Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Okan datang...


__ADS_3

Setelah ranti pulang aku pun meneruskan pekerjaanku yang sempat tertunda,setelah membuat secangkir kopi untuk menemaniku bekerja aku dikejutkan dengan ketukan pintu dan ternyata yang datang adalah okan.


 


"Dari mana kau tahu aku berada disini?" tanyaku pada okan yang datang membawa bunga untukku.


"Rahasia dong,nih"


"Terima kasih,kau mau kopi?"


"Boleh juga asal itu tidak merepotkanmu"


"Santai saja,tunggu sebentar ya"


 


Aku mulai akrab dengan okan,okan pria yang baik dan juga sangat sopan.Okan pria yang sukses dan dia kini sedang mencari pasangan setelah putus dengan pacarnya yang memilih menikah dengan pria lain.Setelah pertemuanku dengan ranti dikantor aku melihat hubungannya dengan bimo baik-baik  saja dan aku ikut senang melihat kebahagiaan mereka yang tengah berbulan madu.


 


 


Aku dan ranti bagaikan saudara,ranti banyak curhat padaku tentang hubungannya dengan bimo.Sedangkan okan hampir setiap harinya datang mengunjungiku dan mengajakku untuk nongkrong bareng dicaffee langganannya.Orang lain yang melihat kedekatan kami pasti akan mengira kami ini pasangan kekasih karena cara okan memperlakukanku seperti memperlakukan kekasih yang dicintainya.


 


 

__ADS_1


Sebulan setelah menjalin hubungan dengan okan malam itu okan menyatakan perasaannya padaku,aku tidak ttahu harus menjawab apa karena sedikit pun aku tidak menaruh perasaan padanya dan hanya menganggapnya teman.Dengan halus aku pun menolak pernyataan cinta okan karena aku masih berstatus istri bimo,okan juga lebih muda dariku.


 


"Aku tidak bisa okan" aku pun menolaknya.


"Kenapa?"


"Aku ini wanita bersuami"


"Bercerailah dengannya lalu menikah denganku karena dia juga bukan pria yang baik"


"Tidak bisa okan..ada anak diantara kami"


"Kau masih mencintainya?" tanya okan lagi.


"Baiklah kalau begitu jadikan aku kekasih gelapmu"


"Kau gila,aku tidak mungkin melakukan itu" jawabku.


"Kenapa tidak?bimo saja menghianatimu dengan menikahi ranti"


"Tapi bukan berarti aku harus melakukan hal yang sama,tolong mengerti"


"Apa aku jelek?"


"Tidak kau pria yang tampan,carilah wanita yang jauh lebih muda dariku dan lebih menarik"

__ADS_1


"Tapi aku hanya menyukaimu,aku jatuh cinta padamu"


"Aku harus pulang" aku pun berusaha menghindari pernyataan cinta okan namun tanganku ditahan agar duduk kembali.


"Duduklah aku belum selesai bicara"


"Baiklah" aku pun mengalah.


"Aku akan menunggu sampai kau siap berpisah darinya,maksudku aku akan menunggu sampai kau siap"


"Okan..."


"Ayo kita pulang"


 


Setelah kembali kerumah aku yang sedang berada dikamar sendirian terus memikirkan pernyataan cinta okan,aku sadar aku telah membuat semua ini terjadi yang dimana aku membiarkan okan mendekatiku.Aku bingung bagaimana menghindarinya karena setiap harinya okan akan datang ke butik seperti biasanya,aku pun mengusap kasar wajahku karena telah membuat pemuda itu menaruh hati padaku.Tidak ingin mengambil pusing apa yang baru saja terjadi aku pun memutuskan untuk mandi lalu tidur,selama aku memulai ritual mandiku aku pun melihat tubuh telanjangku dan memperhatikan wajahku apakah aku masih pantas berada disamping pemuda itu? begitulah yang ada dibenakku.


 


Keesokan harinya aku yang sedang berada butik mulai gusar bagaimana aku harus bersikap didepan okan ketika dia datang mengunjungi butikku nantinya.Dari pagi sampai pukul 12 siang aku terus melihat ke ponselku yang dimana biasanya okan akan mengirimiku pesan singkat tapi berbeda dengan hari ini,okan seakan menghilang setelah aku tolak.Aku pun mencoba mengalihkan pikiranku dengan menyibukkan diriku dan tanpa terasa hari sudah sore aku pun bersiap pulang karena merasa lelah karena pengunjung hari ini lumayan ramai.


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2