Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Pulang larut malam...


__ADS_3

Aku yang sudah beberapa hari tidak bertemu dengan okan malam ini pulang larut malam karena teralu asyk dan menikmati waktu berduua dengan okan dicaffee itu.Banyak yang kami bicarakan,okan banyak bercerita tentang bisnisnya yang lumayan besar karena okan mewarisi kekayaan keluarganya.Okan pernah menjalin hubungan dengan seorang wanita tapi harus kandas ditengah jalan,sedangkan aku yang sudah pernah menikah sebelumnya dengan rai dan kini menjadi istri dari bimo.Rai entah bagaiman kabarnya saat ini karena aku tidak pernah lagi mendengar kabar tentangnya...


"Dari mana saja nak?" tanya mama susan yang baru keluar dari kamarnya.


"Aku tadi ada acara dengan teman ma,maaf aku lupa memberitahu mama tadi"


"Ya sudah istirahatlah" kata mama susan.


"Baik ma" aku pun segera menuju ke kamarku.


Hubunganku dengan okan kembali terjalin namun itu bukanlah hubungan kekasih karena aku belum menerima cintanya mengingat aku masih berstatus istri bimo.Aku tidak mungkin bercerai tanpa alasan walau pun bimo kini telah menikah lagi dengan ranti namun aku tidak ingin melakukan hal yang sama.


Seperti biasa aku keluar bersama okan untuk makan siang bersama dan setelah butik tutup aku langsung pulang karena aku merasa lelah dan aku ingin menghabiskan waktu bersama dengan anak-anakku dirumah.Aku mulai terbiasa tanpa bimo dan aku setiap malamnya berkomunikasi dengan okan lewat pesan singkat.Siang harinya okan akan menjemputku untuk makan siang bersama namun aku tidak menyangka akan bertemu dengan bimo disana.


"Kalian disini?" kata bimo yang telah berdiri disamping meja kami.


"Bimo" kataku.


"Bukankah kau okan sepupu ranti?" tanya bimo ke okan.

__ADS_1


"Ya aku okan sepupu ranti"


"Kalian terlihat akrab,atau jangan-jangan kalian sedang menjalin hubungan tanpa sepengetahuanku?" kata bimo melihat kami berdua secara bergantian.


"Kami hanya berteman bim tolong jangan salah paham" kataku.


"Kalau pun kalian memiliki hubungan aku tidak perduli,kalian terlihat cocok" bimo pun pergi.


"Sepertinya dia salah paham" kata okan.


"Biarkan saja dia,ayo kita duduk"


"Benarkah?" kataku melihat ke arah bimo.


"Sepertinya dia suddah tidak mencintaimu lagi" kata okan.


"Aku tidak perduli dan aku tidak mengharapkan cintanya" kataku mengarahkan pandanganku kearah lain.


"Pesanlah makanan yang kau inginkan karena aku sudah lapar"

__ADS_1


Bimo pergi terlebih dahulu karena dia makan bersama rekan kerjanya yang lain,aku hanya tertunduk menikmati makananku tanpa melihat kearahnya yang melintasi meja kami.Selesai makan aku pun kembali ke butik melanjutkan pekerjaanku yang tertunda sekaligus memasukkan gaji untuk pegawaiku yang hari ini gajian.Sore hari ketika aku bersiap pulang kerumah bimo datang,dengan wajah kesal dia melihat kearahku yang sedang bersiap untuk pulang.


"Sudah berapa lama kau menjalin hubungan dengannya?"


"Kami hanya berteman karena dia saudara dari istrimu itu"


"Kau menyukainya?"


"Apa kau sudah gila?aku ini istrimu bagaimana mungkin aku menyukai pria lain" kataku lalu memasukkan ponselku ke tas.


"Kau sudah tidur dengannya"


"Cukup bim kau keterlaluan sekali,aku hanya berteman dengannya" kataku kesal..


"Ooh ya mari kita lihat apakah kau berkata jujur?" bimo pun bangun lalu mengunci pintu kantorku dan berjalan kearahku.


"Apa maumu?"


"Diamlah aku akan memastikan apakah kau sudah tidur dengannya atau belum" bimo pun menarik tanganku dengan kasar dihempaskan ke kursi tempat dia duduk tadi.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan?kau kasar"


__ADS_2