Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian
Bandara


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Hari demi hari berlalu, kini waktu yang sudah di tunggu oleh Crazy squad sudah tiba. Setelah berpamitan dengan orang rumah, Mike dan Chila pun segera bergegas menuju Bandara, karena di sana para sahabat Chila sudah menunggu.


Semuanya sudah tahu, bahwa ini adalah liburan bersama, terkecuali Mike. Karena hingga saat ini, Mike masih mengira bahwa ini adalah liburan berdua. Mike masih mengira bahwa Chila ingin mengajak nya honeymoon dan menghabiskan waktu romantis berdua.


"Arsy!" teriak Jesika dan Naura saat melihat kedatangan Chila dan Mike.


Dan seketika itu juga, langkah kaki Mike terhenti. Wajah hangat nya yang sejak tadi menghiasi wajah nya, kini langsung berubah menjadi datar seketika.


Terlebih, ketika ia melihat beberapa laki laki yang sedang bercengkrama tak jauh dari para wanita nya. Berbagai perasaan tidak enak, terus muncul di hati Mike. Ia ingin berfikir positif, namun ternyata begitu sulit.


Bagaimana bisa ia memiliki pikiran positif? Bila kini, yang ia lihat adalah segerombolan orang yang dekat dengan istrinya. Tak hanya itu, namun Mike juga melihat adanya beberapa koper yang ikut menunggu di samping mereka.


Apakah mereka juga akan pergi? Ke Bali? itulah yang ada di pikiran Mike saat ini.


"Ayo Mas," ajak Chila menggandeng tangan Mike dan mengajak nya untuk mendekat ke arah para sahabat nya.


"Sayang, tunggu dulu!" kata Mike segera menahan tangan istrinya, "Kenapa ada mereka?"


"Ya karena kita akan pergi sama mereka." jawab Chila langsung menyengir kuda menatap Mike, "Gapapa ya Mas."


Melihat wajah istri nya yang begitu menatap nya dengan memelas serta mata yang berkedip kedip, membuat Mike langsung menghela napas nya berat. Ia bisa apa bila sudah melihat wajah Chila seperti itu?

__ADS_1


"Mas, kita ciptain suasana baru. Kita buat kenangan dan cerita bersama. Ayolah, mereka baik baik kok," imbuh Chila masih berusaha membujuk Mike.


Dan akhirnya, mau tak mau Mike pun kembali melanjutkan langkah kaki nya untuk mendekati para sahabat Chila.


Setelah perkenalan yang sangat singkat. Kini, mereka pun langsung memasuki pesawat pribadi milik Clayton. Drama pun kembali terjadi, saat Mike menolak keras untuk ikut ke pesawat tersebut.


"Kita bisa naik pesawat umum!" kata Mike menggelengkan kepala nya menatap Chila.


"Mas, kali ini aja, plis," ucap Chila memohon.


"Enggak! Aku bisa pesan tiket sekarang! Biarkan mereka pergi lebih dulu. Kita bisa menyusul nya nanti," kata Mike yang membuat Chila langsung menghela napas nya kasar.


"Kalau kau tidak ingin ikut. Biarkan Arsy pergi bersama kami! Kau bisa menyusul nanti!" saut Clayton dengan ekspresi wajah datar nya.


"Be, diem ih!" kata Shiena langsung menyikut perut suaminya.


"Aku tidak pernah meminta kalian menunggu! Bahkan aku juga tidak berharap kalian ada disini!" balas Mike tak kalah sengit kepada Clayton.


"Bagus kalau begitu! Ayo Sayang!" kata Clayton segera menggandeng tangan Shiena.


"Tunggu dulu! Kamu ini kenapa sih, gak bisa ramah sama sekali!" desis Shiena menatap Clayton dengan kesal.


"Mas, Chila mohon. Hanya sekali ini saja, jangan berdebat." pinta Chila juga menatap suami nya.

__ADS_1


"Sayang! Kita bisa pergi dengan pesawat biasa. Tidak perlu ikut dia! Aku tidak mau!" kata Mike menggelengkan kepala nya.


"Cih, aku juga tidak sudi memberikan mu tumpangan!" balas Clayton datar.


"Sudah cukup! astaga!" pekik Shiena yang langsung memijit kepala nya, "Kepala ku pusing!"


"Sayang! Kamu gapapa?" tanya Clayton langsung panik, saat melihat tubuh istrinya hendak terhuyung.


"Beliin minum dulu," gumam Shiena pelan, lalu kembali duduk di kursi tunggu.


"Aku telfon Davis dulu!" kata Clayton hendak mengambil ponsel nya, namun dengan cepat Shiena menahan pergerakan tangan Clayton.


"Beli di sana, jangan menyuruh siapapun. Ini anak kamu yang mau, bukan anak Davis!" ucap Shiena langsung memanyunkan bibir nya kesal.


Mau tak mau, akhirnya Clayton pun pergi untuk membeli minum. Sementara itu, Mike sudah pergi sejak tadi untuk membeli tiket karena menolak pergi bersama Clayton.


"Ar, kita masuk sekarang!"


"Hah, kok masuk. Gimana sama suami aku?" gumam Chila menggelengkan kepala nya.


"Biarkan mereka berdua. Kita bisa bersama. Masih ada Davis, Kenzo, Harry juga dokter Lucas. Biarkan suami kita pergi berdua, itung itung PDKT!"


Shiena langsung menggandeng tangan Chila dan mengajak nya berjalan menuju pesawat. Walaupun sebenarnya hati Chila masih ragu dan bingung. Namun, Shiena terus mendesak dan meyakinkan nya, bahwa harus memberikan waktu untuk Mike dan Clayton berdua.

__ADS_1


'Semoga kalian berdua bisa selamat sampai tujuan bersama,' gumam Chila dalam hatinya.


...~To be continue... ...


__ADS_2