Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Kondisiku cukup mengerikan!!


__ADS_3

Setelah rai puas dengan aksinya dan pergi meninggalkanku begitu saja tanpa ada niatnya meminta maaf padaku membuatku semakin membencinya,aku pun bangun dari ranjang lalu berjalan ke arah ke arah cermin.dari pantulan cermin itu aku bisa melihat kondisiku yang sangat mengerikan dengan lebam disekujur tubuhku.Kedua mataku pun membiru akibat pukulan dari tangan rai,berkali-kali dia meninjuku,aku pun segera membersihkan tubuhku dikamar mandi lalu segera menghubungi gerry mengajaknya bertemu.


 


"Gerry bisakah kita bertemu?"


"Kau tidak masuk kantor?"


"Tidak,aku ingin melaporkan rai atas perbuatannya dan aku harap kau bisa menemaniku"


"Apa yang terjadi?dia melukaimu?"


"Ya..nanti aku jelaskan bisa kita bertemu sekarang?"


"Tentu,dimana aku harus menemuimu?"


"Aku akan mengirimkan lewat pesan dimana kita harus bertemu aku harus bersiap sekarang"


"Baik"


 


Aku pun segera bersiap untuk bertemu dengan gerry,aku pun berangkat setelah terlebih dahulu mengemasi pakaianku ke koper,aku tidak sanggup kalau harus tinggal bersama dengan orang yang sangat mengerikan itu,aku pun memakai kaca mata hitam untuk menutupi mataku dan topi yang tergantung di lemariku.Aku pun mengambil ponselku lalu memfoto kondisi kamar yang acak-acakan,pakaianku yang berserakan pun aku bawa sebagai barang bukti,itu semua aku pelajari dari melihat berita di televisi.Tidak ingin membuang waktu aku pun turun ke lantai dua dan bertemu dengan mertuaku,mereka cukup terkejut melihat kondisiku namun aku tidak menyangka mertuaku bukannya prihatin namun mengatakan hal yang tidak pantas untuk aku dengar.

__ADS_1


 


"Itu akibatnya kalau kau meremehkan anakku,kau pantas mendapatkannya wanita jalang" begitulah yang diucapkan ibu mertuaku.


"Aku titip anak-anak ma" kataku sebelum akhirnya melangkah menuju ke pintu utama namun aku masih bisa mendengar teriakan papa rai.


"Sekali kau keluar dari rumah ini kau tidak akan pernah bisa kembali lagi kerumah ini,kami tidak akan menerimamu kembali"


"Tenang saja pa aku pun sudah tidak sudi untuk kembali kerumah yang bagaikan neraka bagiku,aku pamit"


 


Aku pun segera melangkah pergi dengan mengendarai mobilku untuk bertemu gerry ditempat yang sudah kami janjikan,tidak butuh lama gerry telah tiba untuk menghampiri mobilku.Aku pun keluar setelah meliha gerry mengarah ke mobilku,aku pun turun dan melepaskan kaca mataku agar gerry bisa melihat apa ayng aku alami.


 


"Sekujur tubuhku lebam,rasanya sakit sekali"


"Ayo kita ke rumah sakit kondisimu sangat memprihatinkan,biar aku yang menyetir" gerry pun mengambil ahli mobilku.


 


Setelah dia memarkirkan mobilnya disalah toko yang ada disana dan menitipkan ke pemilik toko.kami pun berangkat ke rumah sakit untuk melakukan visum.Setelah itu gerry pun menghubungi temannya yang berprofesi sebagai pengacara untuk membelaku nanti di pengadilan.Setelah pengacara itu tiba dirumah sakit kami pun berangkat ke kantor polisi untuk melaporkan rai yang telah melakukan kekerasan rumah tangga.Rai pun ditangkap setelah aku melaporkannya,rai tidak berkutik karena sekujur tubuhku adalah buktinya.

__ADS_1


 


 


Dihari itu juga gerry ditahan,kedua orang tuanya pun tiba dikantor polisi dengan tatapan tajam melihat kearahku.Aku tahu mereka sangat membenciku karena aku melaporkan rai,aku pun tidak memperdulikan tatapan penuh kebencian mereka ke aku yang duduk disamping gerry dan pengacara.


 


"Dasar kau jalang,berani-beraninya kau melaporkan anakku?" papa rai pun memakiku.


"Jaga ucapan anda karena itu bisa memberatkan hukuman rai karena ucapan dan perbuatan kalian terhadap klien saya " kata-kata yang di ucapkan pengacaraku cukup untuk membuat nyali mereka ciut.


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2