
Kami pun makan bersama untuk dihari ulang tahun gerry yang diadakan secara sederhana,aku yang duduk disebelah mira hanya fokus pada makananku dan tanpa terasa makanan yang ada dipiringku habis tak bersisa. Setelah selesai makan kami pun duduk bertiga sembari mengobrol,gerry mendekatiku ketika mira menjawab panggilan teleponnya dan menjauh dari tempat kami duduk.
"Terima kasih ya sudah merayakan ulang tahunku dan terima kasih atas kadonya" kata gerry.
"Tidak perlu berterima kasih aku juga senang mira mengundangku dan semoga kamu suka kado pemberianku" jawabku dengan memperhatikan wajah gerry yang kalau kuperhatikan wajahnya jauh lebih tampan dari suamiku rai.
"Tentu, tentu aku suka kado pemberianmu dan akan selalu aku simpan" jawab gerry.
"Udah malam nih, aku harus pulang nih" kataky sembari melihat ke arah jam tanganku.
"Ayo aku antar sampai ke mobilmu"
"Tidak perlu aku bisa sendiri, mira aku pamit ya" mira yang sedang menerima telepon hanya mengiyakan saja.
__ADS_1
Aku pun pulang dengan diantar gerry sampai didepan rumahnya. Setibanya aku dirumah mertuaku menyambut kepulanganku dengan wajah yang tidak enak dipandang,aku pun langsung masuk dan dan naik ke lantai dua karena disanalah kamarku dan rai berada.Setelah meletakkan tas dan membuka jam tanganku aku pun segera bersiap untuk memulai ritual mandiku, namun saat aku ingin mengisi daya ponselku gerry mengirim pesan singkat.
"Terima kasih kadonya" isi pesan gerry dengan foto kado pemberian dariku yang telah dibukanya.
"Sama-sama semoga kamu suka"
"Tentu aju suka karena ini pemberianmu" jawab gerry.
Setelah membaca pesan singkat dari gerry aku pun segera menuju ke kamar mandi, lalu setelah aku selesai dengan ritual mandiku aku pun segera turun menemui kedua anakku.Pukul 9 malam aku yang sudah mengantuk pun segera menuju ke kamarku setelah memeriksa tugas sekolah sabrina dan menyusun buku pelajaran yang akan dibawanya besok. Tidak butuh waktu lama aku pun tertidur begitu kepalaku berada dibantal,aku merasa sangat lelah, badanku terasa remuk. Sangkin lelapnya aku tidur bahkan ketika rai pulang pun aku sudah tidak tahu,aku bangun sebelum matahari terbit untuk bersiap berangkat kerja sekaligus mengantarkan sabrina ke sekolah seperti biasa yang aku lakukan setiap harinya.
"Oke kamu yang traktir ya" jawabku.
"Iya deh aku yang teraktir" jawab mira.
__ADS_1
"Baiklah nona manis kembalilah ke meja kerjamu karena aku ingin segera menyelesaikan pekerjaanku"
"Iya deh karyawan teladan"
Aku hanya tertawa mendengar kata-kata yang keluar dari mulut mira lalu segera memulai pekerjaanku,aku pun bekerja hingga tidak terasa jam makan siang pun tiba. Aku mulai merasa perih dilambungku lalu segera mengambil obat mag yang selalu tersedia ditas kerjaku, 2 pil sekaligus aku telan lalu kuteguk secangkir air putih yang aku bawa dari rumah.
"Kamu sakit? " tanya mira.
"Biasa magku kambuh"
"Ooh.. ayo kita berangkat" ajak mira dan aku pun segera bangun dari dudukku.
Kami yang telah berada dicafe mengobrol sembari menunggu pesanan kami datang,suasana cafe yang sangat nyaman membuat para pengunjung betah berlama-lama disana.
__ADS_1
"Gerry suka tuh sama kado yang kamu berikan" kata mira setelah meneguk air mineral.
"Ooh ya?bagus dong" jawabku.