
^^^Yuhhuuuu, .. Mommy hadir di malah jumat nih. Mommy kasih Bonus... So, jangan lupa tinggalin jejak. Ingat, ini malam jumat, jangan kalian ikut jadi goib gentayangan,, oke ๐๐ฅฐ๐๐๐^^^
...~Happy Reading~...
Brakkk!
Mike yang mendapatkan kabar dari bunda mertua nya, bahwa sang istri pingsan. Sampai rela meninggalkan meeting yang baru berjalan setengah jam. Mike langsung pergi menuju restauran dimana bunda dan istri nya berada.
"Bunda, bagaimana Chila?" tanya Mike dengan napas memburu.
"Masih belum sadar," ujar bunda Anna lemah, "Bunda mau bawa ke rumah sakit, tapi di larang sama polisi. Chila sebagai saksi mata, gak boleh pergi dulu."
"Mereka gila!" pekik Mike begitu marah.
Dengan cepat dan tanpa perduli, Mike segera menggendong tubuh Chila dan membawa nya keluar. Dan benar saja, saat ia baru keluar ruangan, beberapa orang berseragam menghadang nya.
"Maaf Pak, anda tidak bisa membawa nya pergi dulu. Kami harus meminta keterangan kepada saksi." ujar polisi tersebut.
"Apakah Bapak tidak melihat keadaan istri saya? Istri saya sedang hamil, dan hampir setengaj jam belum sadarkan diri! Apakah kalian mau tanggung jawab kalau ada sesuatu sama mereka, hah!" seru Mike tanpa. pandang bulu.
Ia tidak perduli bahwa orang yang sedang ia ajak berdebat adalah seorang polisi sekalipun. Yang jelas kini dirinya harus segera membawa istrinya ke rumah sakit.
"Anda bisa mencari nya di Pranata Hospital!" imbuh Mike datar, lalu ia pergi begitu saja meninggalkan restauran.
__ADS_1
"Maaf Pak, permisi," imbuh bunda Anna lalu segera menyusul anak dan menantu nya ke mobil.
Setelah beberapa saat, Mike sudah tiba di rumah sakit keluarga nya. Mike segera membawa Chila masuk agar mendapatkan penanganan.
"Tenang Mike, Chila akan baik baik saja. Dia hanya syok saja, jangan khawatir," ujar bunda Anna mengusap pelan pada bahu Mike.
"Iya Bunda," kata Mike berbohong.
Mike tetap saja merasa khawatir dan panik. Ia mengusap wajah nya dengan kasar seraya menarik napas panjang.
Cklek!
Mike segera bangkit dan menemui dokter saat mendengar suara pintu yang terbuka.
"Bagaimana keadaan istri saya Dok?" tanya Mike tak sabar.
Mike hanya menganggukkan kepala nya, lalu ia segera berjalan cepat untuk menerobos masuk ke dalam. Sementara itu, bunda Anna sengaja tidak masuk karena ingin memberikan ruang kepada Mike.
Bunda Anna mengerti, bagaiman kekhawatiran Mike kepada Chila. Dan bunda Anna ingin memberikan kesempatan kepada Mike agar bisa menenangkan istri nya.
"Sayang, kamu gapapa? Ada yang luka? Apa yang kamu rasakan hem? katakan?" tanya Mike beruntun seraya mengecek badan Chila, terutama bagian perut.
"Chila gapapa, Mas, shhh," desis Chila saat hendak berusaha duduk.
__ADS_1
"Seperti ini aja, jangan bangun dulu." ucap Mike menahan pergerakan Chila, "Maaf, aku tidak bisa. melindungi kamu. Lagi lagi, aku membuat kamu dalam bahaya, maafin aku."
Chila segera menggelengkan kepala nya saat melihat Mike meminta maaf kembali.
"Seharusnya aku bisa menjaga kalian." imbuh Mike lirih sambil mengusap perut Chila.
"Assalamu'alaikum Nak, maafin Abi ya. Abi lalai lagi untuk jagain kamu dan Umma. Maaf, cup."
"Mas, jangan meminta maaf. Ini bukan salah kamu, dan kami gapapa," kata Chila tak enak hati sendiri.
"Tetap saja, ini salah ku karena membiarkan mu pergi sendiri dengan Bunda." kata Mike, hanya beberapa detik, lalu ia seperti tersadar dan ingat akan sesuatu, "Sendiri dengan Bunda? Bukankah kamu akan pergi sama Mami? Kenapa sekarang sama Bunda? Kemana Mami?" tanya Mike spontan.
"Mami berhalangan hadir. Ada urusan mendadak, jadi Chila pergi sama Bunda. Tapiโ"
Tiba tiba tubuh Chila kembali bergetar, saat mengingat kembali dengan apa yang ia lihat tadi di dalam kamar mandi restauran.
"Sayang, hey, kamu kenapa?" tanya Mike segera bangkit dan berdiri.
"Dโdarah Mas. Darah nya banyak banget, dan ta-tadi.. "
"Sststt tenang dulu. Tarik napas, keluarkan. Tenang, jangan takut. Aku disini," bisik Mike segera memeluk Chila.
Tidak ada perlawanan atau pemberontakan dari Chila. Wanita itu justru semakin mencengkram erat jas yang di kenakan oleh Mike. Ia takut, sangat takut mengingat kejadian tadi.
__ADS_1
Seumur hidup nya, baru kali ini ia melihat bagaimana sadis nya seseorang yang tega membunuh sesama.
...~To be continue... ...