
...~Happy Reading~...
Malam yang di tunggu pun sudah tiba. Kini Mike dan juga Chila sudah sampai di kediaman Arthajaya, sejak tadi, Mike tak henti henti nya terus menggenggam tangan sang istri untuk mengurangi kegugupan nya.
Sejujurnya, ia sendiri juga tidak tahu mengapa ia bisa gugup. Dirinya laki laki normal dan sangat kuat, mengapa bisa gugup hanya karena akan bertemu dengan laki laki yang sangat ia benci.
“Assalamualaikum,” ucap Chila saat sudah tiba di ambang pintu utama yang memang sedang di buka.
“Waalaikumsalam, ku kira kalian tidak akan datang,” kata Claytn yang menyambut kedatangan sahabat nya.
“Dimana Claire dan Shiena?” tanya Chila setelah menggelengkan kepala nya dan tersenyum.
“Masih bersiap, ay masuk saja dulu,” ujar Clayton mempersilahkan tamu nya untuk masuk dan duduk.
Sementara itu, Mike sejka tadi hanya diam dengan ekspresi wajah datar nya. Bahkan laki laki itu begitu enggan untuk menatap ke arah Clayton. Ia lebh memilih utnuk menatap ke arah lain arah agar tidak melihat wajah laki laki tersbut.
__ADS_1
“Waahh aunty Chila sudah datang!” pekk Shiena pelan seraya menggandeng tangan putri nya untuk mendekati ruang tamu.
“Halo cantik,” sapa Chila dengan lembut mencubit pipi gembul milik Claire.
Claire yang memang sangat pemalu, hnya bisa tersenyum saat di puji kecantikan nya oleh Chila. Hingga membuat Chila semakin merasa gemas dan ingin menggendong. Namun sayang, Claire kini sudha cukup besar, dan Chila tidak akan kuat bila harus mnggendong nya.
“Bagaimana kalaukita langsung makan malam saja,” kata Shiena yang langsung di setuji oleh yang lain.
Sepanjang acara, bahkan Mike tidak bisa menyentuh satu makanan pun yang ada di atas meja. Ia hanya minum beberapa minuman saja lalu habis itu kembali diam. Benar benar ia tidak memiliki nafsu sama sekali untuk mencicipi makanan tersebut.
“Suami mu semakin kesini ternyata semakin ke sana Ar.” Decak Clayton mendengus.
“Ya mau gimana lagi, bawaan bayi. Sebenarnya aku juga kasihan dna gak enak, tapi—“
“Bentar, bawaan bayi?” Shiena langsung mentap ke arah Chila dan mengerutkan dahinya, “Bayi siapa? Yusuf sudah keluar Ar.”
__ADS_1
“Adik nya Yusuf,” awab Chila langsung menyengir kuda, yang sontak membuat mata Claytn dan Shiena langsung membulat dengan sempurna.
“What, kamu hamil lagi Ar?” tanya Shiena yang terkejut dan langsung di balas anggukan kepala oleh Chila.
“Ku kira hanya Naura yang hamil, ternyata kamu juga?” gumam Shiena menatap tak percaya.
Ya, Naura di nyatakan positif hamil oleh Doker. Sehari setelah samapi di Jakarta, saat itu Naura langsung pergi ke Dokter dan melakukan USG. Dan ternyata memang benar adanya, bahwa kini ia sudah berbadan dua. Usia kandungan Naura dan Chila terbilang hampir sama, hanya berbeda dua minggu lebih dulu Chila.
Tapi, bila Naura, anak mereka suah besar. Bahkan sebentar lagi akan lulus sekolah dasar. Sementara Yusuf? Masih beberapa bulan, dia sangat kecil.
“Ah pantas saja, saat itu suami mu mencari rujak saat di Bali,” kata Clayton menghela napas nya panjang.
Kini terjawab sudah, mengapa malam itu Mike ingin ikut dengan nya dan terlihat begitu sedih saat apa yang dia cari tidak ketemu. Meskipun saat itu Clayton belum tahu bahwa Cila tengah hamil, namun beruntung karena ia saa itu langsung mencarikan nya.
...~To be cntinue ......
__ADS_1
...Disini sudah tidak ada konflik ya. Hanya ada kebahagiaan yang tersisa, dan mungkin sebentar lagi akan memasuki ending. So, kalian mau ending setelah melahirkan adik Yusuf atau ending saat hamil? Komen ya 🥰🥰...