Bercerai Karena Mertua

Bercerai Karena Mertua
Ini oma...


__ADS_3

Setelah aku mendapat kabar kalau tante rina telah pulang kerumah aku pun membawa anakku untuk bertemu dengan omanya.Semua itu aku lakukan buntuk diterima sebagai menantu,aku melakukan itu semua agar tante rina bisa melihat cucu pertamanya.


"Biar aku saja" kata bimo mengambil ahli anakku.


"Aku serahkan sama kamu bim" kataku.


"Ma..ini anak bimo cucu mama,sayang ini oma"kata bimo.


"Untuk apa kamu membawanya kemari?"


"Aku membawa anakku agar mama bisa bertemu dengannya"


"Pulanglah mama tidak butuh kalian" kata tante rina.


"Baiklah kalau itu mau mama" kata bimo namun tiba-tiba anakku menggengam jari tante rina saat bimo akan bangun dari hadapan mamanya.


"Lepaskan tangan oma nak" kataku.

__ADS_1


"Lihat ma apa yang cucu mama lakukan" kata bimo sambil melihat kearah mamanya.tante rina pun melihat kebawah lalu matanya berkaca-kaca.


"Maafkan oma sayang" air mata tante rina pun mengalir deras.


"Jangan menangis ma" kata bimo lalu dengan sebelah tangannya menghapus air mata mamanya.


"Taruh dipangkuan mama bim" kata tante rina.


"Baik ma" bimo pun meletakkan ankku dipangkuan mamanya,sementara aku hanya menyaksikan dari jauh saja.


"Wajahnya begitu mirip denganmu bim"


Aku yang berdiri tidak jauh dari bimo dan mamanya hanya diam,berbicara dari dalam hati.Sekeras apa pun hati seorang wanita pasti akan luluh ketika melihat wajah anak atau cucunya,karena darah lebih kental dari air dan itulah sebabnya mertuaku menjadi luluh hanya dengan sentuhan kecil dari cucunya.Setelah itu kami pun pamit pulang dan untuk pertama kalinya tante rina tersenyum padaku,aku wanita yang kaku hanya diam menyakisikan tante rina tersenyum padaku tanpa membalas senyumannya lalu segera naik ke mobil.


Pagi itu seperti biasanya aku bangun pagi-pagi sekali karena merasakan gejolak diperutku,dengan terburu-buru aku pun segera ke kamar mandi memuntahkan seluruh isi diperutku.Tidak ada apa-apa disana hanya cairan saja yang keluar dari tenggorokanku,setelah selesai membasuh wajahku dan berkumur aku pun berpikir sejenak apa aku sedang mengandung?


Aku pun segera berganti pakaian lalu turun dengan membawa dompet dan kunci mobil,aku pun bergegas mengarahkan mobilku ke minimarket 24 jam untuk membeli alat tes kehamilan.Setelah mendapatkan apa yang aku mau aku pun segera pulang lalu masuk ke kamar mandi dengan alat tes ditanganku.Setelah menunggu beberapa saat aku pun terkejut dua garis merah batinku.

__ADS_1


"Sayang kamu didalam?" bimo pun mengetuk pintu dan aku tersadar dari lamunanku.


"Iya sebentar lagi aku keluar" jawabku lalu membuang bungkusan alat tes kehamilanku lalu membawa alat itu dan menunjukkan ke bimo.


"Hamil?" kata bimo setelah aku menyerahkan alat tes kehamilan itu.


"Iya" jawabku.


"Terima kasih sayang" kata bimo yamg memelukku lalu menciumi pipiku bergantian.


"Aku harus bagaimana bim?anak kita masih kecil"


"Tenang saja sayang,jalani saja semua ini dan mulai hari ini sebaiknya kamu berhenti bekerja"


"Tapi bim.."


"Sudah jangan membantah,jaga kandunganmu baik-baik" bimo pun masuk ke kamar mandi.tidak lama kemudian bimo keluar lalu mengambil pakaian kerjanya.

__ADS_1


"Aku ingin terus bekerja bim" rengekku.


"Tidak usah sayang,setiap bulannya aku akan mengirimkan uang ke rekeningmu kamu dirumah saja oke?"


__ADS_2