
...~Happy Reading~...
Setelah perdebatan yang cukup panjang, kini akhirnya Mike dan Clayton benar benar pergi berdua ke super market. Karena tidak ingin berdebat lagi, akhirnya keduanya memilih untuk diam dan menyibukkan diri dengan gadget masing masing.
"Kau ambilah buah dan sayur. Biar aku yang mengambil Daging!" ujar Mike datar saat hendak memasuki supermarket.
Tanpa menjawab perintah dari Mike. Clayton segera menyambar troli dan bergegas mencari rak tempat buah dan sayuran berada.
Tidak butuh waktu lama, Mike sudah kembali di kasir dengan membawa satu troli penuh berbagai macam daging. Sementara itu, Clauton yang masih bingung hanya bisa berdiam sambil menatap buah buahan di depan nya dengan perasaan bimbang tak menentu.
'Buah apa saja, yang penting buah dan bisa di makan!'
Ucapan Naura yang masih terus terbayang di pikiran nya, semakin membuat nya dilema. Hingga tiba tiba sebuah tepukan di pundak nya, membuat Clayton tersadar.
"Mau sampai kapan kau bertukar pandang dengan mereka? Hati hati jatuh cinta!" ucap Mike dengan raut wajah datar nya, lalu ia segera mengambil beberapa buah buahan dan ia letakkan di troli Clayton yang masih kosong.
Sementara itu, Clayton yang mendapatkan sindiran langsung mendengus dengan kesal. Bagaimana bisa ia jatuh cinta sama buah buahan? Dasar orang tua, batin Clayton.
"Lebih baik, kau urus tugas mu sendiri. Bagian ini biar aku!" kata Clayton segera merebut troli nya.
Ia begitu gengsi bila harus di bantu oleh Mike. Maka dari itu Clayton menolak dan segera mengambil alih tugas nya sendiri.
"Bahkan semua daging sudah ku masukkan ke Taxi. Cepat lah, atau kau ku tinggal!" setelah mengatakan itu, Mike memilih untuk pergi dan menunggu di luar, karena tidak ingin memperpanjang perdebatan.
"Kenapa dia cepat sekali?" gumam Clayton pelan, "Ah aku lupa, dia kan orang tua, jadi pengalaman berbelanja nya sudah banyak." imbuh Clayton seraya mengangkat kedua bahu nya, lalu ia mengambil beberapa buah buahan dan sayuran yang ada di depan nya.
Sementara itu, di Vila. Tepatnya di sebuah taman belakang, Kenzo, Harry dan Lucas sibuk untuk memasang tenda, karena cuaca sedikit mendung. Tidak ingin acara gagal, akhirnya mereka. mencari akal untuk membuat sebuah tenda yang kebetulan memang ada di gudang.
__ADS_1
"Apakah kalian tidak ada yang berniat membantu?" tanya Hary menatap kelima wanita yang sedang duduk santai di bangku taman sambil. menikmati minuman dan beberapa cemilan.
"Tidak!" jawab mereka dengan serentak.
"Kalian itu laki laki, para suami. Kalau kami masih harus turun tangan, lalu apa guna nya kalian?" kata Naura dengan sinis melirik ke arah suami nya.
"Nah, bener apa kata Naura!" sambung Susan menyengir kuda seraya menatap Harry.
"Kamu memang provokator dari dulu, Ra!" cibir Harry dengan kesal, "Gak suami, gak istri sama saja!"
"Kamu mau ngajak ribut Har!" kata Kenzo langsung melepaskan tali yang ia pegang, hingga membuat tenda yang hampir berdiri itu seketika ambruk kembali.
"Kenzo! Harry! Kalian gimana sih!" pekik Lucas dengan kesal, lantaran kini, dirinya tertutup oleh tenda akibat ulah Kenzo dan Harry.
"Oh sorry sorry Bang," ujar Kenzo terkekeh lalu kembali membantu Lucas untuk memasang tenda.
"InsyaAllah iya, Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa, 'Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik bagi istrinya dan aku adalah orang yang terbaik di antara kalian terhadap istriku' (HR. At-Tirmidzi no 3895, Ibnu Majah no 1977. Yang disahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam As-Sahihah no 285)."
"Dan selain itu Rasulullah SAW juga bersabda; 'Orang yang imannya paling sempurna di antara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istrinya' (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah.)" jelas Chila panjang lebar.
"Jadi, kalian bisa menyimpulkan dengan jelas bahwa dari dua hadist tadi, kalau seorang suami di perintahkan untuk memuliakan istrinya. Dan asal kalian tahu, saat istri merasa bahagia, maka secara otomatis semua anggota keluarga juga akan merasa bahagia. Begitu pula ketika istri selalu menjalani hidup dengan positif, maka semua anggota keluarga juga akan menjalani hidup dengan positif." imbuh Chila terkekeh.
"Dan, dengan kalian menuruti kemauan istri itu termasuk memuliakan dan membuat istri bahagia. Ya kan Guys?" tambah Jesika yang langsung di balas anggukan kepala oleh para sahabat nya.
"Kalian ikhlas kan?" tanya Naura menatap tajam pada suami nya.
"Ikhlas!" jawab ketiga laki laki itu sedikit mendengus.
__ADS_1
"Sepertinya kita salah kalau meminta bantuan sama mereka. Bukan di bantu, yang ada kita dapat ceramah?" gumam Harry sedikit berbisik menggerutu kepada kedua teman nya.
"Kau yang memulai, kami ikut kena imbas!" kesal Kenzo langsung mendengus.
"Ini lagi, Clayton sama Mike kemana sih? Kenapa mereka lama banget belanja nya? Apa mereka belanja di Jakarta!" kata Lucas menggerutu seraya menghela napas nya berat.
Panjang umur, setelah mengatakan hal itu, ternyata yang di bicarakan sudah pulang dan segera menuju taman.
"Loh, kok kosong? Belanjaan nya mana? Jangan bilang kamu gak jadi belanja? Jangan bilang kalian ribut, jangan bilang kalau—"
"Diem Ra!" kata Clayton segera memotong pertanyaan Naura yang beruntun.
"Belanjaan di depan, kalian bantu angkutin gih, kasihan supir taxi nya." kata Clayton yang langsung menghempaskan tubuh nya di sebuah bean bed.
"Yang belanja kamu, kenapa nyuruh kami. Kamu gak lihat ini lagi ngapain? Bukan nya di bantu, main asal suruh!" kata Kenzo menolak keras perintah dari Clayton.
"Hanya memasang beginian saja kenapa begitu susah sih! Lebih berat aku yang harus belanja," ucap Clayton mendengus.
"Sudahlah, ayo kita saja yang bantu!" ujar Chila segera bangkit dari tempat duduk nya.
"Sayang! Kamu diem aja disini, jangan ikutan. Kamu lagi hamil!" kata Clayton langsung menahan tangan istri nya yang hendak berdiri ikut dengan para sahabat nya.
"Aku hanya ingin lihat saja. Apa yang saja yang kamu beli," ucap Shiena bangkit, dan akhirnya mau tak mau Clayton ikut bangkit untuk mengawasi sang istri.
"Astaghfirullah!" pekik Chila saat sudah tiba di ambang pintu utama dan melihat beberapa taxi sudah memenuhi halaman Vila milik Kenzo dan Naura.
"Sumpah, ini kelakuan siapa woy!" pekik Naura ikut terkejut dan menggelengkan kepala nya.
__ADS_1
...~To be continue......