Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Papa datang sebagai penyelamat...


__ADS_3

Aku beruntung karena papa mertuaku tiba-tiba saja datang menyelamatkan kami, walau pun aku merasa tidak enak karena menjadi tontonan karyawan di perusahaan.


"Apa yang kau lakukan disini? "


"Aku datang mengunjungi anakku sekaligus aku membawa calon menantu pilihanku"


"Kau pilih mau keluar secara baik-baik atau aku akan menyeretmu keluar? "


"Kenapa kau memperlakukan aku seperti ini? "


"Aku melakukan ini karena terpaksa, kau yang memaksaku bertindak seperti ini"


"Aku tidak akan pergi sebelum bimo menyetujui perjodohan ini"


"Aku tidak akan mengikuti kata-kata mama karena aku sudah mempunyai calon istri"


"Aku dengar itu? " kata papa mertuaku.


"Mama tidak mau tau kau harus menikah dengan wanita pilihan mama"


"Security cepat seret perempuan sinting ini dari ruang kerja anakku" kata papa mertuaku lewat sambungan telepon yang ada dimeja kerja bimo. tidak lama kemudian datang empat orang security yang bekerja diperusahaan.


"Seret kedua wanita ini keluar, kalau kalian membiarkannya masuk ke perusahaan maka kalian yang akan aku pecat camkan itu"


"Siap pak, ayo keluar"

__ADS_1


"Kau akan menyesal bimo karena kau menikahi wanita pembawa sial ini" aku pun hanya menutup mataku menagan amarah dan rasa malu diteriaki seperti itu oleh tante rina.


"Aku minta maaf sayang atas apa yang mama lakukan, jangan disimpan dihati atas apa yang mama katakan"


"Aku mengerti"


"Sebaiknya kalian percepat saja pernikahan kalian sebelum wanita sinting itu semakin berulah"


"Baik pa, terima kasih atas dukungan papa"


"Lanjutkan pekerjaan kalian papa mau kembali ke ruangan papa" papa bimo pun keluar dari ruang kerja kami.


"Kau baik-baik saja sayang? " tanya bimo.


"Aku baik-baik saja, ayo kita lanjutkan pekerjaan kita"


"Kenapa tente rina tidak menyukaiku? "


"Bukan hanya padamu, sebelumnya mama juga menentang hubungan bima dengan kekasihnya"


"Lalu aku harus bagaimana? "


"Tidak perlu takut aku tidak akan mengikuti kemauan mama karena aku hanya mencintaimu"


"Berjanjilah kau tidak akan menghianatiku"

__ADS_1


"Aku janji sayang"


Kami pun melanjutkan pekerjaan kami dan kami pun makan siang bersama papa bimo.Aku senang papa mertuaku itu menyukaiku dan mendukung hubungan kami, berbeda dengan tante rina yang justru menantang hubungan kami.


Kami bertiga makan siang bersama direstoran sambil membicarakan pekerjaan kami, hingga seorang wanita cantik menghampiri kami. Wanita berusia sekitar 40 tahun dengan penampilan menawan dengan senyum ramah lalu segera menyapa papa mertuaku.


"Kau sudah datang? "


"Maaf mas aku terlambat"


"Bimo, lily kenalkan ini tante susan dia calon istri papa" kami pun berkenalan dengan wanita itu.


"Kelihatannya papa tidak mau kalah denganku, kenapa papa baru mengenalkan tante susan sama kami? " goda bimo.


"Papa baru saja dekat dengan susan dan kami bertemu secara tidak sengaja,bagaimana menurut kamu bim? "


"Cantik pa.. cocok untuk menjadi pendamping papa"


"Setelah kamu menikah papa akan menikah dengan tante susan"


"Kenapa ngak barengan saja pa pesta pernikahan kita digelar? ".


"Ide yang bagus,bagaimana menurutmu susan? "


"Aku sih terserah kamu saja mas" kata tante susan dengan wajah malu-malu.

__ADS_1


Aku menyukai tante susan yang sebentar lagi akan menjadi ibu mertuaku, dia wanita sederhana dengan hati yang sangat baik. Berbeda dengan tante rina yang terang-terangan menolakku bahkan membenciku karena statusku. Aku dan tante susan pun menjadi akrab dalam waktu singkat diacara makan siang itu.


__ADS_2