
...~Happy Reading~...
"Ayah mau kembali ke kantor?" tanya Chila ketika melihat ayah nya baru keluar dari kamar nya.
Memang setiap hari, ayah Rasya akan selalu menyempatkan diri untuk pulang makan siang bersama istrinya. Atau terkadang juga bila tidak sempat, maka bunda Anna lah yang akan datang ke kantor. Namun akan lebih sering ayah nya yang pulang karena tidak tega melihat istrinya kecapean.
"Iya Sayang. Ayah mau meeting sama klien, kenapa?" jawab ayah Rasya.
"Chila mau ikut ya? eh bukan ikut ke kantor, tapi Chila mau ke butik, bosen di rumah. Chila mau ketemu sama Naura," ucap Chila tersenyum dan segera meraih tas nya di meja.
Ayah Rasya menganggukkan kepala nya. Setelah berpamitan dengan bunda Anna, keduanya segera masuk ke mobil dan menuju Crazy boutique.
"Assalamu'alaikum!" seru Chila seperti biasa memasuki butik.
"Walaikumsalam. Tumben?" tanya Naura yang kebetulan sedang mengobrol dengan salah satu karyawan nya.
"Lagi bosen di rumah. Oh ya, Raka mana? biasanya ikut kesini?" tanya Chila sera berjalan menuju ruangan pribadi crazy Squad.
"Haduhh kepala ku pusing kalau udah bahas anak itu!" keluh Naura langsung mendudukkan diri nya di sofa dan memijit kepala nya yang kembali berdenyut.
__ADS_1
"Kenapa?" tanya Chila ikut duduk di sebelah Naura.
"Setiap hari Ar, setiap hari adaaaa saja yang dia lakukan tuh. Kepala ku rasanya udah kaya mau pecah!" pekik Naura tertahan menahan kesal.
"Ulah bagaimana sih?" tanya Chila yang kurang mengerti.
"Sifat papa nya itu benar benar dia ambil seratus persen Ar. Sumpah rasanya pengen ku cekik itu papa nya!" sungut Naura ketika kembali membayangkan tingkah Kenzo yang kini sudah berpindah kepada anak nya, yakni Raka.
"Kamu tahu Ar, beberapa waktu lalu dia terjun bebas dari truk sampah saat mengambil tas nya yang di buang sama temen nya. Kayaknya dia mau cosplay jadi jaka tarub, makanya ngambil baju anak cewek. Astaghfirullah Arsy, gue malu banget sama ibu nya!" pekik Naura langsung mengusap menjambak rambut nya.
Bukan prihatin, Chila justru tertawa lepas ketika mendengar curhatan dari Naura.
"Hah, lucu darimana? usil banget dia Ar. Sumpah titisan Kenzo banget! kesel gue! pusing! Dulu Kenzo juga usil sama gue, dia udah sedikit waras setelah menikah. Tapi kenapa pas punya anak, ternyata jiwa nya lari ke Raka. Astaghfirullah, gue hampir gila Ar!"
"Terus sekarang, Raka nya dimana?" tanya Chila setelah menghentikan tawa nya.
"Di rumah. Udah tiga hari dia gak masuk sekolah," jawab Naura kembali menghela napas berat, "Habis terjun dari trus sampah, dia kembali nyusruk ke selokan saat belajar naik sepeda."
"Astaghfirullah hahahaha!"
__ADS_1
Lagi dan lagi Chila di buat tertawa lepas oleh cerita dari Naura. Sungguh, ia tidak bisa membayangkan bagaimana lincah nya anak dari sahabat dan mantan nya tersebut.
"Auwhhh!" ringis Chila langsung menghentikan tawa nya.
"Kenapa Ar?" tanya Naura juga langsung menatap khawatir kepada Chila.
"Hahaha gapapa kok, kayaknya karena terlalu ngakak kali ya, perut ku agak sakit sedikit, tapi udah gapapa hiihihi." jawab Chila mengusap perut nya sekilas.
Naura bernafas lega setelah mendengar penjelasan Chila, "Kamu udah makan belum? gue mau pesan makanan, mau gak?" tanya Naura seraya membuka sebuah aplikasi online di ponsel nya.
"Mau pesan apa?" tanya Chila penasaran.
"Gak tahu, mau makan apa ya enak nya?" gumam Naura sera memilah milah gambar makanan.
"Nasi padang, mau gak?" tanya Naura.
"Boleh," jawab Chila menganggukkan kepala nya, "Aku mau pakai ayam gulai, bakar, goreng, pokoknya semua serba ayam aku mau!" imbuh nya.
"Yakin?" tanya Naura mengerutkan dahi nya. Biasanya, saat makan bersama Chila hanya makan sedikit, dan ia paling hanya akan memesan satu dua lauk paling banyak. Namun mengapa kali ini semua menu seolah ingin ia pesan, batin Naura sedikit bingung.
__ADS_1
...~To be continue......