BALAS DENDAM Terindah

BALAS DENDAM Terindah
35 Membandingkan?


__ADS_3

Selepas kepergian Hendri, Harza dengan terburu buru berjalan menuju kamarnya, lalu mengedarkan pandangnya ke seluruh penjuru arah saat tidak mendapati Sela berada di dalam kamar, kemudian melangkahkan kakinya ke arah kamar mandi dan mengetuk pintu, memastikan sang istri berada di dalam


"Ya Mas aku sedang mandi," ujar Sela dari dalam kamar mandi, dan Harza pun berlalu meninggalkan kamar mandi menuju tempat tidur lalu merebahkan tubuhnya dan kepalanya bertumpu dengan kedua tangannya.


"Aku tidak akan membiarkan Hendri mendekati Sela, ini tidak bisa di biarkan," ucap Harza dan matanya tertuju pada pintu kamar mandi saat Sela baru saja membukanya.


Mata Harza terus mengikuti kemana Sela melangkahkan kakinya dan berakhir di depan meja rias. Lalu Harza beranjak dari tidurnya dan turun dari tempat tidur dan berjalan mendekat di mana Sela berada.


"Sela,"


"Iya Mas,"


"Dari mana kamu tadi dengan Hendri?"


"Pergi ke kafe yang baru buka, tidak jauh dari perusahaan Mas Harza, tahu tidak Mas, kue di sana rasanya beh mantap Mas, dan Mas Hendri besok akan mengajakku ke sana lagi, soalnya aku belum mencoba semua cake dan kue yang berada di sana,"


"Aku yang akan mengantarmu ke sana,"


Sela memutar kursi yang duduki nya untuk menghadap sang suami.


"Apa Mas Harza tidak sibuk, selama ini Mas Harza selalu sibuk bila aku ingin mengajak Mas Harza keluar rumah sekedar untuk makan dan mencoba kuliner lainnya,"


"Itu bisa di atur,"

__ADS_1


"Tapi aku sudah berjanji dengan Mas Hendri, dan aku senang pergi dengannya,"


"Aku melarang ku!"


"Tapi aku akan tetap pergi, maaf Mas, aku suka bila pergi dengan mas Hendri di banding dengan Mas Harza yang kaku,"


"Apa kamu membandingkan suami kamu sendiri dengan orang lain?"


"Tidak, kan itu memang kenyataan," ucap Sela lalu beranjak dari duduknya dan menuju ke arah tempat tidur di ikuti Harza dari belakang.


"Sela kenapa kamu sekarang berubah? Apa salahku padamu?"


"Oh walah curut, sudah salah tapi tidak menyadari kesalahannya sendiri, sungguh manusia laknat," batin Sela dan tersenyum ke arah Harza. "Mas Harza tidak memiliki kesalahan apa pun,"


"Tapi kenapa kamu selalu membantah perintah ku?"


"Masa sih Mas, aku merasa seperti biasa, dan sekarang aku mengantuk, selamat malam Mas," Jawab Sela sambil menguap lalu naik ke atas tempat tidur.


"Oke geser ke kiri, ya stop di situ, tekan yang kencang,"


"Aku lelah Mas,"


"Apa kamu menolak suamimu ini?"

__ADS_1


"Tidak, hanya saja aku tidak ada tenaga untuk memijat Mas Hendri,"


Mendengar ucapan Risa, Hendri membalik tumbuhnya untuk menatap sang istri.


"Sejak kapan kamu mengeluh?"


"Aku tidak mengeluh Mas, aku benar-benar lelah, dari tadi Nana maunya di gendong," bohong Risa padahal anaknya yang bernama Queena yang di panggil dengan sebutan Nana, diam saja di pangkuan Sela.


Risa ingat betul apa yang tadi siang di rencanakan bersama dengan Sela, sebenarnya awalnya Risa menolak ajakan dari Sela, tapi entah mengapa dirinya menyetujui ajakannya, saat semua yang di ucapkan Sela benar adanya.


"Oke, tapi layani aku dulu sebelum kamu tidur,"


Mendengar perkataan suaminya, Risa mengukir senyum dari kedua sudut bibirnya sambil menatap sang suami.


"Maaf Mas, aku sedang datang bulan,"


"Sejak kapan, tadi pagi saja belum?"


"Barusan Mas," bohong Risa lalu meraih selimut untuk menutupi tubuhnya.


Tidak ada yang tahu bagaimana kehidupan Nisa semenjak menikah dengan Hendri, di cintai dan mendapat kasih sayang dari suaminya? Tentu saja tidak, meskipun itu yang selalu di panjatkan di setiap doanya. Tapi Tuhan tidak pernah mengabulkan doanya tersebut.


Dan Risa hanya pasrah, saat suaminya hanya menjadikannya pe muas naf su semata, menolak? Tentu saja dia tidak bisa menolak. Apa daya Risa jika menolak nya, dia tahu persis dari mana dia berasal, sebelum papa Doni memberikan kehidupan yang begitu mewah untuknya seperti sekarang, dan dirinya tidak akan pernah mengecewakan papa Doni.

__ADS_1


Tapi saat ini, dia berani menolak, karena ada Sela yang mendukungnya, dengan rencana yang sudah di susun keduanya, setelah Risa mengatakan semua tentang kehidupannya selama ini tanpa ada yang di tutup tutupi pada Sela.


Bersambung................


__ADS_2