
60 Tahun lalu, Istana langit pernah memelihara anak Iblis yang berbahaya namun, anak ini mampu membedakan antara yang benar dengan yang salah. Nao Fuyuan, Ayah dari Nao Yuanji dan Pemimpin Istana langit, merawat anak itu dengan baik dan memberikannya nama, Shangzhu Shi.
Saat masih bayi, Shangzhu Shi dikuburkan hidup-hidup oleh kedua orang tuanya sendiri sampai pada akhirnya, Nao Fuyuan menemukannya ketika ia sedang melakukan perjalanan ke berbagai tempat.
Nao Fuyuan sendiri yang mengajari Shangzhu Shi bagaimana caranya membaca dan menulis. Ia juga mengajarkannya berkultivasi di usia muda dan menempatkan kedudukannya di Istana langit sebagai Jenderal pribadinya. Nao Fuyuan sama sekali tidak mengetahui siapa sebenarnya Shangzhu Shi. Ia hanya tahu kalau Shangzhu Shi adalah anak yang sengaja dibuang.
Dan ketika Shangzhu Shi berumur tujuh belas tahun, kebenarannya pun terungkap sangat jelas.
Shangzhu Shi membunuh pemimpin terdahulu dan beberapa petinggi Istana. Saat membunuh mereka, kedua bola matanya berubah menjadi merah darah dengan seluruh kulitnya yang berwarna pucat padahal saat itu ia tidak dirasuki oleh arwah manapun.
Saat melihatnya, Nao Fuyuan tidak bisa berkata apapun. Ia hanya terdiam dengan terkejut. Awalnya, seluruh petinggi bahkan Ayahnya sudah mengatakan kalau Shangzhu Shi bukanlah manusia melainkan dia adalah Iblis. Namun, karena kebaikan Nao Fuyuan yang terlalu besar, mereka semua tidak bisa menolak keputusan yang dikatakan oleh Nao Fuyuan. Selain itu, dia juga pemimpin istana langit yang memiliki banyak kekuatan dan kekuasaan yang sangat besar. Tugas dari seorang pemimpin adalah untuk memberi keadilan pada dunia yang hampir hancur ini. Oleh karena itu, tidak ada satupun yang berani menentangnya.
Setelah membunuh sebagian daripada petinggi Istana dan membunuh pemimpin terdahulu, Shangzhu Shi dibiarkan pergi begitu saja. Keberadaan Shangzhu Shi mendadak hilang selama bertahun-tahun sampai pada akhirnya, 30 Tahun kemudian. Berita kemunculannya datang dan kabarnya, dia kembali dengan membawa seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan yang masih berumur 6 tahun. Kedua anak itu adalah He Mu'an Qing dan Liu Zhang Chen.
...⊰᯽⊱┈──╌❊╌──┈⊰᯽⊱...
Dan begitu ia mendengar berita mengenai munculnya leluhur iblis putih, Shangzhu Shi. Lei Yun tampak pucat dan semakin mencemaskan keadaan yang terjadi di sana. Ia tahu kalau saat ini, Liu Zhang Chen dan Xiao Qing Xuan sedang melakukan perjalanan ke Mubei untuk mencari mayat Luo Xuan Ying. Lalu, setelah berita ini tersebar ke seluruh istana langit, apa yang bisa ia bayangkan saat ini mengenai keadaan mereka berdua.
Di sebelahnya saat ini, Nao Yuanji tampak tidak berekspresi. Ia pun berjalan menuju aula utama dan berkata, ”Kumpulkan seluruh petinggi Istana! Yun'er! Kau harus ikut denganku!” ucapnya dengan tegas dan berhasil membuat Lei Yun mengikutinya.
__ADS_1
Beberapa saat setelah semua petinggi telah berkumpul, Nao Yuanji memimpin pertemuan karena saat ini, Nao Fuyuan sedang sakit dan tidak bisa melakukan apapun. Lei Yun yang duduk di sebelahnya merasa canggung dengan apa yang dikatakan oleh Nao Yuanji pada petinggi Istana di depannya. Namun, mereka semua tampak cemas setelah mengingat kejadian yang terjadi 43 tahun lalu.
”Seperti yang kalian dengar sebelumnya. Shangzhu Shi muncul untuk ketiga kalinya. Apakah ada salah satu dari kalian yang mengetahui bagaimana cara menangkap iblis itu?” tanya Nao Yuanji sambil menatap ke arah satu persatu petinggi yang sedang duduk-duduk di sayap kanan dan kirinya.
