Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian
Cemburu salah alamat


__ADS_3

...~Happy Reading~...


"Kenapa Na?" tanya Chila saat melihat wajah Shiena terlihat pucat, di sertai keringat dingin yang bercucuran membasahi dahi nya.


"Shiena" Naura berusaha mendekati Shiena dan hendak membantu nya, namun tiba tiba...


"Aaaaaarrkkkhhh!" teriak Shiena langsung mencengkram kuat sisi meja yang ia gunakan untuk bersandar.


"Astaghfirullah, Shiena!" pekik Chila dan Naura bersamaan saat melihat ketuban Shiena sudah pecah dan membasahi kakinya hingga lantai.


"Mas, bantuin Shiena!" seru Chila langsung mendorong suaminya agar segera membawa Shiena ke rumah sakit.


Beruntung Mike cukup sigap. Laki laki itu langsung mengangkat tubuh Shiena dan membawa nya berlari keluar butik. Sambil berjalan cepat, Naura berusaha untuk menghubungi Kenzo agar segera menyusul dengan Clayton ke rumah sakit.


"Ar, sakittt! Suamiku mana huaaaa!" jerit Shiena semakin menjadi saat sudah berada di dalam mobil.


"Istighfar Na, astaghfirullah al adzim. Sabar, sebentar lagi kita sampai rumah sakit ya," ujar Chila berusaha menenangkan Shiena.

__ADS_1


Saat ini, Naura dan Chila duduk di kursi belakang dengan mengapit Shiena di sisi kiri dan kanan. Sementara Mike duduk sendiri di kursi depan karena menyetir.


"Mas, cepat sedikit ya. Kasihan Shiena," ujar Chila lagi, membuat Mike semakin di landa kepanikan. Namun, ia masih berusaha tetap tenang, walaupun hatinya sudah bergetar tak menentu karena panik.


Setelah menempuh perjalanan hampir dua puluh menit. Kini, mobil yang di kendarai Mike sudah tiba di rumah sakit. Mike kembali mengangkat tubuh Shiena dan hendak membawa nya masuk ke dalam rumah sakit. Namun, tiba tiba ia mendapatkan sebuah teriakan yang begitu nyaring dari arah belakang.


"Lepasin istriku!" ucap laki-laki yang tak lain dan tak bukan adalah Clayton.


Laki laki itu segera berlari setelah turun dari mobil dan mengejar Mike yang tengah menggendong Shiena.


"Bee sakittt!" ringis Shiena semakin menahan rasa sakit nya.


"Aku hanya ingin membantu nya!" kata Mike tak. kalah datar.


Dengan perlahan, Mike menurunkan Shiena, namun masih tetap memegang nya karena khawatir Shiena akan jatuh.


"Aku tidak butuh bantuan kamu!" ucap Clayton dengan ketus.

__ADS_1


Plakk!


"Kamu gak butuh, tapi Shiena butuh!" seru Naura yang langsung menggeplak bahu Clayton dengan menggunakan tas nya.


"Sakit Ra!" pekik Clayton menatap Naura dengan kesal.


"Sakit mana sama yang Shiena rasakan, hah!" seru Naura yang tak habis pikir. Baginya, Clayton sama saja dengan Kenzo, kedua laki laki itu selalu salah menempatkan diri untuk cemburu pada seseorang.


Bagaimana bisa, mereka cemburu kepada orang yang sudah menolong kita. Harusnya Clayton ber terimakasih kepada Mike. Bukan malah bersikap seperti itu. Kalau saja tadi Mike tidak datang dan membantu Shiena. Entah bagaimana cara Naura dan Chila membawa Shiena ke rumah sakit.


"Kenapa kalian malah bertengkar sih! Perut ku sakit!" pekik Shiena dengan napas yang semakin memburu hebat.


Beruntung, Mike tadi sudah masuk ke dalam terlebih dulu untuk meminta bantuan petugas agar membawakan brankar. Jadilah, kini Mike membantu Shiena untuk berbaring di atas brankar agar bisa segera di bawa ke ruang penanganan.


"Tunggu sampai anak ku lahir, bakal habis kalian!" ancam Shiena masih menyempatkan diri untuk menatap tajam pada suami dan sahabat nya.


Lalu, dengan di antar oleh petugas, Chila dan juga Mike. Kini Shiena di bawa memasuki ruang persalinan. Karena Shiena memang akan melahirkan, dan ternyata sudah mengalami pembukaan yang hampir lengkap.

__ADS_1


...~To be continue......


__ADS_2