Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Sabrina wisuda.


__ADS_3

Tepat dihari ini sabrina wisuda semua anak-anakku ikut merayakan dan meramaikan hari dimana wisuda sabrina kecuali yuda yang masih harus menjalani rehabilitas karena yuda berkali-kali kabur dari tempat dimana ia direhab.Sabrina terlihat bahagia dan tepat dihari sabrina wisuda seorang pria melamar sabrina,aku pun menikahkan sabrina dengan pria pilihannya itu.


Dihari pernikahan sabrina yang bahagia ini rai hadir dipernikahan anak kami,aku senang rai bisa menghadiri pernikahan anaknya karena bagiku tidak ada namanya mantan anak.Arya pun memberi ruang untukku dan rai bicara 4 mata,aku pun menceritakan apa yang menimpa yuda anak kami karena rai berhak tahu.Rai meminta ijin untuk mengunjungi yuda di panti rehab dan aku menyetujui permintaannya itu dan kami pun bersama mengunjungi yuda.yuda erlihat sangat senang beretemu dengan kami dan berjanji akan segera bertaubat dan tidak akan mengulangi perbutaannya itu.


"Papa-mama" yuda pun berlari kepelukan kami.


"Yuda" kata rai lalu aku bisa melihat air matanya menetes.


"Yuda rindu papa,maaf yuda sudah mengecewakan papa" kata yuda mengusap air maanya yang mengalir.


"Papa sudah memaafkanmu,maaf selama ini papa tidak berada disampingmu nak"

__ADS_1


Melihat pertemuan antara rai dan yuda membuatku terharu dan tanpa terasa air mataku pun menetes membasahi pipiku.Setelah mengunjungi yuda aku dan rai pun berpisah dan pulang kerumah masing-masing.Aku menjalani kehidupanku sendiri begitu juga dengan rai memulai semuanya dari awal lagi,kami berjanji akan menjadi teman dan akan terus ada untuk anak-anak kami.Sementara bimo dipenjara karena membunuh pria yang menjadi selingkuhan istrinya.Bimo menjadi gelap mata meliha kemesraan isrinya dengan pria lain lalu terjadilah perkelahian yang menyebabkan kematian pria yang diketahui selingkuhan istrinya itu.Aku yang mendapat panggilan telepon dari pihak kepolisian segera menuju ke kantor polisi karena itu permintaan bimo,aku pergi dengan ditemani arya suamiku.


"Apa yang terjadi bim?dan apa yang bisa aku bantu?"


"Aku hanya ingin menitipkan anak-anak selama aku berada disel,maaf aku membuatmu susah"


"Aku janji aku akan menjaga anak-anak kita dengan baik dan aku akan mencarikanmu pengacara"


Bimo divonis 20 tahun penjara atas perbuatannya yang telah menghilangkan nyawa orang,sementara istrinya terakhir aku ketahui sedang menjalani perawatan karena menderita penyakit kanker serviks.Misteri kehidupan ini tidak ada seorang pun yang tahu,setiap insan akan menjalani pasang dan surutnya kehidupan.Aku yang kini telah menemukan kebahagiaanku hidup tidak hanya bergemilangan harta tapi aku mendapatkan kasih sayang dari suami yang bernama arya,suami yang mencintaiku sekaligus menerima semua kelebihan dan kekuranganku.arya juga sangat menyayangi semua anak-anakku dan menganggap mereka sebagai anak-anaknya sendiri.Pria seperti arya tidak akan pernah aku temui lagi mungkin dikehidupan yang akan datang.Pria hebat yang akan terus mendampingiku sampai maut memisahkan kami berdua.


"Sayang" teriak arya sambil melambaikan tangannya.

__ADS_1


"Aku akan kesana" teriakku lalu segera berlari kearah arya dengan bertelanjang kaki butiran pasir dipantai mengiringi langkahku berlari kepelukan arya.


"Jangan berlari sayang" teriak arya namun aku tidak memperdulikan perkataannya lalu segera menghampirinya dan memeluknya erat.


"Aku mencintaimu dan aku sanga bahagia hidup bersamamu,erima kasih telah menjadi pendampingku" kataku lalu mengecup bibir arya.


"Aku lebih mencintaimu" arya pun membalas ciumanku lalu kami pun bergandengan tangan menyusuri pantai.


TAMAT.


*****

__ADS_1


Terima kasih sudah baca karya saya dan maaf kalau ada kesalahan dalam penyusunan kata-kata karena author hanyalah manusia biasa dan masih tahap belajar menjadi penulis.Terima kasih untuk semua dukungan dari para pembaca setia author.


__ADS_2