Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Gerry...


__ADS_3

Gerry pun rutin mengirim bunga ke kantor tempatku bekerja,bahkan setiap harinya gerry selalu mengirimiku pesan layaknya orang yang sedang menjalin kasih.Aku selalu dibuat kewalahan menghadapi sikapnya yang memperlakukanku layaknya kekasihnya.Aku sering mengabaikan pesannya namun itu tidak berhasil justru gerry akan menghubungi ponselku sampai aku menganggkatnya.


 


Yang lebih mengejutkanku gerry bahkan kini berada diruang rapat bersamaku,aku pun berusaha mengabaikannya namun gerry akan terus mengusikku selama kami berdua diruang rapat.Entah apa maunya laki-laki ini,bahkan gerry juga tahu kalau aku ini sudah berkeluarga namun seperti tidak perduli dia terus mendekatiku.Aku bisa bernafas lega setelah rapat selesai dan gerry kembali ke kantornya,aku pun segera menuju ke meja kerjaku karena pekerjaanku sudah menumpuk disana.


 


"Tolong bilang ke kakakmu jangan menggangguku,aku sudah bersuami" kataku dengan memelankan suaraku ketika duduk bersebelahan dengan mira.


"Aku sudah berkali-kali mematahkan batang lehernya namun itu anak tidak kapok juga" jawab mira santai.

__ADS_1


"Lalu aku harus bagaimana?" tanyaku ke mira.


"Mana kutahu" jawab mira.


 


Aku pun segera menyelesaikan makan siangku lalu segera kembali bekerja,karena hari ini hari jumat maka aku harus lembur menyelesaikan pekerjaanku.Tanpa terasa jam pun telah menunjukkan pukul 8 malam aku pun bersiap pulang setelah semua pekerjaanku selesai,saat berada diparkiran mobil aku pun segera masuk kemobilku karena aku tahu anak-anak pasti sudah menungguku.Selama berada diperjalanan pulang aku terus memikirkan cara bagaimana mengatasi gerry yang terus mengusikku,aku tidak ingin terjadi salah paham diantara aku dan rai karena sudah 2 kali rai melihat aku berbicara dengan gerry ditelepon ketika aku dirumah.


 


 

__ADS_1


 


 


 Keesokan harinya aku bangun  pagi lalu segera ke dapur menyiapkan sarapan untuk seluruh anggota keluarga dengan dibantu asisten rumah tanggaku.Tidak butuh waktu lama sarapan pun telah tertata rapi dimeja makan,aku pun menyuapi anak bontotku yang duduk disampingku sementara kedua mertuaku duduk bersebelahan karena papa rai kini telah sembuh dari stroke otomatis sudah bisa mengurus dirinya sendiri.Aku pun menikmati sarapanku setelah selesai menyuapi anakku,lagi-lagi aku dikejutkan dengan notifikasi dari ponselku.Gerry kembali mengirimiku pesan ucapan selamat pagi padaku,setelah selesai membaca dan membalas pesannya aku meneruskan makanku.


 


Rai yang baru saja bangun bergabung dengan kami dimeja makan,aku pun menyiapkan makan piring untuknya dan mengambilkan makanan dipiringnya lalu menyodorkan secangkir teh.Rai pun makan tanpa berbicara kepadaku,aku menyadari rai pasti marah padaku karena tidak menepati janji,setelah aku selesai aku pun meninggalkan meja makan lalu segera masuk ke kamarku memulai ritual mandi pagi yang aku lewatkan tadi karena ingin menyiapkan sarapan.


 

__ADS_1


 


__ADS_2