Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian
Syok


__ADS_3

...~Happy Reading~...


"Bunda, beneran mau pulang aja?" tanya Chila sedikit kecewa.


Niat awal nya ingin berjalan jalan, namun kini hatinya menjadi murung kembali. Dan bisa di pastikan kalau dirinya pulang, pasti akan semakin murung.


"Kamu mau kemana Sayang? Mau belanja berdua aja Kita cari Mall lain," kata bunda Anna seraya mengusap lembut kepala Chila.


Dengan cepat, Chila pun tersenyum dan menganggukkan kepala nya dengan sangat antusias.


"Tapi kita makan dulu ya. Tadi kamu belum sarapan, kasihan anak kamu nanti kelaperan," ujar bunda Anna yang kini mengusap perut Chila dengan begitu lembut.


"Terimakasih Bunda. Karena Bunda sudah menyayangi Chila dengan sangat luar biasa. Bunda adalah salah satu anugrah terindah yang Allah beri kepada Chila. Ayah, Bunda dan Victor. Chila sayang banget sama Bunda," ucap Chila, lalu ia segera memeluk bunda nya dengan penuh kasih sayang.


"Bunda juga sayang banget sama Chila. Bunda gak mau lihat Chila sedih lagi, hati bunda sakit. Jadi, bunda mohon, apapun yang Chila rasakan, bilang sama Bunda. Cerita sama Bunda, agar bunda bisa menghibur Chila dan menenangkan hati Chila."


"InsyaAllah Bunda," jawab Chila kembali tersenyum hangat.


Dan setelah menempuh perjalanan beberapa saat, kini keduanya sudah tiba di salah satu Mall yang tak kalah besar dari Mall sebelumnya.

__ADS_1


Jam sudah menunjuk angka sebelas siang, keduanya segera bergegas turun untuk menuju salah satu restauran yang berada di depan Mall tersebut.


"Sayang, kamu mau pesan apa?" tanya bunda Anna saat sudah memilih tempat duduk yang nyaman untuk nya makan.


"Hemm apa aja yang Bunda pesan, Chila mau kok. Chila mau ke Toilet dulu ya Bun," kata Chila meletakkan tas nya dan segera pamit ke belakang.


Usia kehamilan yang semakin besar, membuat Chila semakin sering bolak balik ke toilet.


Saat Chila baru saja menyelesaikan aktivitas nya, ia segera mencuci tangan dan bersiap kembali ke meja nya. Namun, saat dirinya hendak membuka pintu, ia di kejutkan oleh kedatangan dua gadis yang tidak ia kenal.


Brakkk!


Dua gadis yang sama sekali tidak Chila kenal, tengah bertengkar hebat di ambang pintu. Chila ingin menyela namun tidak berani, ia mencoba melerai namun tidak bisa.


"Maaf, permisi Kak. Bisakah kalian berhenti sebentar. Saya mau lewat," ujar Chila dengan pelan dan sopan.


Mendengar suara Chila, seketika dua gadis itu tersadar dan memberikan akses jalan untuk Chila. Dan baru saja Chila hendak menutup pintu. Tiba tiba ia mendengar suara teriakan dari dalam toilet.


Chila kembali membuka pintu tersebut dan sudah melihat salah satu di antara nya tergeletak dengan darah yang begitu banyak.

__ADS_1


Aaaarrkkkkkhhhhhh!


Seketika itu juga, Chila langsung berteriak dan membuat beberapa karyawan yang melintas datang berhamburan.


Brukk!


Tubuh Chila luruh dan tak sadarkan diri melihat aksi perkelahian di depan nya.


Panik, tentu saja salah satu gadis itu menjadi sangat panik dan hendak pergi. Namun terlambat karena sudah di hadang oleh salah satu karyawan restauran.


Sementara itu, bunda Anna yang menunggu Chila tak kunjung datang. Akhirnya penasaran dan berniat menyusul ke Toilet. Dan betapa terkejut nya dia saat melihat putri nya sudah di gotong oleh beberapa karyawan menuju sebuah ruangan yang tak jauh dari toilet.


"Kenapa putri ku bisa pingsan?" tanya bunda Anna setelah mengikuti beberapa karyawan itu ke ruangan privasi.


"Maafkan kami Bu, kami tidak tahu. Dan sepertinya, putri ibu syok karena menyaksikan tragedi pembunuhan." ucap salah satu karyawan itu, membuat bunda Anna langsung membulatkan mata nya.


"P—pembunuhan? B—bagaimana bisa?" tanya bunda Anna terkejut.


"Pihak restauran sudah menghubungi kepolisian. Dan sepertinya, mungkin putri Ibu akan di mintai keterangan. Kami permisi dulu Bu."

__ADS_1


Tubuh bunda Anna langsung lemas, ia tidak menyangka bisa bertemu dengan kasus seperti ini. Takut, tentu saja ia menjadi ketakutan. Apalagi Chila yang sampai pingsan, bunda Anna tidak bisa membayangkan bagaimana syok nya Chila tadi.


...~To be continue... ...


__ADS_2