
...~Happy Reading~...
Setelah menempuh perjalanan beberapa menit, kini Mike dan Chila sudah tiba di rumah sakit keluarga milik Pranata Family.
"Mas, kita mau ngapain kesini? Kamu beneran sakit?" tanya Chila langsung menghentikan langkah nya saat baru tiba di lobi rumah sakit.
"Aku hanya ingin memastikan sesuatu saja, Sayang. Plis," pinta Mike memohon, dan mau tak mau Chila pun menganggukkan kepala nya dengan pasrah.
Wanita dengan gamis berwarna coklat muda serta kerudung pasmina senada itu, nampak semakin mengerutkan dahi nya saat Mike menuntun nya menuju ruangan OBGYN.
Namun, belum sempat Chila bertanya lagi. Seorang dokter sudah lebih dulu membuka pintu ruangan nya dan menyambut kedatangan Mike dan Chila, yang seolah sudah di ketahui.
"Mas, aku gak hamil!" kata Chila bingung, "Kenapa kita kesini?"
"Sayang, aku gak tahu ini hanya ketakutan ku saja atau memang benar firasat ku. Tapi, aku sungguh merasakan hal yang dulu pernah aku rasakan. Maka dari itu, aku ingin memastikan, agar aku yakin apakah firasat ku benar atau salah!" jelas Mike panjang lebar, seketika membuat Chila terdiam.
"Tapi—"
__ADS_1
"Hanya sebentar, jangan takut. Aku akan disini menemani kamu, oke!" kata Mike menggenggam tangan istrinya dengan begitu lembut.
Menghela napas nya berat, akhirnya Chila kembali menganggukkan kepala nya dan menuruti semua yang di katakan oleh dokter.
Dari mulai menimbang berat badan, mengukur tensi hingga kini akhirnya Chila akan melakukan USG untuk memastikan dengan benar.
"Selamat Bapak, dan Ibu. Firasat Pak Mike ternyata sangat kuat ya. Kita lihat, berapa usia nya ya?" kata dokter menjelaskan sambil terus menggerakkan alat USG di perut Chila.
Deg!
Jantung Mike dan Chila seketika itu juga langsung berdegup begitu kencang. Bahwa ternyata benar adanya dugaan Mike.
"Iya Bu Arsy. Selamat ya, saat ini usia kandungan Ibu Arsy sudah memasuki usia tujuh minggu," ujar Dokter yang membuat Chila langsung membulatkan matanya dengan sempurna.
"Tapi Dok, bagaimana mungkin? A—anak saya, baru berusia kurang dari enam bulan? B—bagaimana bisa saya hamil?" tanya Chila kurang percaya, "Bahkan, saya belum mengalami menstruasi usai melahirkan Dok. Lantas, bagaimana mungkin saya bisa hamil Dok?"
"Apakah setelah melahirkan, Ibu Arsy sudah melakukan KB atau memakai pengaman lain mungkin saat berhubungan?" tanya Dokter langsung membuat Chila langsung terdiam.
__ADS_1
Ia melirik ke arah suami nya dengan tatapan yang sulit di artikan. Dan memang benar, bahwa sejak pertama ia melakukan hubungan dengan suami ny, ia tidak pernah melakukan KB atau menggunakan pengaman apapun.
Namun, Chila berfikir bahwa dirinya tidak akan mungkin hamil, karena dia belum datang bulan sejak saat melahirkan. Jadi dia merasa akan aman aman saja, tanpa ia sadari justru kini dirinya malah sudah ketahuan hamil.
"Apakah ibu Arsy, memberikan ASI ekslusif?" tanya dokter lagi, dan Chila langsung menggelengkan kepala nya.
Karena memang, selama ini Yusuf di berikan susu formula dan asi. Ia tidak bisa memberikan asi ekslusif karena kebutuhan Yusuf yang sangat kuat, selalu merasa kurang dan kurang, hingga akhirnya Chila menambahkan nya dengan susu formula.
"Begini, Ibu Arsy. Setelah masa nifas, jika tidak menggunakan alat kontrasepsi apa pun, dan tidak menyusui secara eksklusif, wanita yang aktif berhubungan seksual akan memiliki kemungkinan untuk hamil kembali. Hal ini berhubungan dengan siklus ovulasi. Ovulasi biasanya terjadi 2 minggu sebelum menstruasi, sehingga walaupun belum menstruasi, bisa saja sudah memasuki masa subur dan siap untuk hamil kembali."
"Seharusnya, kalau memang belum siap untuk menambah momongan, setelah melahirkan kemarin, Ibu Arsy bisa melakukan KB terlebih dulu sebelum berhubungan." jelas Dokter panjang lebar.
Chila kembali terdiam, ia merasa tidak tahu lagi harus berkata apa. Bahkan, saat dirinya melahirkan saja, ia tidak tahu kapan dan bagaimana rasanya. Apalagi memikirkan untuk KB, pikir Chila menghela napas nya berat.
Sementara itu, tak berbeda jauh dari Chila. Mike juga hanya mampu terdiam. Bukan dia tidak bahagia atas rejeki yang di berikan oleh Allah padanya. Hanya saja, ia berfikir ini terlalu cepat, lantaran Yusuf masih sangat kecil, dan juga ia takut bila istrinya belum siap. Mengingat dengan apa yang terjadi kepada Chila beberapa bulan yang lalu. Mike takut bahwa Chila akan mengalami sedikit trauma.
'Astaghfirullah atau Alhamdulillah?' gumam Mike dalam hatinya.
__ADS_1
...~To be continue......