidak,aku lebihi mempercayai kalian. Yang sudah, merawatku bertahun-tahun. Mana mungkin,aku memilih untuk pergi. Hanya demi cinta, dengan orang beberapa bulan yang aku kenal mah. Aku sangat mencintai,kalian. Kalian adalah, keluarga ku satu-satunya ". Jacqueline, memeluk erat tubuh Sarah. Yang sudah dia,anggap. Seperti ibu, kandungnya sendiri.


"Jangan berbohong, Jacqueline. Mamah, sangat tau. Apa di isi hatimu, perjuangkan cintamu". Sarah, mengangkat dagu Jacqueline.


"Mamah,tahu sendiri. Siapa,pria yang aku cintai? Mamah,tahukan". Lirih Jacqueline,ada senyuman kecil di sudut bibirnya.


"Maafkan,mamah. Tidak bisa,membujuk pria yang kamu cintai". Sarah, tahu siapa pria itu.


Cukup lama Sarah, menemani Jacqueline di kamar. Hingga akhirnya, Jacqueline tertidur pulas dan Sarah keluar dari kamar.

__ADS_1


"Jangan masuk kedalam, jangan ganggu Jacqueline". Sarah, mencegah V masuk kedalam kamar Jacqueline.


V, menghembuskan nafas beratnya dan melewati kamar Jacqueline. Sarah,juga menuruni anak tangga.


Tentu saja,V menuruti perkataan ibunya. Sebenarnya,dia ingin berbicara dengan Jacqueline.


**************


"Hahahaha.... sekarang, lihatlah dirimu Yoshi. Wajah tampanmu, sudah babak belur. Kasian sekali,karirmu juga hancur". Sunita, sang mantan istri malah bahagia atas penderitaan Yoshi.


"Brengseeekk.... awas kalian berdua, tunggulah pembalasan ku ha. Kau akan, hancur di tanganku dan juga V". Ancam Yoshi, tersenyum smrik.


"Astaga, bagaimana caranya? Untuk menghabisi aku dan tuan V. Ayolah, nikmatilah sisa hidupmu. Di dalam jeruji besi ini,kasian sekali". Ejek Sunita, tersenyum sumringah.


"Awassss... kau, Sunita..!!! Tertawa lepas lah, untuk saat ini. Di saat aku,bebas nanti. Siap-siap saja,aku habisi kalian". Ancam Yoshi, tersenyum smrik.


"Hahahaha... terserah,apa yang kamu katakan. Yang jelas,kamu tidak akan lepas dari sini. Bay,mantan suami ku". Sunita, melenggang pergi meninggalkan Yoshi.


"Kurang ajar,awas kamu Sunita. akan mati,di tanganku". Teriak Yoshi, beberapa kali dia menampar jeruji besi di hadapannya.


Selepas kepergian Sunita, seorang perempuan menghampiri Yoshi.


"Siapa kamu,". Tanya Yoshi,dia tidak mengenali siapa perempuan itu.


"Namaku Lita, sahabatnya Laura. Aku ingin menyampaikan pesan,penting kepadamu". Ucap Lita, tersenyum kecil.


"pesan penting? Katakan sekarang, kepadaku


gara-gara dia, semuanya hancur berkeping-keping seperti ini". ucap Yoshi, dengan tegas.


"Laura, ingin berkerja sama dengan mu. Untuk menghancurkan kehidupan,V dan mantan istrimu". Lita, menyampaikan pesan Laura kepada Yoshi.


"Bekerjasama, dengan ku? Maksudnya,apa? Beritahu, sekarang juga dan jangan bertele-tele". Yoshi, tidak sabar apa rencana Laura. Sebenarnya,dia enggan untuk menerimanya.


Lita, menjelaskan semuanya apa kerjasama dia dan Laura. Membuat Yoshi, tercengang dan kebingungan. sangat berat untuk, mengambil keputusan ini. Walaupun, demi balas dendam kepada V dan mantan istrinya itu.

__ADS_1


__ADS_2