Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian
Operasi kedua


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Meskipun keadaan Mike belum sepenuh nya pulih. Namun, ia tetap kekeuh untuk ikut menunggu istri nya di depan ruang operasi. Ia tak henti henti nya terus berdzikir dan berdoa kepada Tuhan, semoga operasi istri nya berjalan dengan lancar.


Sementara Yusuf, dia sudah di kembali ke ruangan nya lagi pagi tadi. Setelah semalaman, ia ikut tidur di ruangan Mike. Meskipun tidak bisa memeluk, namun Mike sudah sangat bersyukur karena bisa tidur di dekat putra nya.


“Mike, apa tidak sebaiknya kamu istirahat dulu di kamar? Luka kamu masih belum pulih,” ujar bunda Anna sedikit meringis melihat keadaan menantu nya.


“Tidak apa Bunda, Mike sudah lebih baik,” jawab Mike tersenyum dan menganggukkan kepala nya.


Tak hanya Anna yang kasihan melihat Mike, namun Rasya dan Vino pun merasakan hal yang sama. Kini, mereka sudah benar benar memaafkan Mike, karena melihat ketulusan dan kesabaran Mike selama ini. Laki laki itu benar tulus mencintai Chila, hanya saja mungkin kesalahan nya di masa lalu karena adanya godaan setan dan jin di sekitar nya.


Lagipula, bukankah manusia tempat nya membuat salah dan dosa? Bukan hanya Mike yang pernah melakukan kesalahan, pasti setiap orang juga memiliki kesalahan. Hanya saja, tergantung bagaimana cara kita memperbaiki nya.


Mike sudah berusaha, sabar dan bertahan selama ini. Dan Mike juga sudah membuktikan ketulusan nya kepada Chila. Jadi, untuk apa menyimpan dendam lagi, bukan?

__ADS_1


Cklek!


Saat pintu ruang operasi terbuka, seketika itu juga semuanya langsung mendekat ke arah dokter untuk menanyakan keadaan Chila.


“Bagaimana keadaan istri saya Dok?”


“Bagaimana keadaan putri kami, Dok?” tanya semuanya bersamaan.


“Alhamdulilah, operasi nya berjalan dengan lancar. Kita tinggal menunggu pemulihan saja. Dan paling lambat dua kali dua puluh empat jam. Dan paling cepat tidak sampai dua belas jam dia akan sadar,” tutur Dokter tersebut, akhirnya membuat semuanya bisa bernafas lega.


“Tapi ma—“


“Yang di katakan sama mama kamu itu benar Mike. Biar kami yang menjaga Chila untuk sementara waktu. Nanti saat dia sudah sadar, kamu bisa menemui nya. Kamu harus memulihkan kesehatan kamu dulu,” saut bunda Anna ikut menimpali.


Akhirnya, mau tak mau Mike pun kembali ke kamar nya dan istirahat. Memang benar dengan apa yang di katakan para orang tua, bahwa kesehatan nya harus segera pulih. Agar dirinya bisa menjaga Chila nanti.

__ADS_1


Namun, sebelum ia kembali ke kamar nya. Mike meminta sang ibu untuk mengantarkan nya ke ruangan bayi terlebih dulu. Ia ingin membawa Yusuf kembali ke ruangan nya agar bisa menemani nya istirahat.


Lagi, lagi dan lagi Mike selalu di buat kagum oleh wajah bayi mungil yang ada di pangkuan nya. Paras tampan yang seperti berseri, selalu memancarkan ketenangan dan kesejukan. Rasanya, begitu tenang dan damai saat melihat bayi tersebut mencoba membuka tutup kelopak mata nya.


“Kesayangan Abi sudah minum susu hem?” tanya Mike seraya mengusap bibir nya yang mengeluarkan sedikit cairan putih karena mungkin habis menyusu.


(Apa sih namanya, kalau di Mommy bilang nya Gumoh. Kalau di kalian apa 🙈)


“MasyaAllah, wajah nya benar benar seperti Chila, Mike. Tapi hidung dan bibir nya seperti kamu saat bayi dulu,” ucap Crystal yang juga ikut menatap cucu nya di pangkuan Mike.


Mike tersenyum mendengar komentar mama nya, memang benar. Yusuf memiliki wajah yang hampir mirip seperti Chila. Namun, hidung dan bibir sangat persis seperti Mike. Di karenakan hidung Chila yang mancung ke dalam, sedangkan hidung Yusuf sangat mancung yang sesungguh nya, seperti Mike.


"Bukankah nama yang Mike berikan sangat tepat untuk nya, Ma? Dan Mike berharap, Yusuf tak hanya memiliki paras tampan seperti Sang Baginda Nabi. Namun, juga berakhlakul karimah, seperti Beliau, " ucap Mike yang terus memandangi wajah putra nya.


"Amin, Mama yakin. Dia akan menjadi anak yang Sholeh," balas mama Crystal lalu mengambil baby Yusuf dan meletakkan nya di box bayi terlebih dulu.

__ADS_1


...~To be continue ......


__ADS_2