Become A Protagonist

Become A Protagonist
Chapter. 68 - Shangzhu Shi


__ADS_3

30 Tahun lalu, wilayah perbatasan kota Lianfei. Seorang anak muda berumur enam tahun, terkapar bersimbah darah dan tidak berdaya dengan seluruh luka yang dimilikinya. Saat itu, hujan turun dengan derasnya dan membuat lukanya semakin memburuk jika tidak segera diobati. Tampak di depannya saat ini, seorang pemuda berambut putih dengan jubah yang senada, memegang sebuah tongkat bambu dan membawa seorang anak perempuan, sedang berdiri di hadapannya.


”Malang sekali. Sungguh sangat kasihan anak ini. Kau disiksa sampai seperti ini oleh orang-orang yang sudah menculikmu. Kau bahkan sudah dilupakan oleh keluargamu sendiri. Mereka sama sekali tidak menyadari kalau kau telah menghilang.” ucap pemuda berambut putih.


Anak muda terdiam dengan ekspresi yang tampak sangat marah. Ia menggenggam tanah dan mencoba untuk meremasnya berkali-kali. Namun, ia tidak bisa melakukan hal semudah itu dengan kekuatannya yang sekarang.


Pemuda ini mengulurkan tangannya dan berkata kembali, ”Kemarilah. Aku akan menjagamu dan merawat semua lukamu. Aku juga akan melatihmu sampai kau tumbuh menjadi pemuda yang kuat.”


...⊰᯽⊱┈──╌❊╌──┈⊰᯽⊱...


”Chen'er! Kemarilah!” ucap pemuda berambut putih yang ternyata adalah Shangzhu Shi, Guru dari Liu Zhang Chen 30 tahun lalu.


Dengan gerakan yang cukup cepat, Xiao Qing Xuan langsung berlari menghampiri Liu Zhang Chen yang tampak ketakutan dan menutupinya dari pandangan Shangzhu Shi yang begitu menyeramkan.


”Urusanku dengan Guru besar Chen masih belum selesai! Kau jangan mengambilnya dariku!” ketus Xiao Qing Xuan sambil menatap Shangzhu Shi dengan ekspresi marah.


Shangzhu Shi menatapnya dengan dingin. Bola matanya yang memiliki warna merah darah, menyala di tengah-tengah kegelapan. Kulitnya tampak pucat, mirip sekali dengan mayat yang sudah mati berpuluh-puluh tahun lalu. Xiao Qing Xuan merasa sedikit ketakutan ketika ia melihat wujud menyeramkan dari seorang iblis yang berwujud manusia sempurna.


”Dia keras kepala seperti Ibunya. Mengapa kau tidak menghampiri Pamanmu dan berlindung di belakangnya?” ucap Shangzhu Shi dengan dingin sambil berjalan menghampirinya.


”Apa yang sudah kulakukan?! Aku membuat diriku sendiri dalam bahaya, itulah yang aku lakukan!” batin Xiao Qing Xuan saat ia sedang dihampiri oleh Shangzhu Shi yang begitu menyeramkan bahkan sampai pada hawa kekuatannya.

__ADS_1


Selangkah lagi ia bisa meraih Xiao Qing Xuan, sebuah rantai muncul secara mendadak dari dalam tanah dan rantai tersebut langsung mengikat dan menyeret Xiao Qing Xuan ke tempat He Nan Ming berdiri saat ini.


”Maaf saja. Tapi, tidak ada seorangpun yang bisa menyentuh keponakanku.” ucap He Nan Ming saat ia berhasil membawa Xiao Qing Xuan pergi dari hadapan Shangzhu Shi.


”Hei! Hei! Lepaskan aku! Mengapa kau mengikatku seperti ini! Kejam sekali!” teriak Xiao Qing Xuan yang terus memberontak dan berusaha melepaskan rantai yang masih mengikatnya.


”Jangan terus memberontak. Rantai itu akan semakin kencang mengikatmu dan tubuhmu akan terpotong potong menjadi beberapa bagian termasuk organ dalam mu.” ucap He Nan Ming dengan senyum senang dan bahagia seolah-olah ia sangat menikmatinya.


”Dia ini membenciku atau apa?!” batin Xiao Qing Xuan dengan heran setelah ia melihat ekspresi bahagia He Nan Ming.


”Akh!’


Suara teriakan ini datang dari Liu Zhang Chen yang mendapatkan satu serangan dari Shangzhu Shi. Ia menebas bahu kanan Liu Zhang Chen menggunakan kuku-kukunya yang tajam sehingga membuat darah tidak berhenti keluar dari dalam tubuhnya. Liu Zhang Chen tampak kesakitan sambil memegangi bahunya yang hampir saja terputus.


