Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Aku sudah mendengar semuanya...


__ADS_3

Tidak tahan mendengar apa yang mereka katakan aku pun keluar dari tempat persembunyianku dan berjalan kearah rai yang tidak menyadari kedatanganku,aku yang telah berdiri dihadapan mereka dengan ponsel yang merekam adegan kemesraan mereka pun mengeluarkan suaraku yang membuat rai terkejut dan kelabakan lalu menyingkirkan wanita selingkuhannya dari pangkuannya.


 


"Aku sudah mendengar semuanya" kataku dengan ponsel ditanganku yang merekam wajah keduanya.


"Sayang ini tidak seperrti yang kamu lihat,kamu salah  paham aku bisa jelaskan semuanya" rai pun berusaha mengelak dari perbuatannya.


"Tidak perlu menjelaskannya lagi aku sudah mendengar semuanya bahkan sudah aku rekam semuanya" bentakku yang  membuat rai terkejut.


"Sudahlah sayang akui saja,katakan padanya kalau kau sudah bosan bersamanya" wanita yang menajdi selingkuhan rai pun membuka suara.


"Diam kau !!" rai pun membentaknya.


"Kamu membentakku demi dia?" wanita itu pun meluapkan amarahnya dengan memukuli rai.


"Hentikan,pergi dari sini biar aku bisa bicara berdua dengan istriku" rai pun menyeret wanita selingkuhannya keluar dari tokonya. sementara aku dengan gerakan cepat mengirimkan bukti video itu ke mira dan tanpa aku sadari aku justru mengirim video itu ke gerry juga.


"Sayang aku bisa jelaskan dengarkan aku hapus video itu" rai pun berjalan mendekatiku.


"Tidak ada yang perlu dijelaskan lagi dan aku tidak akan menghapus video ini" kataku lalu memasukkan ponselku dalam tas.

__ADS_1


"Sini handphone kamu" rai pun memaksa ingin merampas ponselku.


"Apa-apaan kamu?"


"Berikan ponselmu selama aku masih memintanya baik-baik"


"Tidak aku tidak akan menyerahkan ponselku" aku pun bersikeras menahan tangan rai dan tiba-tiba.


Plaakk!!rai pun menamparku dengan keras,setelah mendapat tamparan keras dari rai aku yang masih memegang pipiku langsung pergi meninggalkan toko milik rai dan berlari sekuat tenagaku tanpa melihat kebelakang lagi.Aku pun segera menuju ke mobilku,dari kaca mobilku aku melihat rai mengejarku.Aku pun menambah kecepatan mobilku dan menjauh dari rai.Dalam keadaan kebingungan aku pun mengarahkan mobilku menuju rumah mira setelah terlebih dahulu menghubunginya,mira pun menunggu kedatanganku didepan rumahnya lalu mengarahkan mobilku agar masuk ke garasi dan dengan cepat mira menutup garasi dan menyusulku kedalam.


 


"Ada apa dengan wajahmu?" tanya mira lalu memelukku.


"Aku sudah melihat video yang kamu kirimkan dan gerry mencari keberadaanmu"


"Bagaimana gerry bisa  tahu?" tanyaku lalu menghapus aiar mata yang mengalir.


"Periksa ponselmu lihat kalau kamu juga mengirimkan video itu" mira pun menjelaskan padaku dan setelah aku lihat aku baru menyadarinya.


"Hubungi dia dan suruh segera kembali"

__ADS_1


"Aku sudah menghubunginya dan sebentar lagi dia akan sampai,ayo kita masuk kedalam" mira pun mengajakku ke kamarnya lalu menyerahkan kain yang telah direndam air dingin untuk mengompres wajajhku yang memar bekas tampar tangan rai.


"Terima kasih maaf aku merepotkanmu"


"Tidak perlu merasa sungkan,ceritakan apa yang terjadi?" mira pun kembali menanyaiku.


 


Aku pun menceritakan apa yang terjadi dan memberikan ponselku agar mira bisa melihat video yang lainnya yang telah kurekam.Sembari menceritakan kejadian yang aku alami dan dengan tangan satunya aku mengompres pipiku namun tiba-tiba pintu kamar mira dibuka dengan paksa dan ternyata itu adalah gerry yang baru saja pulang setelah berkeliling mencariku.Gerry pun langsung memelukku dengan erat lalu memeriksa keadaanku dengan wajah cemasnya bak seorang kekasih yang menghawatirkan wanitanya.


 


"Apakah kamu terluka?dimana yang sakit?" tanya gerry yang membuat aku dan mira bingung melihat sikapnya.


"A-aku baik tidak ada yang perlu dikhawatirkan" jawabku.


"Pipimu,dia yang melakukannya?" tanya gerry aku pun mengangguk.


"Dasar baj*ng*n!!" geram gerry lalu membantuku mengompres bekas tamparan rai.


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2