
Aku pun bersama mira makan siang dicafe yang tidak jauh dari kantor untuk sekedar makan siang dan membuang rasa jenuh kami yang menghadapi pekerjaan yang tidak ada habisnya.Selama berada dicafe aku dan mira yang berwajah lumayan terus menjadi pusat perhatian para pria yang ada dicafe itu juga.
"Gerry suka tuh sama kado yang kamu berikan" kata mira setelah meneguk air mineral.
"Ooh ya bagus dong" jawabku.
"Sepertinya gerry sudah kena peletmu" kata mira sambil tersenyum ke arahku.
"Sembarangan aja kalau ngomong" kataku.
"Gerry tuh jatuh cinta sama loe"
"Ya itu urusan dia,sudah tahu aku ini istri orang kenapa juga dia jatuh cinta sama istri orang?" jawabku yang tidak mau kalah.
"Tanggung jawab loe udah buat gerry kesem-sem sama loe"
"Bodo amat" jawabku,lalu kami berdua pun tertawa bersama.
Kami pun segera kembali ke kantor karena jam makan siang hampir habis,setelah tiba dikantor kami pun segera menuju ke meja masing-masing untuk melanjutkan pekerjaan kami.Aku yang larut dalam pekerjaanku tidak menyadari jam berlalu dengan cepat,mira pun mengajakku pulang dengan menghampiri meja kerjaku.Aku pun bersiap-siap untuk pulang setelah merapikan meja kerjaku karena aku sangat menyukai kerapian dan itu sudah menjadi kebiasaanku semanjak masih sekolah.Bersama dengan mira kami pun segera turun menuju parkiran mobil,disana gerry telah menunggu mira karena setiap harinya gerry yang akan mengantar jemput mira.Mira sungguh beruntung memiliki saudara seperti gerry.
__ADS_1
"Dasinya cocok untukmu" kataku yang melewati tempat gerry berdiri lalu segera menuju ke mobilku.
"Benarkah?" jawab gerry senang.
"Ayo kita pulang,udah sore nih" mira pun menarik gerry menuju kemobil.
"Jangan tarik-tarik aku ini bukan anak kecil" kata gerry yang suaranya masih bisa kudengar dari dalam mobil,aku pun segera meluncurkan mobilku meninggalkan perusahaan tempatku bekerja.
"Kamu ini ngak bisa lihat orang senang"
"Jangan jadi duri dalam rumah tangga orang" kata mira mengingatkan gerry.
"Siapa yang menjadi duri?"
"Siapa lagi kalau bukan kamu"
"Sembarangan aja kalau ngomong"
Aku yang sedang dalam perjalanan pulang kerumah memutuskan menghubungi rai,entah kenapa aku ingin bersantai dengannya dicafe tempat kami menghabiskan waktu pada saat pacaran.Rai pun mengangkat panggilanku dan dia pun setuju untuk bersantai berdua denganku dicafe langganan kami.Aku pun duluan sampai di cafe karena rai sedang bersiap menutup tokonya.Aku pun memilih tempat yang tenang untuk duduk lalu memesan minuman sembari menunggu kedatangan rai.Lima belas menit kemudian rai pun tiba,aku pun melambaikan tanganku agar rai melihat tempatku duduk menunggunya,rai pun mulai memesan makanan dan minuman kesukaannya.
"Tumben ngajak nongkrong berduaan?" rai pun membuka pembicaraan.
__ADS_1
"Lagi pengen aja" jawbaku asal.
"Terakhir kapan ya kita ke cafe ini?"
"Satu hari sebelum kita menikah"
"Ingatanmu sangat bagus" jawab rai.
Setelah puas bernostalgia berdua dicafe kami pun pulang kerumah dengan mengendarai kendaraan masing-masing.Rai mengikuti dibelakangku kami pun tiba dirumah tepat pukul 8 malam,setelah bermain sejenak dengan kedua anak kami aku pun segera menuju ke kamar untuk memulai ritual mandiku setelah terlebih dahulu menghapus sisa make up yang menempel di wajahku.
__ADS_1