Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Tuduhan rai...


__ADS_3

Aku yang tengah menikmati waktu bersama rekan kerjaku setelah semua urusan di anak cabang perusahaan selesai sontak terkejut karena rai menghubungiku dan memakiku.Rai pun menuduhku macam-macam,rai memakiku dengan sebutan jalang yang bermain dibelakangnya,aku berusaha memendam amarahku dengan tidak merespon ucapannya lalu menutup panggilannya.


 


"Ada apa?" tanya gerry setelah melihat ekspresi wajahku berubah.


"Rai dia menuduhku selingkuh denganmu" kataku dengan suara pelan.


"Dari mana dia mengetahuinya?" tanya gerry.


"Foto yang diunggah tadi?" kataku dengan memperlihatkan ke gerry di sosial mediaku karena timku tanpa sengaja mengungahnya dengan menandaiku.


"Tenangkan dirimu,jelaskan ketika kalian dirumah"


"Baik" kataku.


 


Aku yang telah tiba dirumah setelah perjalanan bisnisku mendapat sambutan yang tidak mengenakkan dari kedua mertuaku yang menatap sinis ke arahku,aku pun tetap menyapa mereka yang sedang duduk diruang tamu.Tidak mendapat respon baik aku pun berjalan menuju ke kamarku namun baru saja aku mau melangkah menaiki tangga mertuaku memanggilku.


 


"Lily kemarilah"


"Ada apa ma?"


"Sudah berapa lama hubunganmu dengan pria itu?'


"Kami hanya rekan kerja dan mengenai foto itu hanya bercanda ma"

__ADS_1


"Apa kamu pikir mama ini tidak pernah muda?apa begitu kelakuan kamu kalau diluar rumah?"


"Harus bagaimana lagi aku menjelaskan ke mama kalau kami hanya rekan kerja"


"Dulu kalian juga rekan kerja toh akhirnya menikah" kata papa rai.


"Terserah kalian saja aku capek mau istirahat" aku pun meninggalkan mertuaku lalu naik kelantai atas namun aku masih bisa mendengar omelan kedua mertuaku itu.


 


Seperti biasanya aku pun kembali tidur dikamar anak-anakku,malam hari rai yang telah tiba dirumah setelah menutup tokonya mencariku di kamar anak-anak.Rai menarik paksa aku keluar dari kamar anak-anak setelah terlebih dahulu membangunkanku,karena aku malas bertengkar aku menolak keluar dari kamar.Rai menarik kasar tanganku bahkan dia menyeretku ke kamar.


 


"Katakan sudah berapa kali kau tidur dengan bajingan itu?"


"Tidak perlu menyangkal lagi,aku baru tahu itu sebabnya kau menolak setiap kali aku meminta hakku"


"Aku menolakmu karena aku capek seharian bekerja,aku wanita normal yang setiap bulan nya mendapat tamu bulananku"


"Dasar munafik" kata kata rai membuatku tidak terima.


"Kamu yang munafik,kamu yang selingkuh sekarang kau menuduhku tanpa bukti"


"Foto itu apa tidak cukup dijadikan bukti?"


"Kami rekan aku berangkat bersama timku dan atasanku ke anak perusahaan yang ada diluar kota,apakah salahkalau kami dekat seperti keluarga?"


"Aku minta kamu berhenti kerja"

__ADS_1


"Aku tidak mau,anak-anak makan apa kalau aku berhenti kerja?apa kau sanggup membiayai itu semua?"


"Kalau begitu carilah pekerjaan di perusahaan lain"


"Apa kamu pikir semudah itu mencari pekerjaan?aku ngantuk aku mau tidur" aku pun kembali ke kamar anak-anakku,lalu tidur setelah terlebih dahulu mengunci pintu agar rai tidak menggangguku.


 


Pagi itu menjadi pagi yang tidak akan terlupakan olehku,aku yang masuk ke kamar untuk mandi dan bersiap berangkat ke kantor kembali bertengkar dengan rai,rai melarangku berangkat kerja.Rai bahkan memaksaku melakukan hubungan namun aku menolaknya karena aku harus segera berangkat kerja karena ada rapat pagi ini.Semakin aku menolaknya rai semakin menggila,aku yang terus melawan pun mendapat pukulan yang awalnya tamparan rai pun meninju wajahku.Aku berusaha melawan namun tenagaku kalah,dari kepala dan wajah semua sudah babak belur,rai merobek pakaianku dan melemparnya ke sembarang tempat.Pelecehan dan kekerasan seksual pun aku alami dari suamiku sendiri,aku menangis dan terus memohon agar rai menghentikan perbuatannya itu namun rai semakin kesetanan menggagahiku.


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2