Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Bimo marah...


__ADS_3

Aku pun pulang ke apertemen setelah mengantarkan mira pulang terlebih dahulu,didepan pintu apertemenku bimo berdiri menungguku pulang.Aku pun membuka pintu lalu mengajaknya masuk agar kami bisa bicara didalam.


 


"Masuklah"


"Ceritakan apa saja yang mama katakan padamu?"


"Ya intinya dia tidak menyetujui hubungan kita karena aku ini ibu tunggal"


"Lalu kau mengiyakan permintaan mamaku yang ingin kita menjaga jarak"


"Ya.."


"Secepat itu kau ingin menyerah?bahkan kita baru mulai?"


"Kita hanya rekan kerja"


"Lalu apa artinya yang kita lakukan semalam?kau membalas ciumanku"


"Aku hanya terbawa suasana"


"Ooh ya?"


"Ya"


"Aku katakan sekali lagi aku tidak akan menyerah dan aku akan menunggumu,aku juga tidak peduli mama setuju atau tidak aku tetap akan menikah denganmu" bimo pun pergi.


 


Setelah bimo pergi meninggalkan apertemenku aku pun duduk lalu menghubungi mira menceritakan semuanya.Mirakah satu-satunya temanku dan tempat aku mencurahkan isi hatiku.Cukup lama kami bicara di telepon dan percakapan kami terputus setelah mira mengatakan harus pergin bersama pasangannya.


 


Dirumah bimo telah terjadi keributan antara ibu dan anak itu,bimo menegur mamanya karena terlalu ikut campur kehidupannya.Aku mengetahuinya dari bimo yang mengirimkanku pesan,begitu juga dengan tante rina yang mengirimiku pesan singkat,tante rina pun memarahiku dan mengatakan sampai kapan pun dia tidak akan menerimaku.

__ADS_1


 


"Aku harap mama tidak mencampuri urusanku"


"Mama orang melahirkanmu kedunia ini dan mama berhak untuk menentukan jalan hidupmu"


"Apakah kematian bima belum cukup ma?"


Plakk!!


"Jaga mulutmu bimo"


"Akibat mama tidak merestui hubungan bima dengan kekasihnya membuat mama kehilangan anak mama,apa belum cukup dengan kepergian bima?" tanya bimo.


"Itulah sebabnya mama tidak mau kehilangan kamu,mama mau kamu mendapat pasangan yang terbaik dan sederajat dengan kita"


"Aku tidak akan membiarkan mama mencampuri kehidupanku dan aku akan pergi dari rumah ini kalau mama masih bersikeras memisahkan aku dengan lily"


"Lily itu janda beranak dua,dia tidak pantas untukmu nak"


"Kamu anak mama satu-satunya dan pewaris harta kekayaan papamu,diluar sana masih banyak wanita yang pantas berada disampingmu tapi bukan lily"


"Aku hanya mencintai lily dan aku tidak perduli mama setuju atau tidak aku tetap akan menikahinya"


"Bimo dengarkan mama jangan mencoreng nama baik keluarga kita"


"Ada apa ini?"


"Bimo pa dia menjalin hubungan dengan janda beranak dua"


"Biarkan saja dia mau menajalin hubungan dengan siapa pun dan aku harap mama tidak mencampurinya karena bimo lah yang berhak menentukan jalan hidupnya"


"Tapi pa.."


"Awas saja kalau mama berani mencampuri urusannnya papa tidak akan segan-segan mengembalikan mama kerumah orang tua mama"

__ADS_1


"Papa!!"


"Terima kasih pa.." bimo pun memeluk papanya.


"Bawa pacarmu,kenalkan sama papa"


"Baik pa"


 


Bimo pun menghubungiku dan menceritakan semuanya,aku senang mendapat dukungan dari papanya,aku juga tidak menyangka kalau bimo dari keluarga yang kaya raya dan perusahaan tempatku bekerja juga perusahaan milik keluarga bimo.Aku pun diajak kerumah mewah milik kedua orang tua bimo,aku pun mendapat sambutan hangat dari papa bimo sedangkan mamanya tampak tidak senang dengan kehadiranku.Kami pun makan bersama dengan sedikit berbincang dimeja makan.


 


"Kapan kalian akan menikah?"


"Uhuk..uhuk.." aku pun tersedak mendengar apa yang dikatakan papanya.


"Pelan-pelan sayang" kata bimo yang duduk disampingku lalu memberikan segelas air dan aku pun langsung minum sampai habis.


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2