
Kai kaluar kamar dengan langkah gontai untuk mencari keberadaan sang istri yang tidak berada di dalam kamar setelah dirinya keluar dari kamar mandi.
"Sayang kamu di mana? Aku membutuhkan kamu sayang," panggil Kai tapi tidak ada sahutan dari sang istri padahal jam dinding yang terpampang nyata dengan ukuran jumbo di ruang tamu, yang terlihat jelas dari tempat Kai berdiri menunjukkan pukul tujuh pagi. "Ya ampun sayang datanglah,"
"Ma," Sela yang sedang berada di dapur menahan langkahnya ketika mama leni menahan tangannya saat dirinya yang sedang melihat mama Leni membuat sarapan ingin menghampiri sang suami yang terus saja memanggil namanya.
"Sayang biarkan saja biar tahu rasa, kamu tetap di dapur biar mama yang menemuinya."
" Tapi ma–"
"Sssttt," mama Leni menaruh jari telunjuk nya tepat di bibir Sela, menantu yang sangat di cintai nya untuk menghentikan ucapannya, lalu mama Leni beralih mengelus perut sang menantu yang susah membuncit padahal usia kandungan nya baru menginjak usia lima bulan. "Cucu Oma kalian tetap di sini oke. Oma akan memberi pelajaran untuk papa kamu yang tidak tahu diri itu," setelah mama Leni mengelus perut Sela, sekarang gantian menciumnya berkali kali, membuat Sela hanya tersenyum dan mengingat kembali akhir-akhir ini suami dan juga mama mertuanya bagaikan anak kecil yang berebut mainan.
Tentu saja mama Leni dan juga Kai seperti anak kecil yang berebut mainan, saat keduanya begitu bahagia mendapati Sela hamil apa lagi Sela sedang mengandung anak kembar, yang membuat mama Leni dan juga Kai begitu bersyukur dan tidak bisa lagi mengungkapkan kebahagian dengan kata kata. Karena semua kasih sayang ke duanya curahkan untuk Sela yang membuatnya begitu berharga di dalam keluarga Maraja.
"Mana, mama," Sela menggelengkan kepalanya saat mama Leni meninggalkan dirinya di dapur, lalu Sela ingin membantu asisten rumah tangga yang sedang memasak, namun langsung di larangan.
"Maaf nona kalau Tuan dan nyonya tahu nanti aku kena marah, lebih baik nona duduk saja seperti tadi," ujar salah satu asisten rumah rumah tangga dan menarik kursi yang sedari tadi di duduki Sela, saat sedang melihat mama Leni dan juga asisten rumah tangga sedang memasak.
Tentu saja sedari tadi Sela berada di dapur juga hanya duduk dan melihat mama Leni memasak, mana mungkin mama Leni mengizinkan sang menantu untuk memasak, tentu saja itu tidak akan pernah mama Leni lakukan, karena dirinya tidak ingin melihat sang menantu lelah sedikit saja.
"Ya ampun mulut kamu Kai, bisa diam tidak. Berbisik sekali, ini bukan kebun binatang tidak perlu berteriak teriak mama belum tuli," ucap kesal mama Leni yang baru saja keluar dari dapur lalu bertolak pinggang menatap sang putra yang masih berada di lantai dua.
__ADS_1
"Mama lihat istriku tidak?"
"Tidak!"
"Jangan bohong, aku membutuhkan istriku segera ma, aku sungguh tidak bisa menahan lagi,"
"Bodo amat."
"Ma, ayolah katakan padaku di mana istriku,"
"Turun dulu nanti mama beri tahu,"
"Tidak mau,"
"Mama,"
"Kai, nanti mama beri tahu di mana menantu mama,"
"Sungguh? Mama tidak bohong?"
"Kalau tidak mau ya sudah mama kembali ke dapur,"
__ADS_1
"Oke ma," dan tidak ada pilihan lain, Kai langsung turun dari lantai dua menuju ke arah mama Leni yang berada di ruang makan tidak jauh dan dapur.
Mama Leni terus menahan senyum, saat melihat sang putra mendekat ke arahnya sambil menutup hidungnya, dan ini untuk pertama kalinya Kai menginjak ruang makan setelah kurang lebih tiga bulan Kai mengalami kehamilan simpatik yang membuatnya selalu muntah mencium aroma makanan yang tercium dari dapur, apa lagi saat ini mama leni mematikan penyerap udara di dapur yang ada di dapur, hingga aroma masakan menyeruap ke ruang makan.
"Di mana istriku ma?" tanya Kai saat sudah menghampiri sang mama
"Lepas tanganmu," perintah mama Leni saat Kai terus menjepit hidungnya dengar jarinya.
"Tidak mau, bau masakan,"
"Tidak Kai Mba belum memasak,"
"Benarkah?"
"Iya, tidak percaya amat," bohong mama Leni sambil menahan senyum dan Kai pun langsung melepas tangan yang masih menutupi hidungnya.
Wek wek wek
Bersambung...............
Selamat pagi ketemu lagi dengan aku yang cetar membahana ini. Bagaimana keadaan kalian semoga di mana pun kalian berada selalu di lindungi oleh yang maha Kuasa Amiin
__ADS_1
Dan kali ini aku kasih ekstra part untuk kalian yang kangen dengan Kai dan Sela,
jangan lupa tekan like dan komen ya, biar siangan nanti aku kasih ekstra part yang kedua oke