
...~Happy Reading~...
“Sayang, benarkah kamu melakukan itu?” tanya Aiden pelan, menatap wajah istri nya yang semakin terisak dengan kepala tertunduk.
Farel sudah menjelaskan semuanya kepada semua orang. Apa yang di katakan oleh Aldi, dan juga bukti hasil pemeriksaan Chila di rumah sakit yang sama dengan Els. Disitu juga tertera hari, tanggal dan jam berapa Chila di periksa, dan itu bertepatan dengan saat kondisi Els mengalami kolaps.
“Jelaskan Fel, jelaskan!” seru Farel masih begitu emosi dan kesal.
“Tapi Mike dan Els sudah bersama sekian lama. Dan aku hanya ingin—“
“Ingin apa? Mau seberapa lama apapun mereka berdua, Mike sekarang sudah menikah. Dia punya istri yang harus dia jaga dan sayangi. Dan gara gara kamu, rumah tangga nya hancur!” saut Farel dengan cepat memotong penjelasan Felly, “Sikap kamu ini, sama saja dengan saat kamu ingin kembali ke Javier, sampai kamu tega hampir membunuh Celena! Sekarang, kamu melakukan hal yang sama kepada menantu ku! Kamu tahu Fel, dia sedang hamil! Dan gara gara sikap egois kamu, dia pergi entah dimana!”
“Aku hanya ingin anakku bahagia!” jerit Felly di sertai isak tangis.
“Begitupun dengan ku, yang juga ingin anakku bahagia! Tapi cara kamu salah Fel! Salah besar! Justru dengan perlakuan kamu seperti ini, malah membuat anak kamu sebagai perempuan yang tidak benar!” balas Farel semakin menjadi ketika mendapatkan teriakan dari Felly.
__ADS_1
“Kamu menjadikan anak mu sendiri seperti perempuan yang tidak punya harga diri, karena sudah menjadi perusak rumah tangga orang! Seharusnya kamu belajar dari kesalahan kamu dulu Fel,” imbuh Farel menggelengkan kepala nya, “Kamu sudah menjadi perusak rumah tangga mantan kamu. Dan kamu menjadikan Els juga sama seperti mu!”
“Jaga bicara kamu Rel!” sentak Felly semakin menangis histeris.
“Apa kamu juga bisa menjaga sikap kamu Fel! Kenapa kamu begitu egosi! Kamu selalu mementingkan diri kamu sendiri. Sejak dulu, sejak dulu Fel! Tidak seharusnya kamu juga membuat anak kamu seperti itu. Apakah kamu tidak merasa menjadi perempuan murahan Fel? Kamu pembunuh dan kamu wanita gila Fel!”
Kata demi kata yang keluar dari mulut Farel, seolah seperti ribuan jarum yang menusuk relung hati Felly. Rasanya begitu sakit dan sesak, walaupun ia tahu bahwa apa yang ia lakukan adalah kesalahan, namun ia hanya ingin yang terbaik untuk putri nya.
“Javier dan Celena masih berbaik hati padamu. Tapi jangan harap, aku memiliki hati lapang seperti mereka. Kalau sampai terjadi apa apa kepada menantu dan calon cucu ku, jangan harap hubungan kita bisa seperti dulu Fel. Bahkan aku akan melupakan bahwa kita pernah kenal dan keluarga! Aku tidak sudi memiliki keluarga iblis seperti mu!”
“Rel, tunggu!” seru Javier dan Celena yang ikut mengejar Farel menuju mobil nya.
Farel menghela napas nya berat ketika melihat Javier, “Chila pergi Jav. Menantu ku pergi.”
“Dia sedang hamil. Dan sekarang aku tidak tahu dia dimana, dia tidak sekuat kamu Cel. Sejak kecil ia begitu lemah. Dia gadis yang sangat lembut, dan gara gara Felly. Bahkan anak ku rela menyakiti gadis selembut dia, aku—“
__ADS_1
Crystal segera mengusap lengan suami nya, berharap suami nya bisa lebih tenang. Walau sebenarnya ia sendiri juga sangat sedih mengingat kepergian Chila.
“Aku akan ikut membantu nya.” Ujar Javier dan langsung di balas anggukan kepala oleh Farel, “Tapi kamu tidak sungguh sungguh bukan, tentang ucapan mu tadi ke Felly?” tanya Javier yang membuat Farel langsung tertawa sumbang.
“Sudah ku katakan, aku tidak memiiki hati selapang kalian. Jadi jangan harap aku akan menginjakkan kaki kesini lagi, sebelum menantu ku ketemu. Bahkan, jika aku mati sebelum cucu dan menantu ku ketemu, aku tidak sudi di kuburkan disini. Aku akan meminta anak ku untuk mengubur ku di Indonesia.” Ucap Farel kembali meneteskan air mata nya.
“Rel,”
“Sudahlah Jav. Aku akan mencoba mencari Chila dulu. Terimakasih untuk tawaran nya.” Ucap Farel menepuk bahu Javier lalu ia segera pergi meninggalkan Mansion.
“Kenapa semuanya jadi seperti ini?” gumam Celena pelan melihat kepergian mobil Farel, “Felly .. “ imbuh nya seraya menghela napas berat.
"Sudahlah, kita doakan yang terbaik saja untuk mereka," ujar Javier seraya memeluk istrinya dari samping, dan lekas mengajak nya untuk masuk kembali.
...~To be continue ......
__ADS_1