Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Beruntung..


__ADS_3

Aku termasuk salah satu orang yang beruntung karena dengan cepat aku kembali mendapatkan pekerjaan setelah sebelumnya aku di phk karena perusahaan tempatku bekerja bangkrut.Aku dengan bersemangat segera menuju ke kantor untuk di interview,aku sangat bersyukur aku langsung diterima dan langsung bekerja di hari itu juga.Ditempat baruku ini dengan suasana baru aku berusaha beradaptasi,tidak semua teman kantorku itu baik karena beberapa orang disana tidak menyukaiku.


 


"Hai aku mira" kata wanita itu memperkenalkan diri.


"Aku lily" aku pun menjabat tangannya.


"Semoga kita bisa menjadi teman dan jangan sungkan untuk meminta bantuanku"


"Baik" aku pun tersenyum padanya.


"Aku harus kembali bekerja,nanti kita makan siang bersama ya"


"Oke " jawabku.


 


Aku pun meneruskan pekerjaanku hingga tanpa terasa jam makan siang pun tiba aku bersama mira menuju ke kantin kantor dan makan bersama sembari saling mengenal satu sama lainnya.Mira banyak bercerita tentang dirinya sampai waktu istirahat pun usai.Hari pertamaku bekerja semua berjalan lancar dan menyenangkan dengan adanya mira sangat bersahabat.Sore hari sepulangnya dari kantor aku yang melihat mira menunggu jemputannya pun menawarkan diri mengantarnya pulang kerumah.


 


 


"Ayo aku antar" kataku setelah membuka kaca mobil.


"Apa ngak merepotkan nih?" kata mira yang merasa canggung.

__ADS_1


"Ngak kok,ayo naik" mira pun naik dan duduk disebelahku.


"Terima kasih ya,dari tadi aku menunggu dan menghubungi kakakku namun tidak ada jawaban"


"Santai saja,oh ya kamu tinggal dimana?" tanyaku mira pun memberitahuku alamatnya yang ternyata searah menuju tempat tinggalku.


"Terima kasih ya sudah mengantarku pulang" kata mira lalu turun dari mobilku..


"Tidak perlu sungkan,toh searah dengan rumahku"


"Mira..maafkan kakak ya tadi kakak terlambat menjemput kamu"


"Ya udah ngak apa toh ada temanku yang mengantar,kenalin ini kakakku" kata mira yang mengenalkan aku dengan saudara laki-lakinya yang berwajah tampan dan aku pun menyambut uluran tangannya.


"Lily" kataku.


"E-heem udah dong saling pandangnya dan kamu lepaskan tangan lily,istri orang nih" mira pun menggoda kami.


"Ma-maaf" kata gerry melepas jabatan tangannya.


"Aku harus segera pulang,aku pamit ya" kataku menahan rasa malu lalu segera masuk kedalam mobilku dan berlalu pergi meninggalkan kediaman mira.


 


Sebulan setelah bekerja aku yang baru saja mendapat gaji pertamaku diperusahaan baru tempatku bekerja dibuat terkejut dengan nominal yang aku terima karena jumlahnya lebih banyak dari gajiku yang sebelumnya.Aku pun mengirimkan beberapa juta ke rekening mamaku karena selama aku berumah tangga aku sudah tidak pernah lagi mengirimkan uang untuk sekedar mama jajan dan kali ini aku tidak ingin melewatinya begitu saja.Diparkiran aku melihat gerry sedang menunggu mira yang belum turun juga,aku pun menyapanya sebelum aku masuk ke mobil.


 

__ADS_1


"Nungguin mira ya?" kataku setelah berjalan mendekati gerry.


"Iya nih,kalau kamu mau pulang silahkan aku bisa menunggunya sendirian"


"Oke aku duluan ya" aku pun berjalan mendekati mobilku.


"Lily tunggu sebentar,bolehkan aku minta no kantak kamu?" kata geery menghampiriku.


"Tentu" aku pun mengambil ponselnya lalu memencet nomor ponselku lalu memberikan kembali ponsel gerry.


"Terima kasih" kata gerry lalu kembali ke mobilnya setelah tersenyum padaku.aku pun segera meninggalkan parkiran setelah menekan klakson mobilku sebagai isyarat aku duluan dibalas lambaian tangan gerry.


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2