Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian
Pesek


__ADS_3

...~Hapy Reading~...


Pagi harinya, hari ini, harusnya Chila bertugas untuk datang ke butik. Namun, karena ada sang suami di rumah, dan Chila tidak ingin menyia nyiakan nya. Akhirnya Chila mengirimkan pesan di grup nya untuk memberitahu bahwa dirinya tidak bisa datang ke butik.


Beruntung, Chila memiliki sahabat yang begitu pengertian dan selalu ada. Jadilah mereka mengiyakan dan menggantikan kedatangan Chila.


Jesika :


Fighting Ar, lanjut terus pokok nya jangan kasih kendor.


Naura : Anjr, jangan sesat, lo Jes


Shiena :


Tapi Jesika benar loh Ra, @Arshyla, seharian pokoknya lancarin sama paksu ya.


Susan : Masak tauge deh Ar, katanya bagus


Naura : buat apaan toge?


Jesika :Bikin gado gado

__ADS_1


^^^Chila : ^^^


^^^Kalian bahas apaan sih? Aku juga lagi masak, tapi bukan tauge. Udah ah, sebentar lagi suami ku bangun. Bye bye semuanya, dan terimakasih, data akan ku matikan. Assalamualaikum.^^^


Setelah mengirimkan pesan terakhir, Chila tersenyum dan menggelengkan kepala nya. Ia yakin, bahwa kini grup itu akan semakin ramai dengan celotehan Naura dan juga Jesika. Tidak ingin terus tergoda untuk bergibah dengan para sahabat nya, akhirnya Chila memutuskan untuk melanjutkan masakan nya.


Grepp


Hampir saja Chila menjatuhkan spatula nya, karena terkejut dengan sentuhan seseorang yang tiba tiba dari belakang. Ya, siapa lagi yang berani memeluk nya kalau bukan Mike.


“Kamu masak apa?” tanya Mike mengendus bahu sang istri.


“Mas, lepas ih, nanti gosong ayam nya. Jangan begini, geli,” kata Chila menggeliatkan badan nya berusaha melepaskan diri dari Mike.


“Gimana mau masak lagi, ini angkatan terakhir. Udah ih lepasin dulu,” kata Chila membuat Mike akhirnya mau tak mau melepaskan pelukan nya dengan berat hati.


“Kamu gak pakai kerudung?” tanya Mike saat baru sadar bahwa istrinya tidak mengenakan hijab.


“Gapapa kok, gak ada orang di rumah. Tadi Chila udah wa sama mbak Sari biar gak datang. Makanya Chila yang masak,” jawab Chila tanpa menatap ke arah Mike.


Sebenarnya, di rumah itu Mike mempekerjakan dua asisten rumah tangga. Namun, karena rumah nya tidak terlalu jauh, jadilah mereka selalu pulang satu minggu sekali. Dan saat Mike akan pulang, maka Chila selalu melarang pembantu nya untuk datang.

__ADS_1


“Mas udah laper?” tanya Chila setelah meniriskan ayam goreng nya dan meletakkan nya di piring.


“Belum sih, tapi kalau kamu mau makan dulu, ayo gapapa,” kata Mike seraya menuangkan minuman dingin dari kulkas ke dalam gelas.


“Ih masih pagi udah minum air dingin. Gak bagus tahu,” ucap Chila segera merebut gelas Mike, dan menukar nya dengan gelas baru yang sudah ia isi dengan air putih biasa.


“Sayang tau udah di tuang. Gak boleh di buang,” kata Mike hendak merebut kembali air putih dingin di tangan istri nya.


“Yang bilang mau buang siapa? Orang mau Chila minum kok,” jawab wanita itu, lalu tanpa permisi ia segera meneguk minuman nya setelah duduk di meja makan.


Tentu saja hal itu membuat Mike mendengus kesal. Pasalnya, ia yang menginginkan minuman itu, ia yang menuang nya, namun istrinya yang meminum nya.


“Cie ngambek,” goda Chila terkekeh ketika melihat raut wajah suami nya. “Makan dulu, nanti Chila ambilkan minum yang dingin. Tadi Chila sudah makan roti, jadi perut Chila gak kosong. Sedangkan perut mas, kan masih kosong. Belum kemasukan apapun, jadi Chila gak mau nanti kamu sakit perut,” jelas Chila panjang lebar, lalu tanpa permisi wanita itu langsung mengecup pipi Mike sekilas.


“Jangan ngambek, nanti suami Chila ganteng nya ilang,” imbuh nya berbisik lalu segera kabur.


Namun, belum sempat ia kabur, justru tangan nya sudah lebih dulu di tarik oleh Mike hingga membuat wanita itu kini terduduk di pangkuan suami nya.


“Sekarang udah nakal ya, berani godain suami,” gumam Mike dengan gemas dan langsung mencubit hidung Chila.


“Maasss!” pekik Chila dengan kesal dan langsung menepis tangan Mike, “Hidung Chila makin pesek nanti!” Imbuh nya langsung memanyunkan bibir.

__ADS_1


Melihat istrinya seperti itu, seketika membuat Mike semakin gemas dan tergelak. Ia seolah merasa dejavu ketika dulu Chila hendak membangunkan nya dan justru malah gadis kecil itu menubruk badan nya dan mempermasalahkan hidung nya yang pesek. Ekspresi wajah kesal itu masih sama, membuat hati Mike semakin merasa takut.


...~To be continue ......


__ADS_2