Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Pulang kerumah...


__ADS_3

Akhirnya mertuaku pun dibawa pulang kerumah karena merawat sendiri dirumah jauh lebih baik.Setibanya papa rai ke rumah aku bisa melihat dari sudut matanya mengeluarkan air mata,mungkin dia merasa bersalah karena telah meninggalkan rumah demi wanita lain.


Dalam hatiku aku berharap setelah kejadian ini bisa membuat mertuaku itu menyadari kesalahannya dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Rai membantu papanya ke kamar lalu dibaringkannya ke kasur,sementara aku membantu menyingkirkan kursi rodanya.


Setiap hari mama mertuaku mengajak suaminya untuk berjemur, aju akui wanita itu sangat berhati mulia yang dimana dia masih mau merawat suaminya yang sudah tidak bisa apa-apa lagi selain duduk di kursi roda.Kalau aku yang berada di posisi seperti dia mungkin aku tidak kuat dan tidak sudi untuk merawatnya yang sudah berbuat kasar dan berselingkuh.


Seminggu tiga kali rai mengantar papanya untuk melakukan terapi di rumah sakit,tidak ada yang instan karena sekujur tubuhnya sudah tidak berfungsi lagi. Aku hanya bisa melihat kegigihan rai yang ingin papanya kembali seperti dulu lagi dengan terus membantunya berjalan.


Tiga bulan berlalu dan hari ini kami semua menyaksikan papa rai bisa menggerakkan tangannya, bukan hanya itu saja bahkan sekarang dia bisa meraih gelas yang ada ditangan istrinya. Rai pun sangat senang,setelah selesai sarapan rai dan aku mengajak papanya ke taman untuk berjemur sekaligus mencari angin segar. Ditaman itu papa rai melihat wanita yang pernah menjalin hubungan dengannya, wanita itu tidak sendirian disampingnya ada pria paruh baya.Melihat itu membuat mertuaku berang,rai yang menyadari kalau saat ini mata papanya tertuju pada wanita itu.

__ADS_1


"Ayo pa kita pulang, mama pasti sudah menunggu" rai pun mendorong kursi roda pergi meninggalkan taman.


"Sepertinya papa melihat wanita itu" bisikku ke rai.


"Hemmm.. kamu benar, ayo kita percepat langkah kita sebelum wanita itu melihat kita" kata rai berbisik.


Aku yang hari ini cuti segera meninggalkan kamar mertuaku lalu segera bersiap karena hari ini aku ingin mengajak anak-anak ke mall,setelah memastikan penampilanku aku segera turun.


"Mau kemana? " tanya rai.

__ADS_1


"Aku mau mengajak anak-anak ke mall"


"Aku ikut"


"Baiklah ganti pakaianmu aku tunggu di mobil"


Hari itu untuk pertama kalinya kami menikmati kebersamaan kami sebagai keluarga,anak-anakku pun terlihat sangat senang. Hari ini aku menuruti semua kemauan anak-anakku termasuk makan ice cream dan membeli mainan yang mereka inginkan.


Sore hari setelah kami kembali kerumah aku mendapat email kalau perusahaan kami diambang kebangkrutan aku dan beberapa rekan lainnya dipecat. Aku pun segera menghubungi rekan kerjaku untuk memastikan itu semua, aku pun menjadi lemas setelah mendengar penjelasan temanku. Keesokan harinya aku pun mulai mencari pekerjaan,baru saja aku ingin mengirim lamaran teman lamaku menghubungiku kalau dikantornya membutuhkan karyawan. Aku pun sangat senang karena aku termasuk salah satu orang yang beruntung karena tidak butuh waktu lama aku kembali bekerja.

__ADS_1


__ADS_2