Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Pulang....


__ADS_3

Aku yang selama satu bulan ini melarikan diri dari rumah tepatnya aku lari dari masalah yang tengah aku alami ini dan akhirnya aku putuskan untuk menghadapinya bukannya bersembunyi seperti yang aku lakukan saat ini.Ya...aku harus kembali kerumah dan dengan kepercayaan diri dan tekad akan menghadapi masalah aku pun kembali ke rumah mertuaku.


"Kamu yakin nak mau kembali ke rumah itu?"


"Aku yakin tante karena masalah harus dihadapin bukan di hindari"


"Baiklah biar anak tante yang akan mengantarmu pulang"


"Terima kasih tante..maaf selama ini lily sudah merepotkan tante"


"Bersiaplah tante tunggu diluar"


Setelah mengemasi semua pakaianku aku pun kembali kerumah mertuaku,aku pun segera membawa anakku ke kamar dan aku segera turun untuk berbicara dengan papa mertuaku.


"Aku sudah siap untuk bekerja dikantor pa"


"Bagus..itu yang papa suka darimu,wanita yang tangguh dan penuh semangat"


"Terima kasih pa"


"Lalu aku akan bekerja dibagian apa pa?"


"Yang jelas jabatanmu lebih tinggi dari bimo"

__ADS_1


"Tapi pa..."


"Papa sengaja melakukan itu agar bimo tidak bisa menindasmu" kata mama susan.


"Sebentar lagi pengasuh anakmu akan segera tiba dan kau bisa bekerja dengan tenang nantinya"


"Sekali lagi terima kasih pa"


"Beri pelajaran untuk bimo nak,anak itu harus di mendapat ganjaran setimpal"


"Tentu pa..lily akan membuatnya jera"


"Bagus.." papa pun memberiku jempol.


Belum genap setahun bimo menikahi selirnya aku mendapt kabar kalau mereka telah bercerai karena amanda ketahuan selingkuh dengan pria lain.Aku hanya tersenyum mendapat kabar itu,bimo pun kembali dan berlutut dihadapanku berharap aku memaafkannya.


"Tidak..aku tidak akan bangun sebelum kau memaafkanku dan menerimaku kembali"


"Aku sudah memaafkanmu dan aku akan menerimamu kembali dengan catatan kau tidak akan mengulangi perbuatanmu itu"


"Benarkah?terima kasih aku janji tidak akan mengulanginya lagi"


Aku pun masuk ke kamar disusul bimo yang mengikuti dari belakang.Bimo ingin memelukku namun aku menghindar karena masih ada amarah dihatiku,aku merasa jijik jika disentuh bimo.

__ADS_1


"Maaf bim jangan menyentuhku,aku belum siap"


"Aku tahu kau pasti merasa jijik,aku akan menunggu"


"Bersihkan dirimu" aku pun keluar dari kamar.


Aku pun duduk diruang tamu,aku masih kesal setiap kali mengingat perbuatan bimo.Aku pun bangun lalu menyambar kunci mobilku lalu pergi mencari udara segar menenangkan diriku yang masih dibakar api amarah.


Setiap harinya bimo memberiku seikat bunga,aku hanya meletakkannya di dalam vas yang ada didekat meja kerjaku.Aku dan bimo bekerja seperti biasanya dan kami berangkat masing-masing dengan kendaraan yang kami miliki.Siang harinya bimo mengajakku makan siang bersama namun berkali-kali aku tolak karena aku lebih memilih makan diruang kerjaku dengan memesan makanan online.Aku masih merasa canggung untuk makan bersamanya,bahkan dirumah saja aku menolak makan satu meja dengannya.


"Mau sampai kapan kau bersikap seperti ini?" tanya bimo.


"Apa maksudmu?"


"Kau terus menolak ajakanku untuk makan siang bersama" kata bimo yang berdiri didepan meja kerjaku.


"Keluarlah aku sibuk"


"Aku akan tinggal diapertemen hari ini"


"Bagus lakukan sesukamu"


"Aku akan menunggu dan menunjukkan padamu kalau aku sudah berubah"

__ADS_1


"Lakukan apa yang menurutmu baik"


"Aku masih menunggu maafmu dan kembali seperti lily yang dulu aku kenal" bimo pun keluar dari ruanganku.


__ADS_2