Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Studio foto...


__ADS_3

Aku dan bimo pun pergi ke studio foto setelah terlebih dahulu sarapan,setibanya kami di studio foto kami pun disibukkan memilih foto pernikahan seperti apa yang kami inginkan. Aku pun memilih pakaian pengantin yang akan aku kenakan,satu persatu pakaian pengantin aku coba dan yang membuat keputusan adalah bimo.


Setelah membuat janji kalau keesokan harinya kaminbaru melakukan pemotretan kami pun pulang kerumah kedua orang tuaku. Aku sangat lelah hari ini,aku pun langaung masuk ke kamar untuk beristirahat sedangkan bimo sedang berada diluar membicarakan pesta pernikahan bersama kedua orang tuaku.


Ponselku bergetar dengan cepat aku pun meraih ponselku dan membaca pesan singkat yang masuk. Semua pesan dari temanku yang mengajak untuk makan malam bersama namun aku tolak. kuletakkan kembali ponselku karena aku mendengar pintu kamarku dibuka dan yang masuk adalah bimo.


"Apa kau lelah? "


"Sedikit, berbaringlah disampingku"


"Aku tidak menyangka sebentar lagi kita akan menikah" kata bimo melihat ke arahku.


"Itu karena kau memaksaku menikahimu" kataku sambil bercanda.


"Jadi kau terpaksa hah?" bimo pun mengelitik perutku.


"Ampun bim jangan lakukan itu" aku pun terus tertawa atas apa yang bimo lakukan.


"Jangan kuat-kuat nanti mama papa pikir kita sedang melakukan hal tak senonoh"


"Itu semua salahmu siapa suruh kau menggelitikku"

__ADS_1


"Katakan apa selama jauh dariku ada yang berusaha mendekatimu? " tanya bimo.


"Tentu saja ada, apa kau tidak tahu bagaimana pesonaku? " aku pun menyombongkan diri.


"Katakan siapa dia? "


"Kau tidak perlu tahu, apa kau lupa wanita itu lautan misteri? "


"Ya.. ya... ya..aku mengaku kalah"


Aku dan bimo duduk santai di ruang nonton bersama kedua orang tuaku,tentu saja kedua anakku juga tidak ketinggalan berkumpul bersama kami. Kedua anakku juga sangat menyukai bimo dan dalam waktu singkat saja mereka sudah akrab dengan bimo yang sebentar lagi akan menjadi ayah sambung bagi kedua anakku.


"Aku sudah mengantuk, aku tidur duluan ya" kataku pada bimo.


"Jangan tidur terlalu malam bim besok kita ada pemotretan"


"Baik sayang"


Aku pun tidur setelah terlebih dahulu membersihkan wajahku,hingga pagi tiba aku dibangunkan dengan suara alarm dari ponselku. Aku pun menyingkirkan tangan bimo yang melingkar dipinggangku,aku pun segera menuju ke kamar mandi. Aku yang telah menyelesaikan ritual mandiku dan keluar setelah berpakaian rapi ku lihat bimo sudah bangun.


"Mandilah setelah itu kita sarapan"

__ADS_1


"Baik sayang" bimo pun bangun lalu menyambar handuknya.


"Aku tunggu di meja makan"


"Oke aku akan segera selesai"


Aku pun membantu mama menyiapkan sarapan pagi, tapi tugasku membuat minuman untuk seluruh anggota keluargaku. Tidak lupa aku pun membuatkan kopi kesukaan papa dan bimo, aku pun duduk sambil menunggu bimo selesai mandi aku pun melihat ponselku yang sedari tadi aku letakkan di meja.


"Apa kau sudah mengajukan surat pengunduran diri? "


"Belum bim"


"Sebaiknya secepatnya kau mengurus itu semua"


"Besok aku akan ke kantor menyerahkan surat pengunduruan diriku,. maukah kau menemaniku besok? "


"Tentu, setelah itu aku ingin menghabiskan waktu berdua denganmu sebelum aku kembali ke jakarta"


"Baiklah aku akan mengajakmu kesuatu tempat yang bagus,aku yakin kau akan menyukainya"


"Aku sudah tidak sabar ingin kesana" bimo pun menarik hidung mancungku.

__ADS_1


"Ayo dimakan nak bimo"


"Terima kasih ma"


__ADS_2