Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Dipantai...


__ADS_3

Aku pun menikmati suasana pantai bersama gerry yang dengan setia menemaniku sedari tadi,aku melihat gerry mengeluarkan ponselnya namun aku kembali mengarahkan pandanganku kearah pantai dan tiba-tiba saja gerry mengambil gambar diriku dan aku pun terkejut dengan aksinya.Untuk mencairkan suasana gerry memutar lagu lawas yang kebetulan aku juga menyukai lagu itu.


 


"Menikahlah denganku setelah kamu bercerai dengannya" aku pun terkejut mendengar kata-kata gerry.


"Apa aku tidak salah dengar?"aku pun menatap rai yang duduk disebelahku.


"Aku serius dengan ucapanku,menikahlah denganku" gerry pun menatap ke arahku dengan keseriusannya.


"Beri aku waktu untuk menyelesaikan urusanku" kataku mantap.


"Sudah malam,sebaiknya kita pulang,ayo" gerry pun mengulurkan tangannya mengajakku jalan bergandengan tangan seperti pasangan pada umumnya.


 


 


Aku yang telah tiba dirumah disambut rai dan kedua orang tuanya yang menatap tajam ke arahku,aku tahu kedua orang tuanya tentu sudah tahu apa yang telah terjadi.Ibu mertuaku pun memanggilku memintaku duduk bersama mereka.


 


"Duduk mama ingin bicara"

__ADS_1


"Sepertinya mama dan papa sudah tahu kelakuan rai diluar sana" kataku dengan nada kesal.


"Rai memang sudah menceritakan semuanya sama mama dan papa,tapi bukan berarti kamu tidak bersalah" aku terkejut mendengar kata-kata yang keluar dari mulut mertuaku itu.


"Bisa mama jelaskan dimana letak kesalahanku?" aku pun menatap wajah ibu mertuaku dan tentu saja aku tidak terima dengan perkataan mertuaku itu.


"Kamu tidak pernah menjalankan kewajibanmu sebagai seorang istri,itu sebabnya rai mencari kesenangan diluar sana"


"Itu artinya papa yang selingkuh dengan wanita lain juga karena mama tidak menjalankan kewajiban mama sebagai seorang istri?" aku pun menatap wajah ibu mertuaku tanpa berkedip sedikit pun.


"Sudah-sudah jangan bertengkar lagi,lupakan semua ini dan kamu lily maafkan rai perbaiki hubungan kalian"


"Aku ingin bercerai dengannya dan keputusanku sudah bulat" aku pun pergi meninggalkan ruang tamu lalu naik ke lantai dua menuju ke kamarku.


"Apa kau tuli?aku mau cerai" kataku lagi.


"Apa kau gila?bagaimana nasib anak-anak kalau kita bercerai?"


"Anak-anak ikut denganku" aku pun mengambil handuk lalu segera menuju ke kamar mandi dan menguncinya.


 


Keputusanku sudah bulat karena aku sudah tidak sanggup hidup dengan pria seperti rai,aku bercerai bukan karena hadirnya gerry namun aku benar-benar muak dengan semua ini.Aku masih muda dan jalanku masih panjang,aku tidak ingin terpaku dengan pria yang tidak bertanggung jawab ditambah lagi rai menghianatiku.Selama aku menikah dengannya aku bahkan tidak pernah mendapat nafkah darinya.Selama aku menikah dengannya aku pun menjadi tulang punggung,apakah ini adil untukku?setelah selesai dengna ritual mandiku aku pun keluar setelah berpakaian lengkap dan pada saat aku keluar rai duduk di atas kasur dengan kepala tertunduk.

__ADS_1


 


"Apakah tidak ada kesempatan kedua untukku?"


"Aku sudah memberimu kesempatan namun kamu menyia-nyiakan kesempatan itu"


"Beri aku kesempatan sekali lagi dan aku janji akan memberimu nafkah setiap bulan"


"Maaf aku sudah menutup pintu maaf untukmu,sampai disini saja hubungan kita dan secepatnya aku akan mencari tempat tinggal, mulai malam ini aku akan tidur di kamar anak-anak" aku pun mengambil bantal dan gulingku keluar dari kamar setelah aku mengambil ponselku.


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2