Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian
USG


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Setelah menunggu hampir tiga puluh menit. Kini, Mike dan Chila sudah di persilahkan untuk memasuki ruangan praktek dokter Hilda.


Awalnya, Mike sudah ingin menerobos sejak awal datang tadi. Namun, Chila berusaha menenangkan suami nya agar bisa lebih bersabar dan antri. Biar bagaimana pun, dirinya yang salah karena datang mendadak, sedangkan dokter Hilda sedang menangani pasien nya yang lain.


"Jadi bagaimana?" tanya Mike seolah tidak sabar ketika melihat dokter Hilda mulai mengoleskan gel untuk melakukan USG.


"Alhamdulillah, bayinya sehat. Semuanya normal dan sangat aktif," ujar dokter Hilda tersenyum dan ikut bahagia, "Dan untuk jenis kelamin, sepertinya perempuan. Namun, belum terlalu jelas. Untuk lebih jelas dan pasti nya, kita bisa lihat lagi beberapa bulan ke depan," imbuh nya.


"Dok, ada yang ingin saya tanyakan. Dan mungkin, ini akan sedikit sensitif," ucap Mike sedikit ragu.


Seolah mengerti dengan apa yang akan di tanyakan oleh Mike. Seketika itu juga, Chila langsung memukul lengan suami nya dan memberikan nya tatapan kesal.


"Biar kamu gak penasaran," kata Mike mengusap kepala Chila dengan lembut.


"Kita duduk dulu ya." Dokter Hilda mengajak Chila dan Mike untuk duduk di kursi karena pemeriksaan sudah usai.

__ADS_1


"Jika kami berhubungan, apakah itu akan mempengaruhi bayi kami Dok?" tanya Mike to the point, "Maksud saya, apakah nanti bayi kami akan—"


Bug!


"Sayang!" protes Mike langsung menatap Chila saat wanita itu kembali memukul lengan nya


Dokter Hilda pun seketika langsung tersenyum, melihat perdebatan kecil antara Chila dan Mike.


"Tidak ada, ini adalah pertanyaan yang umum dan wajar," kata dokter Hilda memaklumi, "Kandungan istri anda baik baik saja dan sangat sehat. Berhubungan suami istri tidak di larang, tapi harus berhati hati. Pastikan posisi ibu nyaman saat berhubungan dan bagian perut tidak tertindih atau tertekan" jelas dokter Hilda.


Sungguh, Chila merasa sangat malu. Ia juga tidak menyangka bahwa Mike bisa memiliki pertanyaan seperti itu kepada dokter Hilda.


"Maaf Dok, tidak perlu di jawab, kami permisi dulu ya. Bulan depan, syaa akan kembali lagi sesuai jadwal kontrol saya." ujar Chila dengan segera menarik tangan suami nya agar keluar dari ruangan dokter Hilda.


Dokter Hilda hanya mampu tersenyum dan menggelengkan kepala nya melihat sikap Chila yang terlihat sangat malu akan pertanyaan Mike. Padahal, pertanyaan seperti itu sangat biasa dan ia juga sering mendapatkan nya dari beberapa pasien nya.


Sementara itu, di luar ruangan. Setelah berhasil keluar dari ruangan dokter Hilda, Chila langsung melepaskan cekalan tangan nya dari lengan Mike. Wajah nya ia tekuk, menandakan bahwa ia sangat malu atas apa yang di tanyakan oleh Mike.

__ADS_1


"Kita belum dapat jawaban loh, kenapa kamu narik aku keluar?" tanya Mike mengerutkan dahi nya. Kini, laki laki itu mengukung tubuh Chila di tembok dengan tangan satu lagi ia gunakan untuk mengusap kepala istri nya.


"Pertanyaan kamu itu gak masuk akal, Mas. Malu maluin!" jawab Chila dengan ketus dan langsung memalingkan wajah nya ke samping.


"Kenapa harus malu? Kita suami istri, lagipula dia itu dokter, memang tugas dia untuk menjawab keluhan dan pertanyaan dari pasien nya. Lagipula, dia bekerja untuk itu dan kita membayar nya. Jadi, kenapa mesti malu? Kecuali kita tidak membayar dan kita bukan sepasang suami istri, baru kita bisa malu. Kalau sekarang, kita kan—"


"Cukup Mas!" potong Chila dengan cepat langsung menghela napas nya berat, "Kenapa kamu akhir akhir ini jadi cerewet banget sih," rengek Chila frustasi.


"Emang ya?" tanya Mike dengan raut wajah bingung nya.


Memang benar, sejak Chila hamil kedua ini, selain Mike yang selalu ingin berada di dekat Clayton. Namun, Mike juga menjadi sosok cerewet dan terkadang menyebalkan. Namun sayang, sang empu nya tidak menyadari akan hal itu. Hingga membuat Chila semakin harus mengetik stok sabar yang banyak untuk menghadapi mood Mike yang naik turun tidak menentu.


Kadang lembut, dewasa, penuh kasih sayang dan perhatian. Namun, terkadang Mike juga menjadi sosok menyebalkan, cerewet, cengeng dan manja nya melebihi Yusuf kepada Chila.


Dan hal yang membuat Chila semakin tak habis pikir. Saat itu, Mike sempat mendiamkan Chila dan meneteskan air mata hanya karena Chila terlalu banyak menghabiskan waktu bersama Yusuf. Namun, keesokan harinya, Mike bersikap seperti biasa dan seolah lupa akan apa yang ia rasakan kemarin.


...~To be continue... ...

__ADS_1


__ADS_2