Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Maaf.


__ADS_3

Aku pun terbangun dari tidurku karena terkejut bermimpi tentang okan,hadirnya okan di dalam mimpiku membuatku tersadar dan bangkit dari kesedihanku.aku pun tiba di tanah air karena tidak hati-hati dan memperhatikan langkahku aku pun menabrak seseorang .


"Aah maaf aku tidak sengaja" kataku tanpa melihat wajah orang yang aku tabrak selama dibandara saat aku mengambil koperku.


"Ini bukan salahmu,aku juga tiodak memperhatikan langkahku" suara dari pria yang bertabrakan denganku pun menyadarkanku dan membuatku melihat kearahnya.


"Sekali lagi maaf,aku duluan" kataku yang merasa tidak asing dengan wajahnya namun aku lupa pernah melihat wajahnya dimana.


Setelah  aku berada di dalam taxi lamunanku pun kembali tertuju akan mimpiku tentang okan,aku pun meminta maaf dari dalam hatiku dan berjanji akan memulai kembali kehidupanku.Hari-hari aku lalui dengan menyibukkan diri di butikku agar aku bisa melupakan kesedihanku...


"Mama..bisa bicara sebentar?" kata sabrina anakku.


"Masuklah" jawabku.


"Aku tahu mama saat ini sedang berduka atas kepergian om okan,tapi aku ingin mama bangkit kembali dan meneruskan hidup mama karena mama berhak bahagia" kata sabrina anakku.


"Tentu sayang,mama akan melupakan semuanya demi kalian anak-nak mama" kataku.


"Kalau nanti mama bdertemu dengan seseorang yang baik menikahlah dengannya" kata sabrina dengan menggenggam tanganku.

__ADS_1


"Tentu mama tidak akan kalah denganmu,mama akan memacari seseorang lalu menikah dengannya" kataku dengan senyuman menghiasi wajahku.


"Aku sudah putus ma,keenan bertemu dengan seseorang yang membuat hatinya berpaling" kata sabrina.


"Kamu masih muda masa depanmu masih panjang" kataku.


"Mama benar aku akan fokus dengan kuliah dulu ma"


"Raihlah mimpimu nak,mama akan mendukungmu" kataku.


"Mau makan bersamaku mom?"  tanya sabrina.


Aku dan sabrina pun tiba dicafe tempat dimana aku dan okan menghabiskan waktu bersama,selain makanannya enak aku juga ingin mengenang masa-masa kami bersama.Kami pun mulai menyantap makanan yang telah dihidangkan...


"Bukankah kita pernah bertemu sebelumnya?" suara seorang lelaki membuatku melihat ke arah asal suara.


"Ya " jawabku setelah memperhatikan dengan seksama wajah pria itu.


"Om..om makan siang disini juga?" kata sabrina yang membuatku terkejut kenapa anakku mengenal pria ini.

__ADS_1


"Sabrina,apa kabarmu?om sudah mendengar semua dari keenan" jawab pria itu.


"Sepertinya kami tidak cocok om" jawab sabrina.


"Apakah saya bisa bergabung disini? " tanya pria itu.


"Tentu" jawabku setelah menyadari pria ini ternyata orang tua dari keenan mantan kekasih anakku.


Kami pun makan bersama setelah berkenalan,sebelum berpisah kami pun bertukar nomor ponsel karena aku tertarik untuk bekerja sama dengannya.Aku ingin apa yang telah ditinggalkan okan bisa terus aku kembangkan,aku berencana akan bekerja sama dengannya dalam dunia bisnis.Aku pun sering bertemu dengan pria yang bernama arya mahardika pebisnis ternama itu.Hari ini aku kembali membuat janji untuk bertemu dengannya untuk membicarakan rencana kerja sama antara aku dan dirinya.Arya pria dewasa yang mapan sekaligus berwajah tampan,melihatku dekat dengan orang tua dari mantan kekasihnya sabrina pun memintaku kembali membuka hatiku.


"Sepertinya om arya menyukai mama" kata sabrina yang berbaring diranjangku.


"Mulai lagi deh" kataku.


"Mama boleh kok kalau mau menikah dengan om arya"kata sabrina lagi.


"Kau akan merestui mama?" tanyaku dengan mencubit pipi sabrina anakku.


"Tentu karena dia pria yang baik sekaligus dewasa,om arya juga mapan" kata sabrina yang memberikan keyakinan.

__ADS_1


__ADS_2