
Jacqueline, hanya tersenyum kecil. Saat melihat, rekaman video. Dimana,suami tengah asyik bersama wanita lain.
"Kekanak-kanakan, sudah mau jadi ayah masih bermain-main dengan suhu ini". Decak Jacqueline, tersenyum smrik. Dia, meletakkan ponselnya di meja.
Dia, bodo amat dengan kelakuan suaminya. Malah, Menikmati sepotong pizza yang di pesannya. Karena dia, tahu! Jika V,bukan seperti pria lainnya.
Selama kehamilan, Jacqueline sering ngemil dan tak lupa minum susu. Karena Sarah, selalu menyediakan susu hamil untuknya.
Malam semakin larut,V masuk ke dalam kamar. Rupanya,dia baru saja pulang. Terlihat jelas wajahnya, seperti tengah berbahagia. Berbahagia, menunggu omelan dari istrinya.
Jacqueline, masih menonton film kesukaannya. Tanpa memperdulikan,suaminya pulang. Ck, pulang juga dia. Palingan, menungguku marah-marah tidak jelas.batin Jacqueline,melirik ke arah V.
Ada senyuman kecil, di sudut bibirnya V. Dia,mengira jika sang istri cemburu berat. Karena dia, habis makan malam bersama Laura. Buktinya,sang istri tidak berbicara apapun.
Dengan percaya diri,V langsung masuk ke kamar mandi. Untuk membersihkan diri, dia tidak sabaran mendengar suara amarah istrinya itu. Mata Jacqueline, menangkap sebuah kotak di letakkan di meja. Dia, sangat yakin. Itu adalah hadiah,dari Laura.
Selesai mandi,V tergesa-gesa keluar. Benar saja, Jacqueline sudah melihat isi kado dari Laura. Baiklah,dalam hitungan detik. Jacqueline,akan mengeluarkan unek-uneknya.batin V, cengar-cengir tidak jelas.
"Wowwww...Bagus sekali, hadiah dari mantan. Bahkan,dia tahu apa kesukaan kak V". Ucap Jacqueline, tangannya masih menanting gelang jam. Tidak menyangkal, Laura membelikan gelang jam dengan harga fantastis. Aku yakin, Laura masih berharap dengan kak V. Atau,ada sesuatu di jam ini. Takutnya,ada sebuah kamera.
"Taruh di sana, nanti rusak". Kata V, terdengar dingin. Di dalam hatinya,tengah kegirangan karena drama cemburu akan di mulai.
"Hemmmm....Takut sekali,jika rusak. Maklum, hadiah dari orang spesial". Kekehnya Jacqueline,duduk di tepi ranjang. sepertinya, suami ku nekat sekali melakukan hal ini. Agar aku, cemburu berat.
__ADS_1
"Terserah,mau bicara apa? Sedangkan,kamu tidak memberikan hadiah apapun kepadaku. Nyatanya,aku adalah suamimu tercinta dan tersayang. Nyatanya,mana". V, mengenakan pakaiannya. Maafkan aku,sayang. Aku, ingin sekali membuat mu cemburu.
"Oh,jadi mau hadiah dariku. Kenapa, tidak bilang? Bukankah,kamu menolaknya pagi tadi". Jacqueline, menahan tawanya. Ck, bilang saja. Hanya alibimu, untuk memancing reaksi ku kan.
"Tidak perlu,karena aku sudah mendapatkan hadiah dari seseorang". Jawab V, dengan kesal. Dia, langsung berbaring dan membelakangi istrinya. Tantang terus,biar emosinya semakin memuncak. Kekehnya V,di dalam hatinya.
Jacqueline,hanya terkekeh geli melihat tingkah laku suaminya. Sepertinya,anak kecil merajuk karena tidak mendapatkan mainan.
"Suamiku, tersayang". Jacqueline, mendekati suaminya dan membelai rambut V. "Aku tahu, kamu terpaksa makan bersama Laura. Karena Ingin, membuatku cemburu kan. Anggap saja, melempiaskn kekesalan mu. Maafkan,aku sudah membuatmu kesal sayang". Jacqueline, mencium kening suaminya.
"Ck,jangan kepedean. Aku,mana peduli terhadap mu. Mau cemburu,atau tidak ". Ucap V, dengan tegas.
"Oh, tidak memperdulikan aku. Baiklah, aku akan kembali bekerja menjadi seorang model". Jacqueline,mulai memancing reaksi V.
"Terserah,". Sahut V, dengan nada dingin. Lah,kenapa dia malah memancing reaksi ki? Apa, Jacqueline mengetahui rencanaku. Aaahh...tidak mungkin,dia tahu.
