
...~Happy Reading~...
πππ
"Umma!" Teriak seorang anak kecil yang tengah berlari memasuki rumah.
Dengan membawa sebuah buku tulis yang sejak tadi ia angkat begitu tinggi ke udara. Wajah nya begitu sumringah seolah tak sabar untuk memperlihatkan hasil nilai nya kepada sang ibu.
"Astaghfirullah, kenapa harus lari?" tanya wanita yang memakai gamis berwarna putih di padukan dengan kerudung kuning. Perut nya yang sudah cukup besar, membuat nya begitu sulit untuk duduk menyetarakan tinggi putra nya.
"Uma lihat deh, Yusuf dapat nilai sempurna!" pekik anak itu segera membuka buku pelajaran nya.
"MasyaAllah, hebat nya anak Uma," jawab Chila tersenyum lalu mengecup wajah anak nya.
"Maila juga hebat! Tadi Maila bisa buat gambar bunga dong!" saut seorang anak kecil yang berbeda satu setengah tahun dari anak laki laki tadi.
Saat ini, Yusuf sudah duduk di bangku kelas satu SD. Sedangkan Maira masih berada di Taman kanak-kanak atau TK.
"Anak anak Uma hebat semua," kata Chila dengan gemas, lalu mencium wajah Maira dan Yusuf.
"Uma culang! Masa kakak dapat dua kali, tapi Maila satu aja!" kata Maira seraya menunjukkan ketiga jari nya, lalu satu.
"Adek, itu namanya tiga. Kalau dua itu begini," ujar Yusuf dengan sabar membenarkan jari adik nya, yang tadinya menunjuk tiga kini menjadi dua.
Tak jauh dari tempat itu, seorang laki laki yang sudah menjemput kedua buah hatinya itu berjalan dengan perlahan dengan terus mengembangkan senyuman nya.
__ADS_1
"Kok Abi nya di tinggal?"
"Abi lama!" jawab kedua anak nya bersamaan.
"Bagaimana tidak lama, kalau kalian tidak mau membawa tas masing masing," kata Mike menghela napas berat, berpura-pura sedikit merajuk.
"Tas Maila kan kucil, Abi." ucap gadis kecil itu langsung memanyunkan bibir.
"Maafin Yusuf, Abi. Tadi Yusuf mau buru buru lihatin ini ke Uma. Abi kan sudah lihat tadi," kata Yusuf dengan memasang wajah imut nya.
"Ya sudah, sekarang, kalian masuk ke kamar dan ganti baju. Habis itu kita makan siang, mumpung ada Abi," ujar Chila.
"Siap, Uma!" seru kedua nya bersamaan memberikan hormat kepada sang ibu, hingga membuat kedua orangtuanya terkekeh.
"Bagaimana? Masih pusing gak?" tanya Mike saat melihat kedua anak nya sudah pergi.
Chila hamil anak ketiga nya. Dan kini, usia kandungan nya sudah memasuki minggu ke dua puluh lima. Berbeda dengan kehamilan pertama dan kedua, dimana Mike yang mengalami couvade sindrom. Namun kali ini, Chila lah yang di buat mabuk dan mengidam. Hingga wanita itu tidak bisa banyak gerak lantaran lemas karena mual dan muntah cukup parah.
"Alhamdulillah, sudah baikan. Makanya bisa masak tadi," kata Chila tersenyum, seraya mengusap rambut kepala suami nya.
"Anak Abi jangan nakal yah. Sabar sedikit lagi nanti kita bisa ketemu. Ada kak Yusuf dan kak Maira, cup."
Dug!
"Auwhhh! Astaghfirullah," desis Chila terkejut saat bayi nya menendang cukup kencang karena mendengar ucapan sang ayah.
__ADS_1
Mike kembali terkekeh melihat istrinya yang meringis. Bukan jahat, namun ia merasa semakin gemas dengan anak nya. Ia pun segera mengusap usap perut itu dan membisikkan doa doa agar bayi nya tenang.
Chila begitu bersyukur karena kini ia benar benar merasakan indahnya Surga rumah tangga seperti impian nya. Surga yang ia impikan sejak dulu, kini terwujud. Allah memberikan hadiah terindah setelah badai besar yang menghantam nya kala itu.
Kepercayaan Chila, bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan. Akan selalu ada pelangi yang begitu indah setelah badai. Dan kini, Chila sedang menikmati pelangi itu, setelah beberapa saat lalu ia merasakan takut serta sakit lantaran hantaman badai.
'Apapun masalah mu, serahkan semuanya kepada Allah. Allah yang memberikan, maka Allah juga yang akan menghentikan nya. Percayalah, apa yang sudah di garis kan tidak akan bisa di hindari. Tetap jalani, hadapi dan syukuri, InsyaAllah semua akan segera terganti.' Arshyla Savina.
'Manusia tempatnya salah dan khilaf. Tidak ada manusia yang sempurna di Dunia ini. Namun bukan berarti, kamu harus selalu berbuat salah. Jadikan masa lalu sebagai pembelajaran agar kelak di masa depan, kau tidak mengulanginya lagi. Hidup terus maju, bukan berarti kita tidak boleh mengingat masa lalu. Justru, masa lalu lah yang akan memberikan mu pelajaran berharga yang membuat hidup mu ke depan nya lebih berhati-hati, agar tidak terjatuh dalam lubang yang sama.' Mike Pranata.
...π...
...π...
...π...
...π...
...π...
...πTAMAT π...
Alhamdulillah, akhirnya kamar Om Mike dan Chila mommy tutup disini ya. Terimakasih untuk yang sudah masuk ke kamar ini dan menjadi saksi perjalanan cinta mereka yang penuh lika liku.
Sekali lagi, Mommy mau minta di bantu amin kan, agar urusan di kamar ini segera selesai dan di lancarkan sampai hari akhir π₯°π₯°π₯°
__ADS_1
InsyaAllah, 2023, jika Allah mengizinkan dan memberikan jalan. Kita akan bertemu Chila dan om Mike dengan versi nyata π₯° Bantu doanya ya Sayang π₯° Love you... sampai jumpa di kamar Davis dan Yaya πππ₯°π₯°π₯°