
Seperti biasanya setalh mengantar anakku ke sekolah aku pun segera menuju ke kantorku dan betapa terkejutnya aku melihat gerry ada di perusahaan tempatku bekerja.Melihat kedatanganku gerry pun melambaikan tangannya dan melempar senyuman ke arahku.Aku yang kebingungan pun segera menghampirinya dan berdiri disamping mira.
"Kenapa dia ada disini?" kataku dengan berbisik pelan ke mira.
"Dia sekarang akan bekerja disini dan menjadi atasan kita dan kamu ditunjuk menjadi asisten pribadinya"
"Apa!!" aku yang terkejut pun spontan bersuara kuat membuat semua orang melihat ke arahku.
"Kamu ikut aku keruanganku" setelah memberi perintah gerry pun masuk keruang kerjanya,sedangkan aku menuruti perintahnya dengan berjalan di belakangnya.
"Mulai hari ini aku adalah pimpinanmu dan aku harap kita bisa bekerja sama dengan baik" kata gerry setelah duduk di kursi dibelakang meja kerjanya dengan mana melihat kerahku,sorotan mata penuh kemenangan.
"Baik pak" jawabku.
"Buatkan aku kopi setelah itu kembalilah bekerja"
"Baik" aku pun segera ke pantry untuk membuatkan gerry kopi.
__ADS_1
Hari pertama gerry menjadi atasanku semuanya berjalan lancar walau pun aku harus mengikuti semua perintahnya termasuk makan siang bersama tanpa mira adiknya,gerry mengajakku makan siang ke restoran mewah yang aku belum pernah menginjakkan kaki ketempat semewah ini.Aku pun hanya mengikuti langkahnya dan duduk berhadapan dengannya.Untuk pertama kalinya aku tidak berani melihat kearahnya setelah gerry menjadi bosku,penampilan gerry yang berbeda dari biasanya membuat wajah tampannya tampak sempurna dimataku.
"Pesan apa pun yang kamu inginkan karena aku yang akan mentraktirmu"
"Samakan saja dengan pesananmu"
"Baiklah biar aku yang akan memesankannya" gerry pun memesan dua porsi makanan yang sama begitu juga dengan minumannya,sembari menunggu aku pun membalas pesan singkat mira.
"Apakah aku membebanimu?"
"Kalau diluar kantor apa lagi diluar jam kerja panggil saja namaku"
"Baik"
__ADS_1
Makanan yang kami pesan pun tiba kami makan tanpa ada yang berbicara satu sama lainnya,kami makan dengan tenang dan dalam waktu singkat aku sudah menghabiskan semua makanan yang ada dipiringku tanpa tersisa sedikit pun.Kami pun bersantai sejenak dengan minum kopi dan aku akui kopi direstoran jauh lebih enak ketimbang buatanku,kami pun mengobrol seputar pekerjaan hingga secangkir kopi kami habis kami pun segera kembali ke kantor dan melanjutkan pekerjaan kami.
Sore harinya aku pulang lebih awal dan memutuskan untuk ke toko milik rai dan memberinya kejutan dengan kedatanganku disana.Aku pun melajukan mobilku tanpa memberitahukan terlebih dahulu ke rai tentang kedatanganku,aku berjalan dengan santainya menuju ke toko rai dan betapa terkejutnya aku melihat rai sedang bermesraan dengan wanita yang usianya jauh lebih muda dariku.Tidak percaya dengan yang aku lihat aku pun berkali-kali mengucek mataku dan mencubit lenganku memastikan kalau ini hanya mimpi dan ternyata apa yang aku lihat adalah nyata.Aku pun bersembunyi agar rai tidak melihat kedatanganku,aku pun mengambil ponselku lalu merekam mereka untuk aku jadikan bukti atas penghianatan rai.
"Sayang kapan kamu akan menikahiku?" tanya wanita itu yang kini duduk dipangkuan rai.
"Sabar dong sayang,aku kan baru merintis usahaku"
"Tapi mau sampai kapan kita seperti ini?"
"Sabar ya secepatnya aku akan menikahimu karena aku sudah tidak tahan dengan istriku" bagai disambar petir aku mendengar apa yang diucapkan rai didepan wanita itu,lututku pun terasa lemas mendengar percakapan kedua orang itu karena aku tidak menyangka rai yang selama ini kau kenal sampai hati selingkuh dibelakangku dan dengan mudahnya dia mengatakan dia sudah tidak tahan denganku.
__ADS_1