Mendengar nama pria,lain. V, langsung membalikkan badannya dan menindih tubuh Jacqueline. "Ck, ternyata kamu suka memancing ku ha". Sorotan mata,V begitu tajam. Sial,baru mendengar nama pria lain. Aku,malah terpancing emosi.
"Hmmpptt... Hmmpptt... hahahhaa... hahhaha...Aku,aku hanya bercanda saja. Mana mungkin, beneran". Jacqueline, tertawa lepas di Kungkungan V. Kasian banget, rencananya gagal total.
"Jacqueline, senang sekali mengerjaiku ha". V, langsung menggigit leher jenjang putih milik istrinya. Aaaakkhh... Aku, tidak sanggup untuk berakting lagi.
"Aaauukkk.... sssshhhttt... sakiiitttt, jangan keras-keras menggigit leherku". Cicit Jacqueline, berwajah imut. Dasar serigala,suka mengigit ku.
__ADS_1
"Sangat menggemaskan,aku ingin memakan mu". V, sudah melepaskan baju kaosnya dan melempar ke sembarang arah.
"Jangan sekarang,aku ada sesuatu untukmu. Hadiah, spesial untuk suamiku ". Jacqueline, menjauhkan diri dari Kungkungan suaminya. Dia,ke arah lemari dan mengambil kotak kecil. Ada senyuman manis, di sudut bibirnya.
Jacqueline, tidak sabar melihat reaksi suaminya. Saat mengetahui, dia hamil.
"Bukalah". Jacqueline, memberikan hadiah kepada suaminya.
V,hanya tersenyum dan mengambil hadiah yang di berikan oleh istrinya. "Ada-ada saja,aku bukan dirimu. Sangat suka, mengambil hadiah yang di berikan oleh seseorang. Karena ini adalah, hadiah pertama dari istriku. Maka, dengan senang hatinya aku menerima dan membuka kotak ini". Kekehnya V, Berlahan-lahan dia membuka kotak di tangannya.
Saat kado ulang tahun,terbuka. V, mengerutkan keningnya. Dia, kebingungan ada benda kecil dan sebuah gambar buram. "Apa,ini". Tanya V,dia memang tidak mengetahui di tangannya sebuah testpack. "Lalu,gambar apa ini? Sangat, tidak kelas". Gerutunya lagi, menggaruk kepalanya.
Jacqueline, menepuk keningnya karena sang suami tidak tahu apa-apa. "Kak V, tidak tahu apa ini?". Tanya Jacqueline, sang suami langsung mengangguk.
"Ya sudah,simpan sajalah. Kalau,kamu tidak tahu".
Kini Jacqueline, langsung merajuk dan merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Dia,juga menyelimuti tubuhnya.
V, nampak kebingungan. Entah,kenapa istrinya memberikan kado ulang tahun seperti ini. "Sayang,kamu marah? Aku, benar-benar tidak tahu. Bisakah, kamu menjelaskan benda apa ini dan gambaran apa ini? Jangan diam saja,aku mohon". Astaga,dia marah kepadaku. Hanya masalah,benda ini. Benda apa sih? sebentar aku,akan menanyakan kepada Frans. Dia,pasti tahu.
Jacqueline, menatap ke arah Suaminya. "Tanyakan saja,kepada mamah. Biar kamu,paham dan sekaligus kena amarah mamah. Aku, ngantuk mau tidur ". Jawab Jacqueline,dia kembali menyelimuti seluruh tubuhnya. Menyebalkan sekali, ingin melakukan momen uwuwuan. Malah, jadi mengenaskan seperti ini. Masa iya, pewaris tunggal Fernandez. Sama sekali, tidak tahu testpack dan foto hasil USG. Resiko sih, menikah dengan pria tidak tahu masalah wanita.
V,masih heran melihat testpack di tangannya. Lalu, memasukkan ke dalam kotak dan meletakkan di meja. Pagi nanti,dia ingin bertanya-tanya. Apa arti,hadiah dari istrinya itu. "Maaf,aku benar-benar tidak tahu? Apa,benda itu". V, memeluk erat tubuh istrinya dari belakang. Kenapa,aku di berikan hadiah seperti itu? Bahkan, namanya saja aku tidak tahu. Ada-ada saja, kelakuan istriku ini.
__ADS_1
Jacqueline,hanya diam dan menggigit bibir bawahnya. Ingin sekali,dia menangis dan tertawa. Karena suaminya, seperti pria polos.
Konyol sekali,malah mencaritahu kepada Frans. Aku yakin, Frans juga tidak tahu.Gerutu Jacqueline, memejamkan matanya.