Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Perubahan bentuk tubuh...


__ADS_3

Aku yang sedang mengandung berjalan seiring waktu kandunganku pun semakin membesar,begitu juga dengan bentuk tubuhku yang semakim tidak sedap dipandang mata. Aku menjadi gemuk semenjak kehamilanku ini,bimo pun sudah jarang menyentuhku dengan berbagai alasan.


Sore itu ketika bimo baru saja keluar dari kamar mandi dengan hanya melilitkan handuk di pinggang,aku pun dengan bebas melihat tubuh setengah polosnya itu. Aku bisa melihat dengan jelas ada bekas cakar di punggungnya.


"Bim.. punggungmu kenapa? "


"Ini tidak sengaja ternena kukuku ketika ingin menggaruk karena terasa gatal"


"Duduklah biar aku oleskan obat"


"Tidak perlu sayang nanti juga sembuh dengan sendirinya"


"Aku akan menyiapkan makan malam"


"Aku akan segera turun" jawab bimo.


"Jangan terlalu lama"

__ADS_1


"Hampir saja aku ketahuan, wanita itu aku harus memberinya pelajaran" bimo pun tersenyum mengingat percintaan panasnya dengan amanda.


Aku mulai curiga dengan gerak gerik bimo, bimo sering tidak pulang kerumah dengan alasan lembur dikantor karena pekerjaannya sangat banyak. Hari ini aku ingin memastikannya sendiri apakah bimo ada dikantor? aku pun berangkat ke kantor setelah bimo mengabariku kalau dia tidak bisa pulang hari ini. Dengan membawa pakaian ganti dan makan malam aku berangkat tanpa memberi tahu terlebih dahulu ke mertua sekaligus bimo.


Aku yang telah tiba di kantor membuat petugas keamanan disana bingung melihat kedatanganku sore itu. Langkahku pun dihentikan dan beberapa pertanyaan pun di lontarkan untukku...


"Maaf ibu mau kemana? "


"Aku mau keruang bimo, aku istrinya"


"Maaf bu tapi dikantor tidak ada siapa-siapa dan bapak bimo sudah pulang dari tadi"


"Tidak bu"


"Baiklah kalau begitu saya permisi" dalam hatiku apa bimo pulang kerumah karena batal untuk lembur? tanpa pikir panjang aku pun segera pulang kerumah.


"Dari mana saja nak? " tanya mama susan.

__ADS_1


"Dari kantor ma, bimo sudah pulang ma? "


"Dari tadi kami tidak melihat bimo"


"Baiklah ma aku ke kamar dulu"


Kemana perginya dia? kenapa perasaanku tidak enak? aku pun mengambil ponselku menghubungi nomor ponsel bimo namun tidak aktif. Aku pun berusaha berfikir positif mungkin batrenya habis...


"Bagaimana sayang apa kau sudah hamil? "


"Belum sayang, tidak ada tanda-tanda kalau aku sedang mengandung"


"Baguslah kalau begitu itu artinya aku bisa sepuasnya berduaan denganmu"


"Kau ini.. aku tahu kemana arah pembicaraanmu" amanda pun membuka pakaiannya untuk mengoda bimo.


"Kau yang memulai jadi jangan salahkan aku kalau aku tidak memberimu ampun" pintu kamar pun di tutup yang terdengar hanya suara pasangan itu.

__ADS_1


Aku pun semakin penasaran apa lalu mengintai bimo didepan kantornya, aku yang sedang berada di mobil menunggu bimo keluar. Usahaku tidak sia-sia dengan bermodal mobil yang aku sewa untuk mengikuti kemana perginya bimo, aku mulai menjalankan mobilku tepat berada dibelakang mobil bimo. Aku terus mengikutinya hingga mobilnya berhenti didepan rumah lalu keluarlah wanita muda dengan wajah yang sangat cantik menyambut bimo. Bimo memeluknya lalu mengecup keningnya dan masuk kedalam rumah dengan melingkarkan tangannya dipinggang wanita itu.


Aku hanya melihat dan bersabar mengunggu apakah bimo hanya sebentar atau akan menginap dirumah wanita itu, tanpa terasa hari mulai gelap. Dengan memberanikan diri aku turun dari mobil lalu berjalan kerumah mungil itu lalu mengetuk pintu.


__ADS_2