
18 tahun lalu, ada seorang pemuda yang terkenal dengan sifat misteriusnya namun, ia sangat disukai oleh saudara perempuannya meskipun ia adalah orang yang sangat jarang berbicara. Namanya adalah, Zhang Chen yang berasal dari keluarga Liu.
Liu Zhang Chen memiliki kakak perempuan yang sudah bertunangan dengan seorang Tuan muda dari keluarga Wu namun, ia sama sekali tidak menyadari bahwa kakak dari Ibunya juga memiliki seorang anak yang biasa menjadi teman bicara Liu Zhang Chen saat sedang sendirian. Namanya adalah Xuan Ying yang berasal dari keluarga Luo, pemimpin Sekte Teratai Emas yang ada di wilayah Lin Zhong.
”Aku tidak menduga kalau Ibuku memiliki seorang adik perempuan. Kebetulan sekali aku ini anak tunggal dari keluarga Luo. Ini! Aku berikan liontin giok untukmu!” ucap Luo Xuan Ying saat ia masih berumur 18 Tahun dan sedang berbicara dengan Liu Zhang Chen yang memiliki usia sama dengannya.
”Huh!”
Liu Zhang Chen tampak cuek. Ia langsung mengalihkan perhatiannya dan berjalan meninggalkan Luo Xuan Ying tanpa menerima pemberian darinya.
”Haah,... Memangnya apa yang membuatnya seperti itu bahkan sampai-sampai tidak memperhatikan ku?” batin Luo Xuan Ying yang mencoba untuk memikirkan sesuatu untuk mendapatkan perhatian dari Liu Zhang Chen.
Pada akhirnya, setelah ia berjalan 20 langkah dari tempat sebelumnya. Suara pedang yang keluar dari dalam sarungnya mulai terdengar di telinganya. Tepat setelah itu, Liu Zhang Chen langsung menghadap belakang dan menepis seluruh serangan yang dilakukan oleh pemuda itu.
”Apa maksudnya ini?!” tanya Liu Zhang Chen dengan kesal begitu ia tahu kalau orang ini adalah Luo Xuan Ying yang sedang mencoba untuk mencari perhatian dengannya.
Luo Xuan Ying tertawa pelan dan menjawabnya dengan sinis, ”Jika berbicara saja aku tidak bisa mendapatkan perhatian darimu maka, aku akan melakukannya dengan cara keras!”
...✶⊶⊷⊶⊷❍⊶⊷⊶⊷✶...
”Hah? Jadi, hari pertama kau bertemu dengan Guru besar adalah dengan memulai pertarungan?!” tanya Xiao Qing Xuan yang tampaknya sangat terkejut setelah ia mendengar seluruh cerita yang dikatakan oleh Luo Xuan Ying saat mereka berdua masih berada di tempat yang sama.
Luo Xuan Ying berpikir sebelum menjawab, ”Memangnya ada cara lain untuk mendapatkan perhatiannya? Kau sendiri pasti sangat jarang berbicara dengannya apalagi, Zhang Chen tampaknya tidak mengenalmu padahal kau sendiri adalah muridnya.”
”Hah?”
”Dia juga bilang kalau dia sangat bencimu! Saat kau terjatuh dalam lubang mayat, dia bahkan tidak mencarimu! Kau pasti tidak menduga kalau ia lebih mempedulikan liontin giok miliknya. Jika saja kau mati, dia pasti tidak akan mempedulikan mayatmu atau bahkan tidak menangis untukmu—
__ADS_1
”Berhenti!”
BUGH!!!
Xiao Qing Xuan meninju wajah Luo Xuan Ying hingga membuatnya terdorong dan menghentikan seluruh pembicaraan yang ia lakukan.
”Orang yang menyebabkan Guru besar menjadi sangat tidak peduli dengan muridnya sendiri, itu semua adalah salahmu!” ketus Xiao Qing Xuan setelah ia meninju wajahnya.
”Aduh! Kenapa kau malah memukulku? Kesalahan apa yang aku lakukan?” tanya Luo Xuan Ying dengan wajah yang tampak cemberut setelah ia dituduh melakukan sesuatu yang buruk terhadap Liu Zhang Chen.
”Karena kau adalah sepupunya dan satu-satunya orang yang bisa mengerti tentang dirinya. Setelah kematianmu, guru besar berusaha untuk mencari mayatmu di lembah pemakaman hantu namun, ia hanya menemukan tulang manusia yang jumlahnya tidak sedikit. Dia seperti itu karena dia merasa sangat terluka dan selalu menyalahkan dirinya sendiri. Ia bersikap tidak peduli terhadap siapapun karena ia takut hal yang sama akan terulang kembali.” jelas Xiao Qing Xuan sambil menatapnya dengan serius bercampur sedih.
