
Mata Kai dan juga Sela langsung tertuju ke arah suara, lalu Sela beranjak dari tempatnya begitu pun dengan Kai sambil memegangi keningnya.
Senyum sinis menghiasi sebelah sudut bibir Sela saat tahu siapa yang datang.
"Istri macan apa kamu ini Arsela Maharani, bermalam dengan pria lain, dan mengkhianati suamimu sendiri, aku menunggumu di rumah tapi apa yang kamu lakukan di sini dengan pria menjijikkan ini," ucap kesal Harza ketika sudah mendekati Sela dan menunjukkan jari telunjuk nya ke arah Kai.
"Apa ada yang salah?" tanya Sela balik sambil melipat kedua tangannya seakan menantang apa yang Harza katakan.
"Kamu masih bertanya, apa itu salah? Tentu saja salah dan aku akanβ
"Akan apa Harza, apa kamu tidak sadar dengan apa yang kamu lakukan dengan Rani, oh bukan Rani tapi Nia, eh nanti dulu, Rani dan Nia kan orang yang sama bukan?"
Mendengar perkataan Sela, Harza menaikan kedua alisnya dan terkejut dengan apa yang dikatakan nya.
"Tidak usah terkejut Harza, aku sudah tahu semuanya, siapa Rani alias Nia mu itu,"
"Apa yang kamu katakan? Apa kamu ingin memutar balikkan fakta, karena kamu sudah ketahuan bermalam dengan pria lain?"
"Untuk apa? Aku juga bisa melakukan apa yang kamu lakukan, jangankan untuk bermalam, melakukan hubungan badan dengan pria lain juga tidak masalah kan? Seperti kamu yang sudah biasa melakukannya dengan Rani,"
"Sela!"
"Jangan pernah sentuh Sela!" tegas Kai sambil menahan tangan Harza yang akan menampar Sela. Dan Harza yang tidak terima di halangi langsung melepas tangannya.
__ADS_1
"Aku suaminya, dan kamu bukan siapa-siapa,"
"Suami macam apa? Suami yang hanya bisa menyakiti istrimu?"
"Jangan ikut campur,"
"Mulai sekarang aku akan ikut campur bila itu menyangkut Sela, ingat itu baik-baik!" Kai berbicara dengan penuh penekanan sambil menunjukkan jari telunjuk nya ke arah Harza.
"Siapa kamu? Aku suaminya dan aku yang berhak atas istriku,"
"Siapa bilang kamu suamiku, karena mulai hari ini detik ini juga aku ingin menggugat cerai dirimu Harza, dan aku sangat menyesal karena pernah menjadi istrimu dan juga pernah mencintaimu," sambung Sela dan menyingkirkan tubuh Kai yang masih berada di hadapan Harza.
"Dan aku tidak akan menceraikan mu,"
Kemudian Sela menghampiri Harza kembali dan membuka map tersebut, lalu menunjukkan pada Harza.
"Kamu lihat ini," tunjuk Sela pada map yang ada di tangannya. "Jangan harap kamu akan mendapatkan secuil harta papa Doni, karena satu satunya aset yang papa miliki ada di tanganku, dan satu lagi, aku tidak membutuhkan karyawan seperti dirimu di perusahan ku," ucap Sela dengan tersenyum sinis.
Dan Harza yang begitu terkejut dengan apa yang di lihatnya langsung mengacak acak rambutnya tidak percaya, pasalnya perusahaan yang di incar nya kini sudah jatuh ke tangan orang lain.
Selepas kepergian Harza dari toko kuenya karena Sela mengusirnya di bantu dengan beberapa karyawan yang sudah datang ke toko kuenya.
Sela langsung mendudukkan pantatnya di salah satu kursi yang berada di kafenya, dan hembusan kasar keluar dari bibirnya. Kai yang sedari tadi mengikuti Sela, dan ikut duduk di samping Sela langsung meraih tangan Sela dan menggenggamnya.
__ADS_1
"Tenang lah, aku akan menemanimu di sidang perceraian mu nanti, dan jangan hiraukan perkataan Harza," ujar Kai untuk menenangkan Sela, pasalnya sebelum Harza meninggal kan toko kuenya, dia sempat mengancam akan menolak gugatan cerai yang di layangkan oleh Sela.
"Bukan itu yang aku kuatir kan,"
"Terus?"
"Aku tidak tahu cara menjalankan perusahaan,"
"Memangnya perusahaan kendaraan yang harus di jalankan," sambung Kai dengan entengnya. Dan Sela yang mendengar perkataan Kai langsung menatap Kai dengan tatapan tajam.
"Kai, aku tidak sedang bercanda!"
"Tapi aku sedang ingin bercanda,"
"Kai!!!!"
Bersambung......................
Dan akhirnya aku kembali, terima kasih untuk doa kalian, maaf tidak bisa bales komen kalian satu persatu, dan akhirnya aku sudah sembuh, meskipun harus stay di atas kasur, enak kanπ€£π€£π€£π€£π€£π€π€π€π€π€
Pesan aku untuk kalian, selalu jaga kesehatan dan jangan begadang hanya demi membaca novel.
KESEHATAN LEBIH PENTING DARI APAPUN OKE!!! πππππππ
__ADS_1