Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian
Bertemu


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Mendengar suaranya di panggil, membuat langkah kaki Chila langsung terhenti. Hati yang semula berbunga karena melepas kepergian sang ayah dan sahabat nya, kini berubah seketika. Jantung yang berdetak normal, tiba tiba menjadi sangat cepat seperti sedang lari maraton.


“Miyya, kamu bawa Arsy ke mobil,” ucap Davis dengan suara datar nya, menginterupsi kepada pengawal Chila agar membawa Chila pergi.


“Mari Nona Arsy,” ajak Miyya segera menggandeng tangan Chila dan mengajak nya berjalan menuju mobil.


“Sayang! Tunggu! Chla tunggu dulu!” teriak laki laki yang tak lain dan tak bukan ialah Mike. Suami dari Arshyla Savina.


Mike berencana akan pulang ke Indonesia hari ini. Lantaran hampir satu minggu ia di sana dan tidak bisa menemukan keberadaan Chila, akhirnya ia memutuskan untuk pulang.


Bukan menyerah, namun ia juga memiliki perusahaan yang harus ia urus sebelum kembali di buat bangkrut oleh oknum tak bertanggung jawab.


Namun, saat ia hendak pergi tiba tiba matanya menyipit kala melihat serang wanita ber gamis coklat muda dengan hijab panjang menjuntai tengah berjalan dan bercanda dengan wanita lain di samping nya.


“Sayang aku mohon, dengar dulu penjelasan ku! Aku mohon beri aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya! Arshyla Pranata!” seru Mike seketika membuat langkah kaki Chila kembali terhenti.

__ADS_1


“Miyya, cepat masuk mobil!” Sentak Davis ketika melihat langkah kaki Miyya dan Chila berhenti.


‘Davis, aku mohon jangan sakiti dia.’ Gumam Chila begitu lirih, wanita itu hanya bisa mengepalkan tangan dengan kepala yang menunduk untuk menutupi rasa sesak yang ia rasakan saat ini.


Meskipun suara Chila begitu pelan, namun Davis sangat jelas mendengarkan nya. Dan meskipun ia mendengar, bukan berarti ia mengiyakan atau menuruti permintaan Chila.


Dia sudah di tugaskan untuk menjaga Chila oleh Clayton. Apalagi dari laki laki yang bernama Mike, yang tak lain dan tak bukan adalah suami dari Chila sendiri.


“Maaf Tuan, anda di larang untuk mendekati nona Arsy,” ucap Davis dengan ekspresi wajah datarnya seraya menahan Mike agar tidak semakin mendekat.


“Aku suami nya! Aku berhak atas dia!” seru Mike tak terima.


“Sampai kapan pun, aku tidak akan pernah menceraikan istri ku! Ingat itu!” ucap Mike menatap marah pada sosok laki laki dingin di depan nya.


Mike akui, dirinya sangat datar dan dingin Clayton juga dingin. Namun, laki alki yang saat ini berhadapan Dengan nya, memiliki tingkat dingin berkali lipat dari Clayton sekalipun.


“Bukan tidak akan, tapi belum,” balas Davis lagi semakin memancing amarah Mike.

__ADS_1


“Jangan pernah ikut campur urusan ku! Dia istri ku!” seru Mike semakin marah.


“Maaf, tapi kami buru buru. Lebih baik anda bicarakan dulu kepada Tuan Rasya. Biarkan beliau yang menentukan apakah anda bisa bertemu nona Arshyla atau tidak! Saya hanya menjalankan tugas kami! Permisi!” ujar Davis yang tak ingin berlama lama, ia segera berjalan menjauhi Mike dan segera menuju mobil.


Apakah Mike akan menyerah? Tentu saja tidak, laki laki itu segera mengejar Davis dan mobil yang di tumpangi oleh Chila, istrinya.


“Sayang buka pintu nya! Ku mohon, buka pintu nya. Kamu harus dengar dulu penjelasan aku, Chila aku mohon, plis beri aku kesempatan! Untuk yang terakhir kalinya!”


Mike terus memohon dan mengetuk ngetuk kaca mobil dimana Chila berada. Sementara itu, Davis yang hendak masuk ke dalam mobil, selalu di tahan oleh Mike. Ia seolah tidka membiarkan Davis untuk membawa istri nya pergi.


“Chila, lima menit, Hanya lima menit, beri aku waktu, lima menit saja. Aku mohon!” pinta Mike terus berteriak karena takut kehilangan jejak istrinya lagi.


Sementara itu, Davis yang merasa kesal, akhirnya menyuruh anak buah nya untuk menahan Mike agar dirinya bisa masuk.


“Lepas! Lepasin aku! Chila aku mohon, hanya lima menit!” pekik Mike terus berusaha melepaskan diri, namun sulit karena kini dirinya tengah di tahan oleh dua orang yang memiliki tubuh cukup besar serta beberapa orang yang menghadang di depan Mike, sehingga ia tidak bisa melawan nya.


“Chilaaaaa! Arshyla Pranata!” teriak Mike dengan di sertai air mata penyesalan yang sudah membanjiri pipi nya.

__ADS_1


'Sebesar itukah luka yang ku berikan padamu? Sampai untuk menatap ku saja, kau sudah tidak mau? Apakah sudah tidak ada harapan?' gumam laki laki itu masih terisak sambil menatap kepergian mobil yang membawa istrinya pergi menjauh.


...~To be continue .......


__ADS_2