Liu Zhang Chen terdiam dengan ekspresi yang sama. Keringat dingin terus mengalir dari atas kepalanya dan wajahnya tidak juga menatap ke arah Shangzhu Shi yang sudah berada di hadapannya.


”Paman! Lakukan sesuatu! Kau tidak ingin menjadi penonton saja 'kan?” tanya Xiao Qing Xuan pada He Nan Ming yang berdiri di sebelahnya.


Namun, karena hal ini sama sekali tidak berhubungan dengannya, He Nan Ming menjawab, ”Untuk apa? Bukankah ini adalah pemandangan yang sangat menarik? Bagaimana bisa kau memisahkan antara Guru dengan muridnya?”


”Dan kau juga telah memisahkan ku dengan Guru besar Chen padahal aku ini adalah muridnya?!” ketus Xiao Qing Xuan setelah ia mendengar jawaban tersebut.

__ADS_1


He Nan Ming tidak berekspresi dan langsung mengalihkan perhatiannya. ”Tapi, aku ini Pamanmu dan Kakekmu sangat merindukanmu sejak delapan tahun lalu. Apakah kau masih ingin bersamanya?”


”Apakah tidak bisa membawaku dengan Guru besar Chen ke sana? Dia masih harus mengajariku beberapa hal yang belum aku pelajari. Bukankah itu adalah tugas seorang Guru jika dia sudah mengangkat seorang murid?” ucap Xiao Qing Xuan dengan lancarnya.


He Nan Ming menatapnya dengan dingin dan berkata, ”Anak kecil harus menurut pada orang yang lebih dewasa.”


Xiao Qing Xuan terdiam sambil menahan rasa heran pada pemuda di sebelahnya.


Karena tidak bisa melakukan apapun dengan rantai yang terus mengikat tubuhnya lebih keras, ia hanya bisa menonton bagaimana cara Shangzhu Shi membawa muridnya kembali ke tempat persembunyiannya.


Sekali lagi, teriakan itu terjadi dan kali ini Shangzhu Shi benar-benar sudah menyiksa Liu Zhang Chen bahkan sampai mematahkan tangan kanannya. Ia pun hanya bisa terduduk lemah sambil merasakan darah yang terus mengalir keluar dari dalam tubuhnya.


”Mengapa kau hanya diam saja? Terlalu takut untuk berbicara padaku?” ketus Shangzhu Shi sambil menarik dagu Liu Zhang Chen secara paksa.


Mengingat masa lalu yang cukup mengerikan, Liu Zhang Chen hanya terdiam sambil menutup matanya karena tidak ingin melihat wajah mengerikan Shangzhu Shi. Entah apa yang ada dipikirannya saat ia berumur enam tahun, sampai-sampai ia menyebut Shangzhu Shi sebagai gurunya padahal sebenarnya, Shangzhu Shi sendiri adalah Leluhur Iblis Putih yang cukup mengerikan dan dimusuhi oleh semua orang.


”Katakan sesuatu sebelum aku mematahkan kakimu!” ucap Shangzhu Shi kembali.


Liu Zhang Chen tetap terdiam dan membiarkan Shangzhu Shi mematahkan kakinya jika saja ia tidak juga berbicara. ”Oh,... Jadi, kau lebih suka kehilangan satu kaki dibandingkan dengan berbicara denganku?” ucap Shangzhu Shi dengan dingin. ”... Baiklah kalau begitu.” lanjutnya yang langsung melancarkan sebuah serangan menggunakan kakinya.


Namun, saat ia akan menendang kaki Liu Zhang Chen, seseorang datang dan langsung menarik Liu Zhang Chen pergi dari pandangannya. Saat ia melihatnya, Shangzhu Shi menjadi tidak berekspresi saat tahu bahwa Xiao Qing Xuan lah yang telah menarik Liu Zhang Chen pergi dari hadapannya.

__ADS_1


He Nan Ming yang melihatnya menjadi sangat terkejut setelah rantai yang mengikat Xiao Qing Xuan terlepas secara paksa. Hal itu pastilah membuat sebagian tulangnya patah karena terus memaksakan diri untuk terlepas dari rantai yang mengikatnya semakin kencang.


”Aura Iblis hitam yang sangat tebal. Huh! Mu'an Qing,... Sepertinya kau melahirkan keturunan yang sangat berbahaya.”


__ADS_2