
...~Happy Reading~...
Setelah dari dokter kandungan, kini Mike dan Chila kembali lagi pulang ke rumah dengan perasaan tak menentu.
"Mas gak bahagia dengan kehamilan Chila?" tanya Chila membuka suara saat sejak tadi keduanya hanya terdiam di dalam mobil. "Tapi ini sungguh anak Mas kok. Chila gak pernah—"
"Ssstttt, Aku bukan tidak bahagia Sayang. Aku juga tidak meragukan kehamilan kamu. Karena aku yakin seribu persen, bahwa akulah abi nya. Hanya saja—" Mike menghela napas nya dengan cukup berat, "Hanya saja, aku takut sama kesehatan kamu."
"Maafin aku yang kurang hati hati, seharusnya kita bisa menunda nya dulu. Sampai kamu siap, Yusuf masih terlalu kecil, dan juga kamu, ... Aku yakin bahwa kamu belum sepenuhnya siap untuk menerima ini semua. Hanya itu yang ku takutkan," jelas Mike panjang lebar.
"InsyaAllah, Chila siap. Ini rejeki dari Allah, dan selagi Mas ada di samping Chila juga terus mendukung Chila. InsyaAllah Chila akan kuat menjalani semua ini, Chila hanya butuh Mas," gumam Chila dengan lirih.
Mike langsung menggenggam tangan Chila, lalu mengecup nya. Sambil tangan satu lagi mengendalikan setir mobil, Mike tak henti henti nya memberikan kecupan hangat pada punggung tangan sang istri.
"Insyallah, Aku juga akan selalu ada buat kamu. Bukan kalian, dan buat kita semua. Kita hadapi sama sama, apapun yang kamu inginkan atau rasakan, aku mohon jangan di pendam sendiri. Oke," kata Mike yang langsung di balas anggukan kepala oleh Chila.
Wanita itu langsung menyandarkan kepala nya pada bahu sang suami, sambil tangan nya terus menggenggam jemari tangan suami nya.
__ADS_1
Sungguh, inilah kebahagiaan yang Chila rasakan sesungguhnya. Mengetahui kehamilan bersama dan bahagia bersama. Bersyukur dan saling menerima, bersiap berjuang untuk masa depan yang jauh lebih indah lagi.
"Tapi Mas, bagaimana dengan Yusuf nanti?" tanya Chila pelan.
"Tidak apa, Yusuf pasti akan senang juga kalau dia sudah mengerti. Dan nanti saat dia besar, justru mereka akan seperti anak kembar, aku juga yakin bahwa Yusuf bisa menjadi sosok kakak yang baik kepada adik adik nya kelak," ujar Mike tersenyum.
Kini keresahan dan kegelisahan yang ia rasakan sejak tadi, seperti sirna begitu saja. Saat melihat bahwa Chila ternyata bisa menerima kehamilan nya. Tentu saja ia bahagia, bahkan sangat bahagia.
Tidak ada lagi ketakutan dalam hatinya, kini tergantikan dengan rasa syukur dan bahagia atas anugrah yang sudah di limpahkan Tuhan kepadanya.
Sesampainya di rumah, Mike menuntun Chila dengan sangat hati hati. Meskipun Chila merasa tidak apa dan biasa saja. Namun Mike benar benar tidak ingin terjadi apa apa kepada istri dan calon adik Yusuf.
"Assalamu'alaikum," ucap Chila ketika melihat ayah dan bunda nya sedang duduk bermain dengan Yusuf di ruang keluarga.
"Waalaikumsalam," jawab nya bersamaan.
"Loh, Sayang kamu kenapa?" tanya ayah Rasya saat melihat putri nya di tuntun oleh sang menantu, "Kalian darimana? Kamu gapapa kan?"
__ADS_1
"Ayah, Bunda, ada yang ingin kami sampaikan," ujar Chila pelan seragam menggigit bibir bawah nya.
Takut, jangan di tanya. Meskipun Chila dan Mike sudah sepakat dan menerima. Namun, tetap saja Chila masih sedikit takut untuk bicara kepada orang tua nya.
"Ada apa?" tanya bunda Anna, saat melihat Chila dan Mike sudah ikut duduk di sofa.
"Kami dari rumah sakit," kata Mike menarik napas nya panjang.
"Rumah sakit? Siapa yang sakit? Sayang, kamu gak sakit kan? Kamu gapapa kan?" tanya ayah Rasya langsung beruntun saat mengingat kedatangan Chila yang di tuntun oleh Mike.
Tak ingin membuat ayah nya panik, Chila langsung menggelengkan kepala nya dengan cepat, "Tidak ada yang sakit, Ayah. Hanya saja, Chila—"
"Yusuf akan mempunyai adik, Yah, Bun." sambung Mike dengan cepat memotong ucapan Chila. Yang mana seketika membuat ayah Rasya dan bunda Anna langsung terkejut dan membulatkan mata nya dengan sempurna.
...~To be continue......
...Hola semuanya, Mommy kembali mau buat iklan nih 🙈 Cuma mau bilangin, kalau kamar untuk Davis sudah launching. Kalian bisa langsung klik profil Mommy dan klik kamar Davis yah....
__ADS_1
...Ada nama Davis gede banget di depan pintu, jadi jangan salah masuk kamar 🥰😍😍😍🥰...