Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian
Kemarahan ayah Rasya


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Plakkk!


Bug!


“Bajigann kamu Mike! Kamu apakan putri ku, hah!” bentak ayah Rasya yang langsung menghajar menantu nya dengan membabi buta. Ia tidak menyangka saat mendapatkan kabar bahwa putri nya pergi.


Pantas saja, satu minggu ia tidak bisa menghubungi Chila. Hingga akhirnya, Rasya tahu bahwa putri nya sedang menyusul Mike ke Jerman. Dan betapa terkejut nya Rasya saat mengetahui kabar buruk tentang putri nya.


“Ini janji yang kamu ucapkan dulu? Ini balasan atas apa yang ku berikan sama kamu hah! Ini tanggung jawab yang kamu maksud? Dan ini surga yang kamu impikan untuk putri ku!”


“Mas, sudah cukup,” kata Anna yang masih terisak, ia berusaha untuk menenangkan suaminya.


Anna begitu takut, bila nanti suami nya akan masuk penjara karena membunuh menantu nya sendiri. Rasya memang tipe laki laki ramah dan pendiam.


Namun, bila emosi nya sudah memuncak, bahkan ia tidak melihat bulu. Ibu dari Renata pernah hampir mati di tangan Rasya, kalau saat itu Anna tidak menyusul dan mengalami kontraksi. Dan kini, emosi yang sudah lama terpendam itu seolah kembali meledak, saat tahu putri nya pergi.


“A—ayah, maafin Mike,” ujar Mike lirih, kini tubuhnya sudah cukup lemah, karena di hajar oleh mertua nya. Mike tidak mungkin melawan mertua nya, jadilah ia hanya bisa pasrah, dan juga ia merasa bahwa ini adaah konsekuensi yang ia terima karena sudah menyakiti istri nya.


Mike benar benar menyesal telah melakukan hal se fatal itu. Ia tidak menyangka bahwa niat nya justru malah menghancurkan rumah tangga nya. Bukan hanya menyakiti istrinya, namun ia juga sudah menyakiti calon anak nya.


Hidup Mike benar benar hancur, ia sangat kehilangan Chila. Ia sudah mencari kemana pun, bahkan dengan bantuan para keluarga besar nya. Namun nihil. Istri kecil nya itu menghilang bak di telan bumi.

__ADS_1


Ia sama sekali tidak menemukan jejak nya dimana pun. Terkahir kalinya Mike mencari ke rumah sakit, dan ia justru mendapatkan info bahwa Chila sempat di rawat karena pendarahan.


Meskipun kandungan terselamatkan, namun dokter mengatakan bahwa kondisi ibu dan bayi saat itu sangat lemah. Hingga akhirnya Chila di bawa pergi oleh seseorang, yang tidak di ketahui.


Namun, Mike yakin bahwa orang itu adalah Clayton. Dan itu membuat Mike semakin yakin bahwa Clayton adalah dalang dari menghilang nya sang istri. Cemburu itu masih ada, namun ia berusaha mempercayai bahwa istrinya tidak akan mengkhianati nya.


"Mike akan terus mencari Chila, Ayah. Maafin Chila," imbuh Mike begitu lirih dan hampir tak terdengar.


“Maaf kata mu? Maaf!” seru Rasya dengan napas yang semakin memburu, “Apa maaf mu bisa mengembalikan putri ku! Dimana dia sekarang? Apa kamu tahu hah!”


Untuk saat ini, Rasya belum mengetahui bahwa putri nya tengah hamil. Ia hanya mendapatkan laporan bahwa putri nya bertengkar dan pergi menuntut perceraian dari Mike.


Rasya sangat tahu seberapa baik hatinya sang putri. Chila dengan segala kelembutan nya, pasti akan memaafkan segala kejahatan siapapun. Bahkan sang nenek yang sudah menghina Dan menolak nga sekalipun, ia tetap bermurah hati memaafkan nya.


Sedangkan kini, Chila sampai menuntut perceraian, itu berarti apa yang di lakukan oleh Mike sudah di luar batas. Hati nya pasti teramat sangat terluka, sampai bisa membuat kata kata terlarang seperti itu keluar dari mulut Chila.


“Sekarang katakan dimana Chila? Dimana putri ku! Kemana kamu akan mencari nya hah!" seru Rasya kembali mencengkram kuat kerah baju Mike, “Sudah ku katakan dari awal, kembalikan dia padaku kalau kau sudah tidak sanggup menjadi suami nya! Aku ayah nya, aku yang akan membawa nya pulang! Bukan begini cara kamu! Bangsattt!”


Bug!


“Masss!” pekik Anna ketika melihat suami nya kembali memukul Mike.


Anna segera memeluk Rasya dan berharap laki laki itu bisa tenang. Namun salah, justru Rasya semakin tak terkendali, hingga saat tiba tiba Aldi dan Victor datang dan berusaha untuk melerai kedua nya.

__ADS_1


“Ayah! Cukup!” seru Victor langsung menjauhkan ayah nya dari Mike, sementara Aldi, ia membantu Mike untuk bangun.


Kondisi Mike sudah sangat memprihatinkan, bahkan laki laki itu sudah hampir tak sadarkan diri.


“Kamu Al, kamu juga ikut andil dalam kepergian Chila!” pekik Rasya langsung menunjuk adik nya dengan tajam, “Kenapa kamu begitu tega pada nya. Hah, kenapa kalian menyakiti nya!


“Ras, tenang dulu, kita bisa bicara baik baik,” ujar Aldi berusaha tenang.


“Tenang kamu bilang! Bicara baik baik yang bagaimana maksud kalian hah! Bagaimana aku bisa tenang kalau putri ku pergi gak tau kemana!” pekik nya frustasi.


“Kita masih berusaha mencari Chila, Ras. Kita masih mencari nya, dan aku yakin cepat atau lambat, Chila pasti akan ketemu.”


Seketika itu juga Rasya langsung tersenyum getir menatap Aldi, “Sampai kapan? Sampai kapan putri ku akan terpuruk sendirian di luar sana hah! Sampai kapan!”


Arrrkkkhhhhhhh!


Pyarrrr!


Rasya semakin mengamuk dengan membanting seluruh barang dan benda di ruangan tersebut. Sementara Anna, wanita itu hanya bisa menangis melihat kehancuran suami nya. Tak bisa di pungkiri, hatinya juga sangat sakit, mengetahui putri nya menghilang. Meskipun Chila bukan anak kandung nya, namun Anna begitu menyayangi nya.


“Kakak pasti baik baik saja Bun,” gumam Victor memeluk bunda nya yang menangis, hingga tanpa sadar air mata nya juga ikut menangis.


Brug!

__ADS_1


“Ayahh!” pekik Victor saat melihat tubuh ayah nya jatuh dan tak sadarkan diri. Sontak semua langsung menghampiri Rasya dan membawa nya ke rumah sakit bersama Mike yang sudah tak sadarkan diri juga.


...~To be continue......


__ADS_2