”... Bagaimana kau tahu semua itu? Bukankah saat itu kau belum lahir bahkan janin saja belum terbentuk? Dan mengapa kau bisa tahu kalau aku terbunuh di lembah pemakaman hantu?” tanya Luo Xuan Ying sesaat kemudian setelah ia mengerti semua yang dijelaskan oleh Xiao Qing Xuan.
”......”
”Kakek tua!” celetuk Xiao Qing Xuan dengan bingung.
”Hah? Kakek tua? Kau menyebutku kakek tua?” ketus Luo Xuan Ying yang mulai kesal. ”... Hei! Usiaku ini sudah berhenti di usia 20 tahun! Bagaimana bisa kau menyebutku kakek tua?!”
Xiao Qing Xuan tersentak kaget dan langsung berkata, ”Bukan itu! Ada seorang kakek tua yang menceritakan semua itu padaku. Kira-kira, dia sudah berumur seratus tahun.” ucapnya dengan canggung karena menahan wajah curiga yang ditunjukkan oleh Luo Xuan Ying.
Luo Xuan Ying terdiam sambil menatapnya dengan heran.
”Haah,... Kekanak-kanakan sekali! Kau bahkan percaya dengan ucapan kakek tua yang ingatannya sudah mulai pikun!” celetuk Luo Xuan Ying dengan santainya dan sangat percaya dengan ucapan yang dikatakan oleh Xiao Qing Xuan.
Xiao Qing Xuan tertawa pelan dan mencoba untuk berdalih dari ucapan yang sebelumnya.
__ADS_1
”Lalu, mengapa kau memanggilku kemari? Apakah kau hanya akan menceritakan masa lalumu padaku?” tanya Xiao Qing Xuan setelah ia mendapatkan perhatiannya.
Luo Xuan Ying tertegun saat mendengarnya. Ia berpikir sebelum berkata, ”Bukankah aku sudah meminta maaf saat kau berada di sini? Mengapa tiba-tiba kau bertanya dan mencoba untuk berdalih?” tanyanya yang membuat Xiao Qing Xuan terpojok dan bingung untuk berkata kembali.
”Tidak bisakah aku menjaga lidahku dalam sehari?!” batin Xiao Qing Xuan yang bingung.
”Haah,... Aku sudah selesai berbicara denganmu! Aku tidak akan memanggilmu kemari.” ucap Luo Xuan Ying dengan santainya sambil membaringkan tubuhnya di antara bunga higanbana.
Xiao Qing Xuan tertegun dan bertanya kembali, ”Memangnya ada apa?”
”Haah,... Sudah jelas kalau aku pasti akan selalu menghantuimu! Lagipula, kau sudah mati satu kali dan aku ini adalah hantu tak terlihat. Kau pasti akan melihatku di segala tempat.”
”Apakah dia juga tahu kalau aku bukanlah Xiao Qing Xuan yang asli melainkan aku hanyalah pembaca biasa?” batin Xiao Qing Xuan yang menatapnya dengan heran.
”Kau bilang aku pernah mati satu kali? Kapan itu terjadi?” tanya Xiao Qing Xuan kembali.
Luo Xuan Ying menatapnya dengan senyum mengejek sambil memejamkan mata sebelah kirinya sebelum ia menjawab, ”Saat kau berada di lubang mayat. Apakah kau tidak merasakan kalau akulah yang melakukan semua itu padamu termasuk membuat dantian milikmu menjadi hitam sempurna?”
”....”
”Itu artinya, dantianku menjadi sempurna dan tingkatan ku saat ini bahkan sudah berada di level lima alam bintang. Ternyata, sejak awal aku telah merusak jalan ceritanya.” batin Xiao Qing Xuan dengan wajah datar.
”Selamat, ya. Kau telah menjadi praktisi Iblis paling muda.” celetuk Luo Xuan Ying dengan ekspresi senang saat melihat ekspresi Xiao Qing Xuan saat ini.
Xiao Qing Xuan terkejut dan hanya bisa terdiam selama beberapa saat.
”Jika menjadi seorang praktisi Iblis, itu artinya dunia Kultivasi pasti akan menolak keberadaan ku? Mengapa kau malah melakukannya?” tanya Xiao Qing Xuan dengan wajah tidak percayanya.
__ADS_1
Luo Xuan Ying terduduk kembali dan ia pun menjawab, ”Tenang saja. Tidak ada seorangpun yang bisa mengetahuinya. Mereka semua tidak akan bisa melihat tingkatanmu saat ini. Mereka akan melihat kalau kau masih berada di level satu alam bumi dan tidak ada seorangpun yang tahu kalau kau ini adalah seorang praktisi Iblis. Kau hanya perlu menghindar dari orang-orang aliran hitam. Jika mereka yang berasal dari aliran putih tahu kalau selama ini ada seorang praktisi Iblis di sekitar mereka maka, kau pasti akan segera dibunuh.”