Salah satu petinggi wanita angkat bicara, ”Nona! Shangzhu Shi adalah musuh paling berbahaya di seluruh dunia. Para petinggi Istana yang memiliki pedang pusaka, tidak mampu mengalahkannya dan membawanya hidup-hidup kemari. Karena itu, masalah ini tidak bisa kita tangani sendiri. Harus ada pasukan bantuan yang mau menjadi umpan untuk menangkapnya.”
”Lalu? Apa yang bisa aku dengar darimu?” tanya Nao Yuanji kembali.
”Melihat keadaan sekarang ini, aku rasa Shangzhu Shi sudah mengambil Liu Zhang Chen kembali. Dia pasti sudah membawanya ke tempat persembunyian miliknya. Dan untuk menemukannya, kita bisa memanfaatkan muridnya yang bernama Xiao Qing Xuan untuk mencarinya. Aku dengar, Zhang Chen pernah memberikan giok Fenghuang padanya. Dan giok itu bisa menjadi petunjuk untuk menemukannya.”
Lei Yun tampak terguncang setelah mendengar penjelasan tersebut. Apa yang dikatakan oleh petinggi wanita ini memang ada benarnya. Mungkin, Shangzhu Shi sengaja memunculkan dirinya kembali untuk mengambil Liu Zhang Chen dan menyembunyikannya di suatu tempat. Tujuannya adalah, menjadikan Liu Zhang Chen sebagai alat pembalasan dendam dan senjata yang tidak terkalahkan.
Nao Yuanji berhenti menyeruput minumannya dan bertanya, ”Siapa namamu? Dan apa keahlianmu sekarang?”
...⊰᯽⊱┈──╌❊╌──┈⊰᯽⊱...
Sementara ini, di dalam sebuah ruangan gelap dan basah. Seorang pemuda tampak menggantung dengan rantai yang mengikat kedua tangannya. Setelah apa yang dikatakan olehnya di lembah pemakaman hantu juga di depan mayat saudaranya sendiri, Liu Zhang Chen sama sekali tidak ingat bagaimana ia bisa mengatakan semua itu?
Ketika dirinya terpojok, ia menatap mata Shangzhu Shi sekilas. Dan karena hal itu, ia menjadi tidak terkendali seolah ia sedang dikendalikan oleh seseorang.
__ADS_1
”Tempat apa ini? Mengapa aku bisa ada di sini?” gumam Liu Zhang Chen dengan bingung setelah ia melihat kedua tangannya sudah di rantai dan direntangkan seolah ada seseorang yang akan mencambuknya hingga mati.
”Chen'er,... Kau tidur cukup lama.” ucap seorang laki-laki yang bersembunyi di sudut gelap.
”Kau ini siapa? Mengapa kau membawaku kemari?” tanya Liu Zhang Chen dengan serius.
”Haah? Bukankah kau sendiri yang menyatakan dirimu keluar dari Sekte dan berhenti menjadi Guru untuk anak itu?” ucap laki-laki dengan heran.
Liu Zhang Chen menggertakan giginya dan membentak, ”Katakan siapa kau ini?!” ucapnya dengan ekspresi kesal.
”Baru saja sepuluh tahun aku meninggalkanmu dan kau sudah melupakan suaraku?” tanya laki-laki sambil berjalan menghampirinya.
Liu Zhang Chen tidak menjawab dan menatapnya dengan sangat marah.
Tidak lama kemudian, laki-laki itupun memunculkan dirinya kembali dan alangkah terkejutnya setelah ia tahu siapa laki-laki yang sudah membawanya.
”Shangzhu~ Shi?”
Liu Zhang Chen terdiam sambil menahan wajah terkejutnya. Ia tampak tidak percaya dengan kemunculannya ini. Karena bagaimanapun juga, pertemuannya dengan Shangzhu Shi di lembah pemakaman hantu sudah gagal karena ia telah berada di bawah kendalinya.
__ADS_1
Ia sudah menabur debu hipnotis saat Liu Zhang Chen mengkremasikan mayat Luo Xuan Ying dengan seorang pemuda bernama Yun Xie sehingga, Liu Zhang Chen langsung berada di bawah kendalinya saat ia muncul kembali di tempat yang sama.
Shangzhu Shi tersenyum seringai dan berkata, ”Lama tidak bertemu, Chen'er murid kesayangan ku.”