Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Bimo berubah...


__ADS_3

Pagi-pagi sekali aku pulang kerumah setelah berpamitan dengan okan lewat pesan singkat. Setibanya aku dirumah aku pun bergegas masuk ke kamar untuk membersihkan diri,aku kembali teringat apa yang terjadi denganku selama aku berada dibutik yang dimana bimo memaksaku melakukan kewajibanku namun aku menolaknya. Aku juga diingatkan kembali dengan ciuman yang aku dan okan lakukan, aku tahu itu salah karena aku adalah istri bimo. Ingatanku tertuju pada foto wanita cantik dilemari okan, aku yakin itu adalah mantan kekasihnya.


Setelah selesai mandi aku pun bersiap untuk berangkat kebutik setelah terlebih dahulu merias wajahku dengan make up tipis. Pintu kamarku diketuk dan ternyata itu adalah bimo,bimo datang untuk meminta maaf padaku.


"Bimo.. "


"Maafkan aku, maafkan perbuatanku semalam" bimo pun langsung memelukku.


"Sudahlah bim aku sudah memaafkanmu" aku pun melepas pelukannya lalu kembali ke meja rias sedangkan bimo mengikutiku setelah terlebih dahulu menutup pintu kamar.


"Jauhi dia, aku tidak rela kau berdekatan dengannya" kat bimo sambil menggenggam tanganku.


"Aku tidak ada hubungan apa-apa dengannya"


"Aku percaya padamu tapi tidak dengannya, aku bisa melihat kalau dia menyukaimu"


"Kami hanya berteman bim..lagi pula dia sepupu istrimu"


"Jauhi dia, aku mohon"


"Baiklah aku akan menjauhinya"

__ADS_1


"Terima kasih sayang" bimo pun memelukku.


"Aku harus ke butik"


"Aku antar" kata bimo mengajukan diri mengantarku.


"Aku bisa sendiri bim"


"Kau masih marah? "


"Tidak bim, aku hanya ingin mandiri"


"Apa kau takut karena perbuatanku semalam? apa ada yang terluka" kata bimo memeriksa keadaanku.


"Aku bisa membatalkan masuk kekantor, aku ingin bersamamu hari ini untuk menebus kesalahanku"


"Tapi bim.. " bimo pun menghentikan perkataanku dengan mencium bibirku. tidak hanya mencium tapi dalam waktu singkat pakaianku sudah terlepas begitu saja dari tubuhku.


Aku tidak bisa menolak karena aku masih istri bimo dan aku berharap dengan melihat kedekatanku dengan okan bisa membuat bimo menjadi pria yang lebih baik lagi dan menghargaiku sebagai istrinya. Setelah selesai dan aku masih mengatur nafasku bimo membawaku kepelukannya sambil terus mengucapkan terima kasih.


"Terima kasih sayang, maafkan aku"

__ADS_1


"Berjanjilah kau akan bersikap baik padaku bim"


"Aku janji aku akan bersikap baik dan adil ada kedua istriku"


"Bagaimana keadan ranti? apa dia sudah hamil? "


"Ranti sedang mengandung dan dia sangat rewel sekali"


"Kau harus memberinya perhatian lebih"


"Aku kagum dengan kebaikan kalian berdua,ranti pun selalu memintaku untuk memperhatikanmu"


"Ranti wanita yang baik dan terus terang aku menyukainya"


"Dia berbeda dengan istri mudaku sebelumnya, dia wanita yang sempurna dimataku"


"Kau sangat mencintainya? "


"Aku mencintai kalian berdua" bimo pun mengecup bibirku kembali.


"Bim aku harus ke butik" aku pun mencoba melepaskan diri.

__ADS_1


"Tidak sayang hari ini kita habiskan waktu berdua" bimo mengeratkan pelukannya.


Aku hanya diam dan menuruti kemauannya karena aku berharap hubungan kami bisa kembali seperti dulu lagi mengingat ada anak diantara kami,aku tidak ingin egosi karena pernikahanku dulu telah membuat kefua anakku harus berpisah dengan rai mantan suamiku yang aku jebloskan ke penjara. Hari ini aku pun menghabiskan waktu berdua dengan bimo, setelah mandi bersama kami pun turun kebawah untuk berbincang dengan kedua orang tua bimo.


__ADS_2