
...~Happy Reading~...
“Bagaimana keadaan Els?’ tanya Michele dengan nafas memburu ketika sudah tiba di hadapan Mike dan orang tua Els.
"Semakin kritis kak,” jawab Mike menghela napas nya berat.
“Astaga,” gumam Michele pelan dan langsung menutup mulut nya.
“Michele, kamu tahu kan bagaimana Els dan Mike sejak dulu. Tante mohon, izinkan Mike untuk menikahi Els hanya sementara. Setidaknya sampai Els pergi, biarkan dia pergi dengan tenang. Tante mohon hiks hiks.” Pinta tante Felly ini memohon kepada Michele.
“Impian Els sejak dulu, dia ingin menikah dengan Mike. Dia sangat mencintai Mike, dia sangat ingin menjadi istri nya Mike. Hanya saja penyakit itu membuat keinginan nya tidak terpenuhi. Ia takut menyusahkan Mike dan mengecewakan orang tua kalian. Dan sekarang, Dokter mengatakan bahwa umur Els tidak akan lama lagi, jadi tante mohon. Berikan kebahagiaan untuk Els walau hanya sebentar hiks hiks.”
“Tante!” pekik Michele terkejut ketika melihat tante Felly berlutut di depan nya dan Mike.
__ADS_1
“Maaf Tante, tapi ini istri saya bukan istri Mike,” ucap Aldi dengan raut wajah datar nya dan segera menggeser tubuh istri nya agar sedikit menghindar, “Seharusnya Tante meminta izin kepada Chila, selaku istri Mike. Bukan kepada Michele." imbuh Aldi lalu menghela napas nya berat.
Sesungguhnya, Aldi sudah sangat geram dengan tante Felly dan juga Els yang selama ini terus merongrong memohon kepada Mike. Jauh lebih geram lagi ketika Aldi berusaha untuk menyadarkan Mike, namun laki laki itu malah terdiam dilema.
Tidak hanya satu dua kali Aldi mengancam kepada Mike. Namun, Mike selalu meyakinkan nya akan segera memberitahu Chila dan tidak akan menyakiti nya. Aldi memberikan kesempatan kepada Mike, namun semakin lama, keadaan Els yang semakin kritis dan hingga kini sampai tante Felly menuntut pernikahan. Aldi merasa ini sudah di luar batas.
Sementara itu, dari belakang dinding, Chila bisa mendengar semua percakapan beberapa orang di sana termasuk kakak ipar nya. Orang yang mengasuh nya sejak kecil, orang sudah ia panggil mama hampir dua puluh lima tahun lebih. Ia tidak menyangka bahwa orang terdekatnya bisa berbuat sejauh ini padanya.
Berulang kali Chila nampak memukul mukul dada nya dengan cukup kuat, berharap rasa sesak di hati nya bisa segera hilang. Namun ternyata tidak bisa, hatinya begitu sakit dan rasanya benar benar sesak.
‘Jadi mereka juga ikut membohongi ku. Jadi selama ini mereka sering kemari bukan hanya tentang pekerjaan, melainkan untuk menemui kak Els. Tapi kenapa tidak ada yang bilang padaku? Kenapa kalian harus berbohong?” gumam Chila terisak dalam hati nya.
Di satu sisi, Chila juga kasihan dengan kondisi Els. Ia tidak menyangka bahwa Els memiliki penyakit se mengerikan itu. Meskipun Chila tidak tahu penyakit apa yang di derita oleh Els, tapi melihat tangis tante Felly dan kata kata tante Felly yang mengatakan umur nya tidak akan lama lagi. Membuat Chila yakin bahwa penyakit yang di derita Els tidak lah ringan.
__ADS_1
Namun di sisi lain, ia juga tidak rela melihat suaminya terus bersama wanita lain, terlebih kini orang tua dari wanita itu meminta nya untuk menikahi anak nya. Hati istri mana yang tidak luka dan sakit melihat hal seperti itu.
‘Ya Allah apa yang harus hamba lakukan?’ gumam Chila dalam hati nya sambil memeluk perut nya.
“Tapi hanya sebentar. Selama ini Mike tinggal disini, dia selalu berpisah dengan istri nya bukan? Jadi saya rasa, istrinya juga tidak akan tahu. Hanya sebentar Cel, Mike. Hanya sebentar, sampai putri ku menghembuskan napas terakhir nya hiks hiks,” ucap tante Felly semakin terisak.
"Bukankah perjanjian awal, Mike hanya akan menemani Els berobat? Tidak akan ada pernikahan! Kalian tidak bisa egois seperti ini, karena biar bagaimana pun, Mike sudah beristri." ucap Aldi selalu membantah, tangan nya sejak tadi sudah mengepal dengan kuat, berusaha menahan amarah agar tidak menghajar adik ipar nya.
"Tante tahu, tante tahu Mike sudah menikah. Tapi—" gumam tante Felly lalu melirik ke arah Michele.
‘Jangan ikut campur. Cukup diam, dan jangan bersuara!’ ucap Aldi berbisik di telinga istri nya dengan nada mengancam, saat melihat istri nya hendak bersuara.
...~To be continue......
__ADS_1