
...~Happy Reading~...
Setelah beberapa saat, Vino akhirnya menjelaskan semuanya kepada Rasya. Tentang apa dan bagaimana klan C tersebut. Tentu saja, Rasya langsung terkejut, bagaimana bisa putri nya bisa berada di tempat seroang Mafia.
“B—bagaimana dia bisa di sana? A—apakah Chila di culik?” tanya Rasya begitu khawatir dan cemas.
“Aku tidak tahu akan hal itu. Tapi, setidaknya kini kita sudah mendapatkan jawaban dimana dia berada saat ini. Mereka begitu pandai menghapus jejak Chila, sampai keluarga Pranata pun tidak ada yang bisa menemukan nya. Segeralah pulih, agar kita bisa ke sana untuk menemui Chila. Dan aku harap, mereka bisa mengizinkan mu untuk masuk ke wilayah nya, karena kamu ayah kandung Chila.” Ujar Vino yang membuat hati Rasya sedikit merasa lega.
Setidaknya, kini ia sudah menemukan titik terang untuk dimana putri nya berada. Ia kembali berpikir, mungkinkah tadi saat ia bermimpi, mungkin kah itu pertanda bahwa ia akan segera menemukan putrinya. Karena terbukti, begitu ia sadar, Vino langsung datang dan memberikan nya petunjuk.
Rasa syukur tak henti Rasya ucapkan dalam hati nya. Kini ia sudah mengetahui bahwa putri nya baik baik saja. Setidaknya, untuk beberapa saat ke depan, sampai saat kondisi tubuh nya pulih, ia bisa merasa tenang.
...🍁🍁🍁...
Sementara itu, di belahan bumi yang berbeda. Kondisi Chila kini sudah semakin membaik. Wanita itu berhasil melawan rasa takut nya dan mulai memberanikan diri untuk membuka pintu kamar nya.
Sudah satu bulan lebih, dirinya tinggal di Villa milik Clayton. Meskipun laki laki itu sudah tidak ada di sana, karena sudah pulang ke Indonesia bersama anak dan istri nya, namun Vila itu memiliki banyak penjaga.
__ADS_1
Clayton benar benar menjaga Chila dengan sangat baik. Ia sampai menempatkan belasan pekerja perempuan yang berjaga di dalam Vila. Bahkan, Clayton mengkhususkan bodyguard wanita untuk melayani Chila di dalam kamar dan rumah. Sedangkan untuk penjaga laki laki ia tugaskan di luar rumah dan di larang keras memasuki Villa kecuali urgent.
Clauton dan Shiena benar benar menghargai privasi Chila. Selama ini, mereka tidak pernah menuntut Chila untuk bercerita tentang permasalahan nya. Namun, meski begitu, Clayton tahu semuanya. Kecuali tentang apa yang di lakukan Mike di dalam kamar. Clayton tidak bisa mengetahui nya karena kamar itu tidak memiliki CCTV.
Clayton hanya tahu bagaimana saat Mike menyakiti fisik Chila. Hingga membuat nya ikut marah. Namun, lagi lagi ia tidak bisa berbuat banyak, karena Chila sendiri memilih diam dan menutup rapat tentang apa yang di lakukan Mike padanya.
Chila, hanya mengatakan bahwa di antara dirinya dan Mike sudah tidak ada saling keterbukaan. Chila marah dan sakit karena sang suami sudah membohongi nya dan memilih wanita lain di banding dirinya.
Sesakit apapun Chila, seperih apapun jalan yang ia tempuh, ia masih berusaha menutup rapat perbuatan suami nya.
Maka dari itu, selama ini dia hanya menghabiskan waktu nya di dalam kamar saja. Hingga saat hari ini, dirinya baru memberanikan diri untuk keluar.
“Terimakasih Miyya, aku hanya ingin mencari angin saja, sudah lama aku di dalam rumah.” Jawab Chila tersenyum begitu lembut.
Meskipun Chila terluka atau mengalami rasa sakit yang luar biasa, namun wanita itu tidak pernah melupakan untuk tetap tersenyum. Karena tersenyum adalah salah satu ibadah yang paling sangat mudah untuk di lakukan.
(Bukankah begitu? kalian jangan lupa tersenyum ya 🤭)
__ADS_1
“Nanti siang, Dokter Liana akan datang untuk mengecek kondisi anda,” ujar gadis bernama Miyya itu lagi memberitahu.
“Terimakasih Miyya,” balas Chila kembali tersenyum, lalu ia membuka pintu utama dengan sangat hati hati.
Dan sat Chila sudah membuka pintu itu, seluruh penjaga yang berjaga di luar Villa, seketika langsung menundukkan kepala nya untuk memberikan hormat kepada tamu tuan nya. Dengan sopan, Chila ikut menundukkan kepala nya saat melewati beberapa orang yang berjaga di sana.
Hingga saat dirinya sudah tiba di halaman samping Vila, dimana di sana ada sebuah pohon yang cukup besar dengan ayunan yang biasa di gunakan untuk bermain Claire.
“Nona, anda harus berhati hati. Saya khawatir nanti Shie Shien akan mengamuk saat melihat orang baru,” tutur Miyya sedikit cemas, saat Chila hendak mendekati sebuah kandang besi yang berada beberapa meter dari jarak pohon tersebut.
“Pantas saja, Claire sangat suka disini. Dia memiliki teman yang begitu menggemaskan,” gumam Chila tersenyum begitu teduh, menatap binatang buas yang tengah menikmati cemilan nya.
Bila biasanya Shie Shien akan langsung mengaung dengan begitu buas ketika bertemu dengan orang baru. Namun berbeda dengan saat ia melihat kedatangan Chila. Justru Shie Shien terlihat meletakkan makanan nya dan membalas tatapan Chila.
“Halo Shie Shien. Mengapa nama mu sangat mirip dengan sahabat ku? Shiena, iya hampir mirip,” gumam Chila terkekeh sendiri ketika mendengar nama Shie Shien yang sangat mirip dengan Shiena. Tanpa ia tahu bahwa nama Shie Shien dulunya adalah Shiena.
...~To be continue .......
__ADS_1
...Mommy kasih yang adem, biar gak tegang tegang terus hehehe.......
...Tersenyum dong, kaya Chila. Jangan marah2 trus. Jangan lupa juga tinggalin jejak biar gak di anggap teman Els di sana, karena sama2 TAK TERLIHAT. #Ehh 🤭🤣💃💃💃...