
Kai menjadi pendengar yang baik bagi Sela yang menceritakan semua yang terjadi akhir-akhir ini meskipun dirinya sudah mengetahuinya. Dan Kai langsung tersenyum ketika melihat Sela yang tiba-tiba sudah tertidur lelap dengan posisinya.
Kai beranjak dari tidurnya, lalu mengangkat tubuh Sela untuk membetulkan posisinya, dan mencari selimut di sebuah lemari yang ada di ruangan tersebut. Setelah mendapatkan selimut yang di carinya, Kai kemudian menyelimuti tubuh Sela.
Kai duduk di pinggiran tempat tidur yang di tiduri Sela dengan satu tangannya membelai pipi Sela.
Tidak ada hari yang begitu istimewa bagi Kai, kecuali hari ini, karena dirinya bisa dekat dan membelai wajah wanita yang selama ini memenuhi hatinya.
"I love you," kata yang keluar dari bibir Kai, tidak peduli Sela mendengarnya atau tidak. Satu kata yang sudah dirinya pendam sejak lama, untuk wanita yang sekarang tiba-tiba meraih telapak tangan Kai untuk di jadikan bantalan tidurnya.
Tidak ada bosannya Kai menatap setiap inci wajah Sela yang terus menjadikan telapak tangannya sebagai bantalan, dan satu tangannya menyelipkan rambut Sela yang berantakan ke belakang telinga. Hingga tidak terasa jam dinding di ruangan tersebut menunjukkan pukul tiga dini hari, dan Kai pun mulai mengantuk. Dengan perlahan Kai melepas tangan yang menjadi bantalan tidur Sela. Semakin dirinya ingin melepas tangannya semakin kencang Sela menahannya.
"Jangan salahkan aku jika besok pagi aku tidur di sampingmu," ucap Kai lalu naik ke atas tempat tidur dan merebahkan tubuhnya di samping Sela yang tidur begitu pulas nya.
*
*
*
Harza yang memutuskan untuk pulang dari rumah Rani, dan kembali ke rumah begitu gelisah saat di rumah juga tidak mendapati Sela, dan dirinya men de sah kesal, saat menghubungi Sela tapi ponselnya di matikan. Pasalnya mama Nisa mengatakan pada nya, jika Sela sudah pulang dari rumah sakit sejak lama.
__ADS_1
"Kemana kau Sela," ucap Harza kesal lalu melempar ponsel miliknya di atas tempat tidur, di susul dirinya yang merebahkan tubuh dengan kasar. "Ya Tuhan bagaimana caranya aku bisa memiliki perusahaan papa,"
*
*
*
Sela membuka matanya sambil menguap dan tatapan nya tertuju ke arah jam dinding di kamarnya yang menunjukkan pukul enam pagi, lalu tatapannya beralih ke pinggang, yang entah mengapa terasa berat, dan benar saja ada kaki seseorang yang memeluk dirinya.
"Kai," ucap Sela saat menyadari jika semalam Kai bersamanya. "Ya ampun!" teriak Sela saat baru menyadari jika Kai tertidur pulas di sebelahnya, bukan hanya kaki yang memeluk pinggangnya, tangan nya pun juga memeluknya. Dan dengan refleks Sela mendorong tubuh Kai dengan kencang.
Brug!!
"Harusnya aku yang bertanya padamu begitu, apa yang kamu lakukan?" tanya Sela balik, masih dengan posisinya lalu memeriksa seluruh pakaian yang di kenakan nya, yang memang masih utuh dan juga masih pada tempatnya.
"Apa kamu lupa, apa yang kamu lakukan padaku semalam?"
"Aku melakukan apa?"
"Oh apa kamu benar-benar lupa, jika kamu terus menjadikan tanganku ini sebagai bantalan tidurmu?" tanya Kai lagi yang masih dalam posisinya terlentang di lantai.
__ADS_1
"Oh iya, ya maaf," ucap Sela sambil menatap Kai. "Terus kenapa kamu masih saja berada di situ?"
Kai pun tidak menjawab pertanyaan Sela, dirinya hanya menunjukkan tangan kanannya yang semalam menjadi bantalan Sela.
Dan dengan segera Sela turun dari tempat tidur, untuk membantu Kai beranjak dari tempatnya.
"Maaf aku tidak sengaja, apa tangan kamu kram? Lagian siapa suruh tidak membangunkan aku,"
"Bagaimana mau membangunkan, orang kamu tidurnya sudah seperti kerbau,"
"Ya maaf aku sungguh lelah," ujar Sela lalu beralih memijat lengan Kai. "Apa masih kram?"
"Sudah tidak, terima kasih,"
Kai berdiri dari tempatnya di bantu oleh Sela, Kai yang merasa sedikit pusing tiba-tiba terjatuh di atas tempat tidur, begitu pun Sela karena tidak bisa mengimbangi tubuh Kai, akhirnya jatuh menindih tubuh Kai.
"Oh jadi ini yang kamu lakukan semalam?" tanya seseorang yang tiba-tiba sudah berdiri di depan pintu kamar Sela yang memang dari semalam tidak di tutup.
Bersambung.....................
Niatnya tidak mau up date hari ini, karena belum sembuh total, tapi aku terlalu sayang dengan Sela.
__ADS_1
Mudah mudahan bisa up lagi nanti, tapi g tahu juga, di mohon pengertiannya ya man temanπ€π€π€π€ dan mohon doanya ya biar aku cepat sembuh, Terima kasihππππππ